Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 105 (kecemburuan kenzo part 2)


__ADS_3

#Bab 105#


"kau tau, kau sudah berani berbisik dengan pria lain dear dan kau harus menerima hukumanmu" ujar Kenzo menatap tajam istrinya.


"hub-hubby ....kau mau apa??" tanya Olivia melihat kearah suaminya yg kini sedang berjalan kearahnya.


Kenzo menarik kaki istrinya hingga terlentang,dan pria itu langsung mengungkung tubuh kecil itu.


"kau tau,aku sangat cemburu melihat kau dekat dengan pria lain" ujar Kenzo menempelkan keningnya dengan istrinya.


Olivia hanya diam menatap intens bola mata coklat kebiruan milik suaminya itu.


kemudian Kenzo mel*mat bibir ranum itu dengan sedikit memaksa.


menggigit kecil bibir bawah Olivia membuat gadis itu berteriak kecil dan membuka mulutnya,membuat Kenzo memiliki peluang untuk menerobos masuk dan merasakan kemanisan bibir istrinya.


perlahan tangan kekar itu merem*s benda favoritnya dengan penuh gairah membuat gadis itu mengeluarkan suara yang sedari tadi ditahannya.


"hmp..by..."


Kenzo membuka seluruh pakaian istrinya dan juga pakaiannya.


perlahan namun pasti,Kenzo menyatukan miliknya masu dengan perlahan membuat Olivia bersesis tak karuan.


hingga miliknya masuk dengan sempurna,pria itu menciptakan ritme nya.


kepalanya terasa sangat pusing dan nafasnya beras, pria itu turun ke dada istirnya dan memainkan benda favoritnya disana.


"by...." Olivia tak bisa berkata kata saat benda kenyal itu menyentuh area sensitifnya.

__ADS_1


Olivia mencengkram rambut hitam itu merasakan nikmat yang bergejolak didalam tubuhnya.


hingga mereka Pun melakukan pelepasan berkali kali.


...☘️☘️☘️...


kini mereka tertidur pulas setelah melakukan adegan panas tadi.


mereka tertidur dengan lelap merasa sangat lelah dengan Kenzo yang memeluk istrinya dari belakang.


tiba tiba ponselnya berdering menandakan ada yang menelfon.


perlahan pria itu meraba raba nakas disampingnya lalu mengambil ponselnya.


"halo"


"tuan,saya sudah menyiapkan pesawat pribadi anda"


Kenzo mematikan ponselnya dan menyunggingkan senyuman,ia anak membuat Beby Kenzo.


"cepatlah hadir putra putri Dedy" ujar nya sembari mengelus perut rata milik istrinya itu.


*


*


*


kini Kenzo dan Olivia sedang menikmati makan malam,seperti biasa pria itu harus selalu disuapi saat makan layaknya bayi besar yang manja pada ibunya.

__ADS_1


"apakah masih ada" tanya Olivia menatap suaminya yang sedang mengunyah itu. sesekali ia menyiapkan makanannya kedalam mulutnya.


"hubby,aku rasa perut kotakmu itu sedikit membuncit" ujar Olivia tertawa kecil.


"kau belum tau dear,setelah aku berolah raga nanti aku yakin kau akan kewalahan melayani ku" ujar Kenzo dengan seringai licik diwajahnya.


"sebaiknya hubby rajin berolah raga"


"baiklah mau kah kau menemaniku olahraga...???"


"ini kan malam by,sangat aneh olahraga pada malam hari" ujar Olivia menggelengkan kepalanya.


"bukan olahraga itu" ujar Kenzo kini mulai menelusuri tengkuk istirnya yg putih mulus dan selalu membuatnya bergairah.


"hubby,makannya bum selesai jangan seperti ini" ujar Olivia menahan dada bidang itu.


"kapan mereka hadis disini" ujar Kenzo mengelus ngelus perut rata istrinya itu.


"hubby kau ini berbicara apa" ujar Olivia terkekeh.


"mana mungkin aku hamil, aku kan-" Olivia segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya membuat Kenzo semakin curiga.


"aku kan apa??"


"tidak ada hubby,aku kan belum anu...itu"


"itu apa....???"


"itu ya,aku pasti akan cepat hamil by tenang saja" ujar Olivia gugup saat suaminya itu menatapnya dengan tajam.

__ADS_1


"sayang, kau sedang tidak membohongiku kam" ujar Kenzo menatap istirnya dengan intens.


__ADS_2