Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 110 (Kenzo sangat marah)


__ADS_3

#Bab 110#


felica kembali ke dalam apartement nya,semenjak Olivia menikah dengan Kenzo,gadis itu membelikan rumah baru untuknya.


felica sudah tak sabar untuk memasukan nomor ponsel asisten Han ke dalam ponselnya.


gadis itu menyunggingkan senyumnya saat melihat ternyata nomor itu masih aktif


...πŸ„πŸ„πŸ„...


dimension Kenzo.


kenzo meninggalkan istirnya menuju bathroom,dan pria itu membersihkan diri setelah bercinta dengan istrinya apalagi hari sudah sore.


tak lama Olivia terbangun dari tidurnya,tampak gadis itu merenggangkan otot otot tangannya apalagi ia merasa sakit semua diseluruh tubuhnya.


bagaimana tidak,suami mesum nya itu sangat ganas memperlakukannya tadi. saat hendak turun Olivia merasakan nyeri di area sensitifnya membuat gadis itu meringis menggigit bibir bawahnya menahan sakit.


tak lama Kenzo keluar menggunakan handuk sepinggang menunjukan otot otot sitpacx nya.


"apa masih kurang dear" ujar Kenzo menyeringai licik membuat Olivia kesal.


"ck,kurang kata hubby? saat ini saja aku sudah sangat kesulitan berjalan" gerutu gadis itu


"lagian kenapa sih hubby marah marah" Kenzo yang mendengarnya kembali marah dan mendekati istrinya.

__ADS_1


"kenapa katamu....!!!"


"sayang,kau tau kan aku paling tidak suka milikku dilihat pria lain,apa lagi disentuh...!!! kau tau preman yang menyentuhmu aku sudah membunuhnya" uajr Kenzo mengeluarkan hawa dingin.


Olivia menutup mulutnya gadis itu tak menyangka suaminya seorang pembunuh yang kejam


"hub-hubby....kau jahat" lirih Olivia bergetar.


"ya,aku jahat! karna aku tidak suka milikku disentuh pria lain" ujar Kenzo tegas.


Olivia diam tak bisa berkata kata,ia tak menyangka suaminya begitu posesif terhadapnya.


"jika aku melihatmu dengan pria itu lagi, maka nyawa pria itu aku akan merenggutnya agar kau tidak bisa bertemu lagi dengannya" ujar Kenzo menatap istrinya tajam.


"by, bukan berarti aku berteman dengan pria lain aku meninggalkanmu" ujar Olivia berusaha meredakan emosi suaminya itu.


"hubby...bukan kah dulu kau sudah pernah berjanji untuk menjagaku, jika aku memang benar benar pergi darimu bukan kah kau tetap bisa menemukanku di ujung dunia sekalipun"


"kau benar dear, tapi aku juga tidak rela kau ditatap pria lain sangat dekat hanya aku yang boleh melihatmu dari dekat" ujar Kenzo dihadapan istrinya.


saat Olivia hendak berdiri namun rasa sakit dia area sensitifnya membuat gadis itu melenguh.


"akh...sakit sekali" ujar nya ingin menangis.


Kenzo yang melihatnya menggendong istrinya yang masih berbalut selimut itu,mendudukan nya dipangkuannya.

__ADS_1


"excuse me" hanya itu yang mampu pria itu lontarkan kepada istrinya,namun Olivia hanya tersenyum dan membelai wajah suaminya dengan lembut.


"hubby....aku tidak suka kau menjadi seseorang yang suka membunuh" ujar Olivia menatap sendu suaminya.


"maaf dear...aku sangat marah kemarin"


"tapi kau juga tidak boleh membunuh seperti itu"


"aku sangat sulit mengendalikan diriku saat marah" ujar Kenzo menempelkan keningnya pada kening istrinya.


"aku tau itu,kau boleh marah tapi jangan sampai membunuh aku tidak mau kau masuk penjara"


"kau takut aku dipenjara dear? hukum di negara ini tidak berlaku padaku sayang" ujar Kenzo terkekeh dan mendapatkan pukulan dibahunya.


"hubby...!!!"


"yes beby"


"aku tidak suka kau menjadi seorang pembunuh" ujar Olivia kesal namun pria itu malah terkekeh.


"jangan mengulangi kesalahanmu ya"buat Kenzo dan dibalas anggukan Olivia.


Mimin boleh ga ganti visual Davi jadi yang ini


__ADS_1


komentar aja ya.


(⁠☞⁠ ⁠ಠ⁠_⁠ಠ⁠)⁠☞ πŸ‘β€οΈπŸŽ


__ADS_2