Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 112 (Olivia pake KB ²)


__ADS_3

#Bab 112#


"hubby kau sungguh ingin membawaku ke rumah sakit.....???"


"menurutmu? sudahlah ayo kita berangkat"


Kenzo menggandeng tangan istrinya menuju lobi parkiran.


kini Kenzo menyetir lamborgininya menuju rumah sakit XXX. sesampainya disana Kenzo langsung masuk keruangan yg di khususkan untuknya. dokter Rey yang melihat sang pemilik rumah sakit pun menyambutnya.


"selamat datang tuan Kenzo"


Rey menyuruh Olivia untuk berbaring brankar sementara dokter Rey mulai memeriksa keadaan Olivia.


"tuan sebaiknya anda menyuruh dokter Celine untuk memeriksa nyonya" uajr Rey pada Kenzo.


"panggilkan dia" beberapa perawat pun menuju ruang Celine untuk memanggil wanita itu. sementara Olivia mulai kebingungan.


"hubby kau mau apa??" tanya nya kepada suaminya.


"aku ingin memeriksa kandunganmu" ujar Kenzo membuat Olivia terkejut dan menelan salivanya dengan susah.


"kalau aku ketahuan pakai KB aku harus bagaimana...???" batin Olivia kebingungan


Kenzo yang melihat istrinya cemas mulai merasa yakin jika istrinya menyembunyikan sesuatu.


tak lama dokter Celine datang dan memberi salam pada Kenzo,Kenzo hanya mengangguk ngangguk saja.

__ADS_1


dokter Celine mau memeriksa kandungan Olivia dan kemudian wanita itu menjelaskan sesuatu pada Kenzo.


"tuan sepertinya nyonya muda menggunakan obat pencegah kehamilan" ujar Celine membungkuk hormat.


"obat pencegah kehamilan....???"


"iya tuan semacam Lil KB,pil darurat,atau suntik KB" terangnya dan membuat Kenzo menatap tajam istrinya.


dokter Rey menahan tawa karna baru kali ini ada wanita yang menolak memiliki anak dengan seorang tuan penguasa. namun seketika wajahnya menjadi tegang saat Kenzo menatapnya nyalang.


"kau pakai apa"


"ak-aku...."


"aku katakan sekali lagi,kau pakai apa...???" tanya Kenzo mencengkram tangan Olivia dengan kuat.


"ak-aku pakai suntik KB" lirih wanita itu ketakutan.


Kenzo melajukan lamborgininya menuju mension,Olivia menutup wajahnya sebab pria itu menggunakan kecepatan penuh hingga mereka pun sampai mension Kenzo.


sesampainya dikamar,Kenzo menghempaskan kasar Olivia diranjang membuat Olivia semakin takut apalagi Olivia menatap wajah yang tampak marah tidak seperti biasanya itu.


"akkkkk Olivia....!!!!" teriak Kenzo memukul dinding dikamar dan menghancurkan benda benda disampingnya


"mengapa kau tega melakukan ini padaku, kenapa" ujar Kenzo menatap kecewa pada istrinya.


"JAWAB!!" bentak Kenzo melihat istrinya hanya diam saja dan menangis.

__ADS_1


"ak-aku...aku belum siap hamil hubby...aku belum percaya kau mencintai ku"


"sudah kuduga" uajr Kenzo tersenyum sinis.


"harus butuh berapa bukti untuk menunjukan aku mencintaimu...??? apakah selama ini sikapku terhadapmu kurang pasti..???" lirih pria itu menahan emosi dihatinya.


"maaf" hanya itu yang bisa dilontarkan oleh gadis itu.


"bunuh aku" ujar Kenzo mengambil pistol dilacinya membuat Olivia semakin terkejut,ia tidak pernah tau ada pistol dikamarnya.


"TEMBAK AKU JIKA KAU BELUM PERCAYA BAHWA AKU MENCINTAIMU" teriaknya dan menyerahkan pistol itu pada istrinya.


"ak-aku tidak bisa"


"mengapa kau tidak bisa? tetapi kau bisa membuatmu tidak hamil saat ini"


"maaf"


"kata maafmu tidak dapat menenangkan hatiku dear,aku kecewa padamu" ujar Kenzo meninggalkan istrinya menuju ruang kerja untuk melampiaskan amarahnya.


Olivia hanya diam menangis menyesali perbuatannya,ia merasa bodoh sebab menyia nyiakan cinta suaminya.


"aku harus apa..???"


Olivia tertidur setelah puas menangis,sementara diruang kerja Kenzo kini sedang mengalami mabuk berat ia meminum beberapa alkohol karna ia sangat marah sekarang.


"aku kecewa padamu dear" racau nya tak jelas.

__ADS_1


"tuan sadarlah,nyonya muda pasti bisa mengandung tuan" ujar asisten Han berusaha menenangkan tuannya itu


"cihh kau tau dari mana" sinis nya pada asisten han


__ADS_2