
Bab 103
tak lama David datang dan tak sengaja melihat sahabatnya itu duduk bersama para kolega bisnis lainnya.
"hei" ujar David menepik lengan sahabatnya itu.
"kau sudah sampai?" uajr Kenzo dan dibalas anggukan oleh pria itu.
"dimana olivia?" tanyanya membuat Kenzo menatap tak suka kepadanya.
"ckck,buat apa kau mencari istriku" tanyanya menatap tajam sahabatnya itu.
"aku hanya bertanya apa itu masalah??" ujar David kesal,lagi lagi Kenzo bersikap posesif.
selama acar berlangsung di pagi hari itu,tampak suruh tamu undangan menuju kolam renang yang cukup besar itu dan merayakan hari ulang tahun perusahaan Wiliam group yang ke 10 tahun.
tampak semua orang menikmati pestanya dan memakan hidangan yang sudah disediakan.
Luna menatap seseorang yang paling dibencinya ia berfikir wanita itu sudah lenyap atau lebih tepatnya mausk rumah sakit jiwa karna trauma.
"apakah para preman itu gagal" gumamnya kecil.
namun ia teringat akan rencana kakaknya yang dikatakan di meja makan tadi pagi.
luna berjalan di belakang Olivia dan dengan sengaja menyenggol tubuh Olivia membuat gadis itu terjatu ke dalam kolam.
dan dengan cepat Luna ikut menyebut kedalam kolam berpura pura meminta pertolongan.
"hmpp-" Olivia berusaha mengambil nafas namun tubuh kecilnya selalu tenggelam dan membuat gadis itu ingin pingsan.
__ADS_1
semua orang yang berada di dalam menjadi riuh karna 2 wanita tercebur kedalam kolam.
Kenzo yang sedari tadi mencari keberadaan istrinya tidak menemukan segera menuju ke tempat kerumunan.
Kenzo membulatkan matanya melihat istrinya masuk kedalam kolam dan juga Luna yang didalam kolam itu.
tanpa berpikir panjang Kenzo langsung menyelam kedalam kolam.
Luna yang melihatnya bersiap melihat adegan apa yang terjadi.
jika Kenzo menyelamatkan Olivia maka pria itu mencintai gadis itu bukan dirinya.
namun sebaliknya jika Kenzo menyelamatkan Luna maka pria itu benar benar mencintainya.
namun harapan Luna pupus sudah,Kenzo lebih memilih menyelamatkan istrinya sementara dirinya diselamatkan kakaknya.
Luna sangat kecewa akan hal itu.
"kau sudah tau sekarang? Kenzo mencintai istrinya bukan kau jadi berhenti mengejar cinta kenzo dan minta maaf kepada olivia" uajr David melihat adiknya menangis itu.
"kau benar kak,aku tidak mungkin memperjuangkan pria yang sudah beristri apalagi keduanya saling mencintai" lirihnya.
"besok kau kembali kepada Dedy dan momy kau kuliah di italia saja" ujar David kepada adiknya.
"sebelum itu,aku ingin meminta maaf pada Olivia dulu" ujar Luna kepada kakaknya.
*
*
__ADS_1
*
setelah insiden yang menimpa Kenzo dan Olivia kemarin,kini suaminya semakin menunjukan sifat ke posesifannya membuat Olivia jengah.
seperti saat ini Kenzo ikut masuk kedalam kelasnya membuat para siswi dikampus terpikat dengan ketampanannya.
"sudah sana hubby" ujar Olivia kesal
"baiklah aku pergi dulu dear" ujarnya mencium kening istrinya dengan lembut.
Kenzo meninggalkan istirnya menuju kantor,sementara didalam mobil sedari tadi asisten Han menggerutu tak jelas.
karna kesal tuannya itu sangat lama karna sebentar lagi akan melakukan meeting penting bersama para klien dari luar negri.
saat Olivia sedang duduk dimeja,tiba tiba Luna menarinya menuju taman membuat Olivia berusaha memberontak.
"kau ingin melakukan apa lagi?? sudah cukup kau hampir membuatku terluka Luna!!" ujar Olivia kini sangat marah.
"aku tau kau marah padaku Olivia tapi aku mohon maafkan aku" lirihnya membuat Olivia bingung.
"aku sudah menyerah,aku sudah tau jika cinta Kenzo ternyata sangat besar kepadamu"
"sebenarnya kemarin aku sengaja mendorongmu ke kolam dan aku ikut masuk kedalam kolam,aku ingin melihat siapa yang diselamatkan oleh Kenzo dan ternyata itu dirimu" lirihnya berusaha menahan air mata.
"aku akan kembali ke Italia aku harap kau menerima permintaan maafku ini" ujar Luna menahan sesak didadanya.
menyesali perbuatannya karna sudah berkali kali membuat wanita didepannya ini celaka.
"aku memaafkanmu" ujar Olivia merasa kasihan pada Luna.
__ADS_1
"terimakasih,aku berjanji tidak akan mengganggumu dengan kak Kenzo lagi aku akan mencari kebahagiaanku dengan sendirinya" ujar Luna memeluk Olivia dan dibalas oleh wanita itu