Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 30


__ADS_3

sejam ia ia berdiri dan mulai lelah Olivia rasanya ingin tidur namun ia tak bisa sebab takut Kenzo memasukannya kedalam gudang gelap.


saat sedang mengerjakan tugasnya tiba² ponsel Kenzo berdering di atas nakas membuat pria itu menghentikan aktivitas.


"hai sayang"


"hmm ada apa kau menelpon"


"aku merindukanmu apa kau tidak merindukanku"


"aku merindukanmu sayang setelah kontrakmu selesai kita menikah ok" Aline yg mendengarnya tentu saja senang bukan main,ia akan menjadi istri dari sang penguasa.


"janji ya"


"iya,kalau begitu nanti lagi yah aku harus mengerjakan file² penting"


"ok sayang" Aline pun mematikan ponselnya sementara Kenzo kembali mengerjakan pekerjaannya tanpa memperdulikan keberadaan Olivia.


(kalian tau? aku seperti wanita ****** disini aku akan dibuang jika sudah tak digunakan,yahh aku sadar dengan posisiku dan aku sadar dengan hal ini) batin Olivia tersenyum getir.


"tu-tuan bisakah saya duduk kaki saya sakit" lirih Olivia.


"ckck siapa yg menyuruhmu mengeluh? kau pilih berdiri atau didalam gudang" ujar Kenzo tak main main menatap Olivia dengan tajam.

__ADS_1


"maaf tuan saya akan menunggu anda hingga selesai" ujar Olivia ketakutan.


Kenzo tersenyum puas.


"Olivia Merry Angeline hmm nama yg indah namun tidak seindah pemiliknya hidupnya sangat menyedihkan dan sebuah Boneka untuk sang tuan penguasa" ujar Kenzo menatap Olivia dengan tatapan mengejek.


Olivia hanya diam mendengar ucapan Kenzo ia menahan semuanya dengan sabar hingga laki laki itu puas menghinanya dan ia segera bebas dari utang² ayah tirinya itu.


"aku lelah ya tuhan bisakah kau akhiri penderitaan ku ini" batin gadis itu tertunduk lesuh menyerah dengan kehidupannya hingga ia pasrah dengan apa yg terjadi.


*


*


*


"jangan lupa untuk menyiapkan pakaianku aku ingin membersihkan diriku" ujar Kenzo meninggalkan Olivia diruang kerjanya.


"ba-baik tuan" Olivia pun bergegas menyiapkan pakaian suaminya sementara Kenzo membersihkan dirinya.


15 menit kemudian.


Kenzo keluar dari dalam kamar mandi menggunakan bathrobe.

__ADS_1


Kenzo melihat Olivia yg sedang menyiapkan pakaiannya dan menaruhnya di ranjang,pria itu memperhatikan gerak gerik Olivia dari kejauhan entah mengapa dadanya terasa nyeri melihat wajah Olivia yg tersiksa itu,seharusnya ia merasa senang karna Olivia hidup bagai neraka di mensionnya.


"apa kah aku akan membuat gadis itu trauma yg mendalam" ujarnya pelan.


Kenzo terus mengamati Olivia yg sedang memilih milih pakaian santainya dengan gerakan lambat membuat Kenzo tidak telaten melihatnya.


"dasar gadis kolot: ucap Kenzo membuat Olivia terkejut.


"tu-tuan...mm ma..maaf tuan saya bingung mau pilih yg mana" ujar Olivia pelan takut salah bicara.


"ckck kau sangat merepotkan keluarlah dan siapkan makan malamku kau selalu membuatku kesal dengan gaya siputmu itu"


"baik tuan" Olivia pun keluar dari kamar utama Kenzo selama ini hanya Olivia satu satunya wanita yg masuk kedalam kamar Kenzo sementara kekasihnya Aline akan tidur di kamar Kenzo yg kedua jika ia ingin menginap.


...****************...


...****************...


...****************...


"tuan makan malam anda sudah siap" Kenzo duduk dan memakan makanannya tanpa memperdulikan istrinya yg berdiri menatapnya.


"duduk!!" Olivia terkejut mendengar perkataan suaminya,apa maksud suaminya itu?

__ADS_1


"apa kau tuli?? aku bilang duduk lah dan makan makananmu"


"emm ti-tidak tuan saya akan makan jika anda sudah selesai" ujar Olivia ragu²


__ADS_2