Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 118


__ADS_3

#Bab 118#


Kenzo pun akhirnya mengalah dengan istrinya.


kini ia menuju rumah sakit untuk memeriksa kandungan istrinya dan tak lupa menyuruh Han untuk mencari restoran yg menyediakan gurita dan pentol ada telurnya.


dirumah sakit XXX


"syukurlah anak tuan dan nyonya sangat sehat" ujar dokter Celine menatap layar monitor itu.


"itu apa...???" tanya Kenzo dengan polos membuat dokter Rey ingin tertawa.


"itu Beby kenzo tuan" ujar Rey cekikikan membuat Kenzo menatapnya tajam.


Kenzo terharu menatap layar monitor yg menampilkan anaknya didalam perut istrinya,namun tanpa sepengetahuan Olivia diam diam Kenzo melakukan tes DNA kepada anaknya.


setelah melakukan pemeriksaan.


Kenzo menepati janji nya membawa Olivia memakan gurita bakar.


"hubby pentolnya...???"


"asisten Han masih mencarinya"


"aku tidak mau aku ingin kau yg membelinya hubby" ujar Olivia kesal membuat Kenzo terkejut.


"what...??? sayank apa kau bercanda"


"tidak aku tidak bercanda aku mau kau yg membelinya" ujar Olivia menatap tajam suaminya.


"baiklah " Kenzo menghela nafas dengan berat, ia tidak tahu harus mencari dimana.

__ADS_1


"dimana aku mendapatkan makanan itu" Kenzo menelfon asisten Han untuk mencari letaknya ada dimana.


"saya beli di pinggir jalan tuan"


"kau saja yg makan,istri ku tidak mau kau yg beli harus aku yg membelinya lagian makanan dipinggir jalan itu tidak higenis dan akan membuat anakku kena penyakit" ujar Kenzo panjang lebar membuat asisten Han berdengus.


tanpa berpikir panjang,Kenzo memerintahkan pemilik restoran yg menjual bakso untuk membuatkan pentol yg diinginkan Olivia dan akan dibayar mahal.


tentu saja pemilik restoran kesenangan apalagi seorang tuan penguasa yg membeli.


"mana...???" tanya Olivia melihat Kenzo mendekatinya.


"ini dear" uja Kenzo menaruh kotak makanan berisi pentol yg diinginkan gadis itu.


"makasih by" ujar Olivia kesenangan dan memakan pentolnya


"apapun akan kulakukan untuk mu sayank" ujar Kenzo dengan genit.


"apa itu rasanya enak...???"


"tentu saja jika tidak enak mengapa aku memintanya padamu" ujar Olivia tertawa geli.


*


*


*


puas mengajak istrinya jalan jalan,kini mereka pulang ke mension.


Kenzo menggendong istrinya menuju kamar takut istrinya terjatuh padahal kini ia menaiki lift.

__ADS_1


"bisakah hubby menurunkan ku aku kan punya kaki hubby" ujar Olivia dengan kesal.


"aku takut kau kenapa Napa dear" ujar Kenzo khawatir.


tak lama pintu lift terbuka,mereka pun masuk kedalam kamar untuk beristirahat. perlahan pria itu membaringkan istirnya di ranjang dengan sangat hati hati.


"istirahatlah" ujar Kenzo mengelus ngelus kepala istrinya itu.


dan tak lama kemudian Olivia tertidur dengan lelap di dalam pelukan suaminya.


...🌵🌵🌵...


di kantor David group


tampak pria itu sedang berkutik dengan laptopnya,akhir akhir ini ia merasa bad mood sebab ibunya itu selalu memaksanya untuk menikah.


bahkan pria itu dijodoh jodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya membuat David sangat kesal dengan ibunya.


tak lama ponselnya berdering, lagi lagi nama ibunya tertera disana.


"halo ibu"


"halo nak apa kau sudah makan..???"


"sudah bagaimana dengan ibu sendiri...???"


"ibu sudah makan jangan khawatir ohh iya bisakah kau ke negara Italia selama beberapa Minggu untuk menemui calon istrimu"


"ibu sudah berapa kali David bilang,David masih belum mau menikah...!!!" ujar David marah dengan ibunya.


"mau sampai kapan kau tidak menikah?? Kenzo saja sudah menikah bahkan kini memiliki calon beby ibu juga ingin memiliki cucu" ujar mama David tersedu dibalik telfon.

__ADS_1


__ADS_2