Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 8


__ADS_3

para pengawal menelfon pelayan dirumah,ia pun menelfon nomor bagian dapur.


"ada apa"


"tuan Kenzo memerintahkan nona muda untuk mengantarkan makan siangnya"


"baiklah aku akan memberitahu kepada nona muda" pak Jang pun menuju kamar Olivia dan mengetuk pintu tersebut.


tok tok tok


"iya"


"ini saya Nona" Olivia pun keluar membuka pintu,tampak pak Jang berdiri dihadapannya.


"nona tuan Kenzo meminta anda mengantar makan siangnya ke kantor"


"baiklah akan saya lakukan pak"


pak Jang pun meninggal kan Olivia sementara Olivia bersiap siap dan kemudian memasakkan untuk suaminya. "huft penyiksaan apalagi nanti"


Olivia pun menuju kantor Kenzo menggunakan ojek online yg dia pesan,ia diberi kartu alamat kantor Kenzo. saat sampai Olivia terperangah menatap bangunan tinggi yg menjulang itu bahkan lebih tinggi dari bangunan bangunan lainnya.


Olivia masuk kedalam kantor dengan sedikit celingak celinguk seperti orang aneh.


ia memang tidak pernah masuk kedalam kantor apalagi ia hanya gadis lulusan SMA ia pun bertanya kepada resepsionis yg berjaga di meja paling awal.

__ADS_1


"permisi nona boleh kah saya bertanya" Olivia bertanya kepada resepsionis,dan resepsionis itu menatapnya dari atas sampai ujung kaki,penampilannya tidak seperti gadis biasanya penampilannya sangat kampungan hanya menggunakan celana Levis dan baju lengan panjang.


"iya silahkan"


"dimana ruangannya tuan kenzo"


"maaf apa kah sudah membuat janji sebelumnya" Olivia menggeleng dan resepsionis tersebut tersenyum sinis.


"maaf seperti nya tuan Kenzo sibuk"


"tidak apa² aku bisa menunggu" ide gila terbesit di dalam benak resepsionis itu,ia pun berniat mengerjai Olivia dan mempermalukan Olivia didepan para karyawan lainnya.


"baiklah kau tunggu dikursi tunggu itu sampai tuan Kenzo selesai"


"lihatlah ja**ng itu sangat tidak berguna hidupnya menggoda tuan kenzo"


"kau benar padahal masih muda"


"ckck penampilannya kampungan sekali"


beberapa karyawan wanita menggosipinya namun Olivia tak memperdulikan itu,ia tetap menunggu sampai resepsionis itu mengatakan Kenzo selesai,ia rela menunggu dari pada harus terkena amukan Kenzo ia takut kena marah Kenzo lagi meskipun pria itu tidak memukul,tapi perkataannya menyakitinya.


"apakah masih lama,aku lelah disini"


sementara diruangan Kenzo tampak pria itu berdecak kesal,ia pun memanggil asisten Han.

__ADS_1


"han!!"


"iya tuan"


"kemana gadis kolot itu belum sampai dari tadi"


"mungkin nona muda masih dijalan tuan"


"ckck dasar siput"


sementara di lantai bawah,Olivia masih duduk menunggu sudah 1 jam ia menunggu,karna lelah ia pun kembali mendatangi resepsionis hendak bertanya.


"apakah masih lama? bolehkah aku menunggu didalam ruangan tuan Kenzo saja nona"


"ckck dasar ja**ng,hei kalian lihatlah dia ingin menunggu didalam ruangan tuan kenzo"


"cihh gadis tak tau malu pasti sudah banyak pria tua yg ia goda untuk dinikmati hartanya"


"apa maksud kalian"


"tidak usah berbohong kau ingin menggoda tuan Kenzo kan,tidak akan kami biarkan tuan Kenzo milik nyonya Aline"


"aku hanya mengantar makan siangnya saja" Olivia berusaha membela dirinya yg sedari tadi dihina


"kau hanya berniat mengambil hati tuan Kenzo kan" ucap resepsionis tak mau kalah,bahkan beberapa pelayan lain pun ikut menghina Olivia sementara pelayan yg lain menonton.

__ADS_1


__ADS_2