
Kenzo membawa Aline jalan².
sementara di cafe,Olivia kini sedang melayani pelanggan dengan sangat ramah,sesekali ia melap keringat yg ada dikeningnya.
"Olivia sudah jam istirahat ayo makan"
"bentar felica aku harus melayani pengunjung dulu"
"baiklah kalau begitu aku duluan ya olivia"
"ok" felica pun menuju meja kusus yg disiapkan untuk karyawan,kemudian Olivia pun melayani pelanggan yg memesan makanan.
saat sedang asyik melap meja,ada 2 pengunjung yg datang ke cafenya ia terdiam mematung melihat pengunjung tersebut.
yg datang adalah suaminya dengan seorang wanita cantik yg merupakan model terkenal dari Italia.
dan dengan segera pemilik cafe keluar tergesa gesa menyambut mereka.
"selamat datang tuan dan nyonya ada yg ingin kalian inginkan" ucap bos Olivia ramah.
__ADS_1
sementara Olivia terdiam menahan rasa sakit didadanya ia melihat suaminya sangat lembut kepada wanita disampingnya.
"pasti itu nyonya Aline,mereka sangat serasi aku jadi menyesal membuat hubungan mereka hancur karna pernikahanku" Olivia pergi meninggalkan ruangan pengunjung ia menuju dapur cafe untuk mencuci piring,ia melap air mata yg menetes di pipinya.
"buat apa kau menangis olivia? mereka kan memang pasangan yg sudah ada sebelum kau menikah dengan tuan Kenzo"
sementara Kenzo dan Aline dilayani bak raja dan ratu,besok cafe ini akan terkenal karna di kunjungi oleh raja bisnis mendunia dan model terkenal.
dan pemilik cafe dan juga meneger sangat senang tentunya.
Olivia mencuci piring dengan tatapan kosong,ia Merindukan ibu nya yg sudah lama tiada,dan juga ia merindukan ayah dan kakaknya dirumah meskipun mereka jahat tetap saja Olivia menyayangi mereka.
"jika aku wanita yg di cintai tuan Kenzo,apakah aku akan diperlakukan seperti itu juga" Olivia mengingat dimana ia selalu di siksa diberi rasa sakit yg mendalam membuat gadis itu takut.
"nyonya Aline sangat beruntung,semoga tuan kenzo dan dia akan hidup berbahagia" Olivia menjadi bersalah karna memisahkan dua pasangan yg saling mencintai itu.
"sayank aku mau yg itu"
"baiklah biar pelayan itu mengambilkannya untukmu"
__ADS_1
sementara asisten Han sakit melihat nona mudanya yg sedang berusaha bersembunyi agar tidak terlihat oleh Kenzo.
"kau sungguh tega tuan suatu saat anda pasti akan menyesal"
sementara dirumah sakit xxx tampak pria tampan berada diruang kerjanya sedang mengecek berkas berkas pasien yg ada dirumah sakit ia menyuruh asistennya mencari tau identitas Olivia.
"tuan aku sudah mendapatkan informasi mengenai nona olivia"
"baiklah kerja bagus kau boleh pergi sekarang"
asisten tersebut keluar dari ruangan David dan David pun membuka berkas tersebut dan membacanya secara detail.
"gadis kecil yg malang aku akan mengambilmu saat kau dibuang oleh kenzo"
David merasa kasihan dengan Olivia ia sudah disiksa oleh ayahnya dan sekarang harus disiksa oleh suaminya ia bagaikan gadis yg hidup di neraka dunia David juga membaca tentang penyiksaan Kenzo terhadap olivia membuat pria itu sakit melihatnya.
"kau akan menyesal kenz karna berani melukai wanita polos yg baik hati dan malah menjaga kerikil tak berguna dikehidupanmu" yang dimaksud David ada Aline David dan asisten Han mengetahui hubungan antara Aline dan CEO Brian di negara Italia. pria tersohor di kota B.
puas jalan² Aline dan Kenzo menuju ke kediamannya sebab hari sudah sore.
__ADS_1
Kenzo bingung sebab tak melihat Olivia di cafe tadi,Kenzo tau jika cafe tersebut tempat Olivia bekerja ia berniat memanas manasi Olivia sementara Olivia sedari tadi sudah pulang dan karyawan lainnya yg melayani Kenzo dan Aline tadi.