
15 menit kemudian.
Kenzo keluar menggunakan handuk sepinggang menunjukan tubuh atletisnya itu yg membuat kaum hawa selaku tergila gila terhadapnya.
Kenzo melihat istrinya sudah tidak ada didalam kamar ia pun segera memakai pakaiannya untuk melihat Olivia.
"dimana gadis kolot itu" ucapnya kemudian keluar dari kamar menuju meja makan.
"tuan makan malam anda sudah siap kau tidak perlu khawatir ini bukan masakanku" ujar Olivia saat melihat Kenzo sudah duduk.
Kenzo tak menatapnya pria itu hanya langsung memakan makanannya sembari memainkan ponselnya.
Olivia berdiri disamping Kenzo layaknya seorang pelayan menunggu tuannya selesai makan.
Olivia dengan sabar menahan rasa sakit dikakinya jika kontrak perjanjian Aline selesai Olivia bisa bebas meski perjanjiannya satu tahun namun Kenzo tetap menunggu sampai Aline benar² selesai dengan pekerjaannya.
dan saat masa kontrak Olivia selsai Kenzo tak akan langsung menceraikan Olivia ia akan menikah dulu dengan Aline didepan mata Olivia Kenzo ingin memberikan luka yg teramat dalam pada gadis itu.
__ADS_1
tak lama Kenzo selesai makan pria itu pun meninggalkan Olivia tanpa sepatah kata pun sementara Olivia membersihkan makan bekas makan Kenzo dan kemudian ia pun makan malam.
Kenzo menyuruh asisten Han keruang kerjanya sementara ia menuju kamarnya untuk mengambil yg tertinggal di atas nakas.
sementara Olivia sedang makan namun tidak dengan bi Surti dan pak Jang mereka berdua diberi tugas oleh tuan Kenzo sehingga mereka makan lebih dulu dan segera melakukan tugasnya.
saat asyik makan 5 orang pelayan mendekatinya dan mulai mencari masalah dengannya.
"heh..lihatlah wanita tak tau diri"
"kasihan sekali meskipun sudah menjadi istri sah sang penguasa namun tetap menjadi pelayan pribadinya hahah" ledek taman nya yg lain.
"siapa kau berani memerintah kami kau hanyalah babu seperti kami dan yg berhak memerintah kami hanya tuan Kenzo dan nyonya Aline"
"benar,kau hanya wanita pemuas nafsu tuan Kenzo dan kau tidak berhak memerintah kami"
Olivia yg kehilangan selera makannya pun meninggalkan 5 orang pelayan itu menuju dapur untuk mencuci piring.
__ADS_1
sementara pelayan yg ditinggalkan begitu saja oleh Olivia merasa kesal sebab di acuhkan oleh gadis itu.
"ya,mereka benar aku hanya seorang pelayan dari sang tuan penguasa,namun aku bukan pemuas nafsunya" ujar Olivia dengan kesedihan teramat sangat.
"aku lelah sudah berapa tahun aku disiksa ayahku sendiri kini harus disiksa oleh suamiku sendiri setelah aku bebas nanti aku berhak mendapatkan kebahagiaan yg sebenarnya" ujar Olivia dengan sungguh sungguh.
setelah mencuci piring Olivia menuju kamar nya untuk tidur sebab besok ia harus pergi bekerja untuk kebutuhannya karna Kenzo tidak memberinya nafkah lahir batin layaknya istri yg lain.
sementara diruang kerja Kenzo Smith.
pria itu sedang membahas tentang pembangunan yg akan dibangun besok diluar kota setelah selesai asisten Han pun pamit pulang menuju apartement nya.
Kenzo sendirian didalam ruangan itu,ia menatap luar jendela menatap bangunan² kota yg tingginya hampir sama dengan mensionnya
Kenzo mengingat hari dimana terakhir ia bermain dengan ayah dan ibunya.
ia juga ingin mengunjungi makam orang tuanya jika ia punya waktu,tiba tiba ingatannya tertuju pada gadis kecil tahun lalu.
__ADS_1
Kenzo sangat mengingat jelas kemudian ia pun tersenyum mengingat ia mencium pipi gadis kecil yg beda 10 tahun dengannya yg menyebutkannya dengan sebutan kakak ganteng.
"via kau pasti sudah berumur 20 tahun" ujar Kenzo dengan lirih ia pun berniat mencari keberadaan via jika udah selesai dengan urusan kantornya besok.