
selesai makan Olivia pun menuju kamarnya hendak membersihkan diri,namun ia mendengar bi Surti memanggilnya.
"ada apa bi"
"nona anda diperintahkan untuk membuatkan minuman tuannkenzo dan nyonya Aline"
"huft..baiklah bi" dengan langkah berat Olivia menuju dapur untuk membuat juz untuk suaminya dan kekasihnya itu
Olivia tak bisa menolak jika ia menolak maka ia akan dihukum dan juga ia tidak bisa melawan sebab ia akan di jebloskan ke penjara karna utang ayahnya itu.
Olivia membawa minuman nya menuju Kenzo,tampak mereka bermesraan dengan bahagia didepan istri Kenzo Smith sang tuan penguasa negara mereka dan terkenal di berbagai negara.
"ini minuman anda tuan,jika tidak ada yg dibutuhkan saya permisi" ucap Olivia hendak pergi,namun tiba tiba Kenzo menyuruhnya berhenti.
"kau berani pergi tanpa izin ku hah!!" ujar Kenzo dengan nada tinggi dan tanpa sengaja Kenzo menatap kaki Olivia yg masih diperban dengan bagus oleh David Kenzo pun merasa geram ia pun kemudian mendekati Olivia dan mendorong gadis itu sehingga tersungkur dilantai.
"akh..ada apa tu-tuan" ujar Olivia bergetar menatap suaminya yg berdiri dihadapannya.
__ADS_1
kemudian Kenzo menarik kakinya dan merusak perbannya membuat Olivia berteriak kesakitan sebab kakinya masih terasa sakit oleh lukanya kini malah Kenzo menekan lukanya itu.
"ku mohon tuan lepaskan...ini masih sakit hiks..hiks..hiks.." melihat Olivia menangis Kenzo pun menghentikan aksinya,sementara Aline diam² tersenyum puas dan sangat merasa senang melihat penderitaan Olivia yg dilakukan suaminya sendiri.
"jika aku masih melihatmu berdekatan dengan David maka aku akan mengunci mu digudang belakang mension agar kau bisa merenungkan kesalahanmu"
mendengar kata gudang yg seolah olah trauma Olivia,gadis itu meringkuk kan kakinya dan menutup telinganya.
"jangan tuan...aku mohon...aku takut kegelapan" ujar Olivia menatap sendu Kenzo dengan kepedihan dihatinya.
asisten Han yg melihat dari kejuahan hanya menatap mereka dengan pilu melihat keadaan Olivia yg mengenaskan gadis muda yg tak tau apa apa harus menanggung beban berat dihidupnya bahkan gadis itu tak sempat melihat wajah ibu nya saat ia lahir"
"jika kau tidak ingin masuk kedalam gudang maka menurut lah dengan perkataanku" mendengar perkataan Olivia yg takut dengan gudang seolah olah mendapat rencana bagus untuk menakut nakuti gadis itu agar tidak berdekatan dengan David lagi.
keesokan harinya.
Aline sudah pulang ke negara Italia diantar Kenzo hingga ke bandara,kemudian Kenzo pun melesat kekantornya.
__ADS_1
sementara Olivia kembali bekerja seperti biasanya namun tatapan yg biasanya ceria berubah menjadi tatapan kosong ketika menatap pelanggan yg hendak memesan.
"kamu kenapa sih liv dari tadi melamun terus"
"tidak apa apa fel aku hanya lelah"
"jika kau lelah istirahat saja fel sebentar jangan memaksakan dirimu" ujar Feli dengan nada khawatir.
"aku lelah dengan semua ini" felica mengernyitkan dahinya dengan heran menatap sahabatnya itu.
"aku lelah menjadi istri dari tuan sang penguasa fel,aku ingin kehidupanku yg dulu" seolah olah mengerti dengan perkataan sahabatnya itu felica pun merangkul sahabatnya agar menumpahkan kesedihannya dengannya.
"aku tau aku hanya gadis pembawa sial"
"apa yg kau katakan, kau gadis kuat yg baik Olivia jika kau mau aku bisa membantu mu kabur dari sini"
"tidak fel aku tidak mau kau terluka karna ku biarlah aku yg menanggungnya sendiri aku tidak ingin melibatkan mu dalam masalah ini"
__ADS_1
lanjut ya😘