Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 109 (hukuman)


__ADS_3

#Bab 109#


Olivia kini sampai di restoran termewah dikota.


ia ingin mentraktir 2 sahabatnya itu,namun sky menolak ia sudah memiliki uang sendiri jadi Olivia mentraktir sahabatnya itu.


kini mereka sedang menikmati hidangan nya dengan sesekali mentertawakan sky.


sementara itu.


Kenzo kini sangat marah sebab istrinya Berani melanggar perkataannya ,pria itu pun menuju tempat dimana Olivia sekarang.


Kenzo menatap nyalang,mencari sosok wanita yang berani memainkan perintahnya.


ia melihat gadis itu sedang duduk di kursi paling ujung.


semua orang menatap kagum kearahnya sebab sang penguasa itu masuk kedalam restoran.


Kenzo menghampiri istrinya dengan langkah lebar,sementara asisten Han memberi peringatan agar tidak mengambil gambar tuan Kenzo.


"bagus dear,kau berani melawanku sekarang" ujar Kenzo menatap marah ke istrinya.


"hubby....!!!" ujar Olivia terkejut,bagaimana bisa suaminya ada disini.


"pulang atau aku akan menghancurkan restoran ini" ancam Kenzo tak main main,ia sedang marah sekarang.


Kenzo menatap tajam kearah sky namun pria itu yg tak mengerti masalahnya hanya terdiam.


Kenzo menarik pergelangan istrinya dengan kuat membuat Olivia kesakitan.


"by...sakit..." lirihnya namun tak didengarkan oleh Kenzo.


seperti biasa jika pria itu marah,ia tidak akan memperdulikan orang orang disekitarnya.


Kenzo memasukan istrinya kedalam mobil dan membawanya menuju mension.

__ADS_1


Olivia hanya diam,ia memikirkan bagaimana nasibnya sekarang


Kenzo melajukan mobilny hingga sampai kemensionnya,pria itu hanya terdiam ia sangat marah sekarang.


sesampainya dimension.


Kenzo menarik kembali Olivia dengan kasar,hingga langkah gadis itu tersendat sendat sebab tak bisa mengimbangi langkah panjang pria itu.


sesampainya di kamar.


Kenzo menghempaskan kasar tubuh Olivia diranjang.


dan pria itu menatap tajam istrinya itu.


"apa kau tidak mendengar perkataanku...???"


"maaf by" hanya itu yang bisa dilontarkan gadis itu.


"kau sudah membuat ku marah dear,aku tidak akan mengampunimu" ujar Kenzo mendekati istrinya dan menggulung lengan pakaiannya.



Kenzo mendorong kasar istrinya dan mengungkungnya dibawah tubuhnya membuat Olivia ketakutan


Kenzo mengikat tangan istrinya menggunakan dasinya sehingga gadis itu tak bisa bergerak.


pria itu mencecap sana sini,membuat Olivia terbuai dengan sentuhan nya. "hubby...lepaskan" ujar Olivia berusaha memberontak.


Kenzo tak memperdulikan istrinya,justru pria itu melepas pakaian istrinya satu persatu.


"get ready little girl" ujar Kenzo menyeringai membuat gadis itu takut.


"akhh...." jerit wanita itu saat merasakan benda keras itu memaksa untuk masuk.


Kenzo tak memperdulikan jeritan istrinya,ia sangat marah sekarang ia lelah melayani sikap keras kepala gadis itu.

__ADS_1


"bersiap dear...kau akan kesulitan berjalan nanti" bisiknya membuat Olivia ketakutan.


"ap-apa hubby memotong kakiku??" tanya Olivia menatap sayu kedua bola mata kebiruan itu.


hingga mereka pun melakukannya hingga sore hari.


...πŸ„πŸ„πŸ„...


asisten Han sedang menuju mension Kenzo untuk mengantarkan berkas berkas penting.


sebab Kenzo memintanya untuk mengerjakan dimensionnya pria itu malas balik kekantor


namun tiba tiba seorang gadis menyebrang jalan membuat asisten Han terkejut dan merem mendadak.


asisten Han turun untuk mengecek keadaan gadis itu,ia melihat gadis itu jongkok ketakutan.


"apa kau baik baik saja nona....???" tanya nya.


felica yang habis membeli cemilan untuknya nanti malam,pun terkejut dengan suara asisten Han.


"ak-aku baik baik saja tuan" ujar felica gugup


"syukurlah lain kali hati hati" ujar asisten Han hendak masuk kedalam mobil.


"tunggu tuan" panggil felica kepada asisten Han.


"bolehkah aku meminta nomor ponselmu"ujar felica malu malu


"untuk apa....???"


"untuk,mmm apa ya..?" tampak felica berfikir keras membuat asisten Han jengah.


asisten Han memberikan kartu kepada felica membuat gadis itu bingung,asisten Han tau jika gadis didepannya ini sahabat nyonya mudanya.


"itu nomor ponselku kalau begitu saya permisi nona"

__ADS_1


"baiklah terimakasih tuan" uajr felica tersenyum senang.


setelah melihat mobil asisten Han jauh,felica jingkrak jingkrak kesenangan sebab akhirnya dia memiliki nomor ponsel idolanya.


__ADS_2