Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 61


__ADS_3

#Bab 61#


sementara itu,Olivia masih setia dengan tangisnya.


"aku benci!" teriaknya semakin terisak.


Kenzo menangis di atas sofa, ia sangat menyesali perbuatannya hingga pak wong dan pak Jang merasa kasihan dengan tuannya.


"sabar tuan nyonya muda butuh waktu" ujar pak Jang berusaha menenangkan tuannya.


"itu benar tuan" sambung pak wong.


"aku tidak akan membiarkan mereka menikah pak jang" ucap Kenzo kepada pak Jang yg menjaga nya sedari kecil.


"nyonya muda akan memaafkanmu tuan muda,hanya saja ia merasa kecewa jadi berikan dia ruang untuk menenangkan hatinya" ujar pak Jang menasehati.


*


*


*


kini mereka tengah berkumpul di ruang tamu.


David dan Kenzo masih setia saling melemparkan tatapan tajam.


"aku ingin berbicara" ujar Olivia membuat semua menoleh kearahnya.


"aku akan memaafkanmu kak Ken,asalkan kau mau meminta maaf pada kak David" ujar Olivia tegas.


"tidak akan!!" ujar Kenzo penuh penolakan.


"bisakah kau menurunkan ego mu kenzo? atau granma akan membencimu selamanya"

__ADS_1


"tapi granma-"


"minta maaf saja tuan kenz atau aku tidak akan pernah memaafkanmu dan aku akan menikah dengan kak David"ancam Olivia kepada Kenzo membuat pria itu mengehela nafas dengan berat.


"baik! aku akan meminta maaf kepadanya tapi dengan satu syarat,kau tidak boleh menikah dengannya dan kau ikut aku ke Indonesia" ujar Kenzo menatap gadis kecilnya itu dengan intens.


"baik,tapi aku masih ingin tinggal disini dengan oma" ucap olivia.


Kenzo mendekati David dan menatap nyalang pria itu,namun David hanya biasa saja.


"aku minta maaf" ucap Kenzo tak ikhlas.


"minta maaf yang benar tuan" ucap Olivia menatap Kenzo tajam.


"huft...maaf kan aku" ucap Kenzo menahan amarah dihatinya.


"baik...aku maafkan tapi jika kau melukai Olivia aku tak segan segan menikahinya" ancam David.


"sekarang apa kau mau ikut denganku?" ujar Kenzo menatap Olivia dengan lemah.


Olivia hanya menatap datar kearah Kenzo kemudian ia mendekati Oma Lisa dan memegang tangan wanita tua itu.


"kau belum minta maaf kepada Oma tuan"


Kenzo menghela nafasnya dengan erat,Kenzo mendekati Oma Lisa dengan perlahan dengan kaki yg gontai.


"granma..." lirihnya.


Kenzo memeluk tubuh wanita tua itu dan menangis diperlukan granmanya,sementara granma Lisa menatap kecewa kearah cucunya.


"maafkan Kenzo granma..."


"granma kecewa kepadamu"

__ADS_1


"maaf....Kenzo berjanji tidak akan mengulanginya lagi" ujar Kenzo terisak.


"kau sudah menyakiti istrimu,kau memukulnya,kau mengurungnya digudang dan kau seharusnya meminta maaf pada istrimu bukan pada granma" ujar granma Lisa kepada cucunya itu.


"aku berjanji tidak akan melakukan itu lagi granma,aku berjanji akan membuatnya bahagia" ujar Kenzo memeluk erat granmanya.


"baik....granma akan mengingat kata katamu,granma juga sangat ingin memiliki cicit" ujar granma Lisa membuat Olivia melebarkan matanya.


"aku akan membuatkan yang banyak untukmu" ujar Kenzo mulai menyeringai kearah Olivia.


"baiklah...Kenzo akan kembali ke Indonesia"


"tinggalah disini beberapa hari,rebut hati istrimu itu dulu baru kau boleh kembali" ujar granma Lisa kepada Kenzo.


"baiklah aku akan membuatnya mencintaiku"


"baiklah sekarang sudah malam,kita makan dulu setelah itu istirahat"


semuanya menganggukkan kepalanya dan menuju meja makan untuk makan malam.


*


*


*


kini Olivia satu kamar dengan istrinya.


Olivia hanya diam dan tak menatap Kenzo,sebenarnya masih ada rasa kecewa di hati gadis itu,namun ia mencoba untuk membuka hatinya


"tuan.." Kenzo menoleh kearah Olivia kala sang istri memanggilnya


"bukankah kau akan...me-menceraikanku bukankah ini lewat satu tahun dan masa kontrak nona Aline habis??"bujar Olivia menatap suaminya

__ADS_1


__ADS_2