
tak lama kenzo dan Aline turun sembari bergandengan tangan,Olivia hanya bisa menatap mereka dengan tatapan datar.
jujur Olivia iri dengan Aline yg sangat dicintai oleh suaminya sementara dia yg sebagai istri tidak mendapatkan perlakuan baik dari suaminya.
namun Olivia sadar bahwa dia hanya gadis pelunas utang jadi dia trima nasibnya ini toh dia memang gadis pembawa sial bagi orang orang disekitarnya.
Aline menatap Olivia dengan tatapan sinis dan ia pun bergelayut manja berusaha membuat Olivia cemburu,namun tidak yg dipikirkan Aline nyatanya gadis itu hanya menatap biasa saja saat suaminya digoda olehnya.
"cihh dia sangat menyebalkan" batinnya.
tak lama tiba² dokter David ke mension Kenzo,ia baru pulang tadi sore dia kemension Kenzo karna ingin melihat luka dikaki Olivia pria itu sangat khawatir dengan keadaan Olivia pasalnya asisten Han memberi taunya dan juga menunjukan rekaman cctv saat Kenzo menyeret Olivia kedalam kamar mandi dan Olivia berteriak kepanasan mereka yakin jika Kenzo menyiram Olivia dengan air panas.
Kenzo yg melihat kehadiran sahabatnya itu langsung menunjukan muka masam ia tidak suka David kemensionnya apalagi menatap istrinya dengan kagum.
"ada apa kau kesini?"
"aku akan berbicara hal penting kau makan saja dulu"
__ADS_1
Kenzo hanya mengangguk kemudian David ke ruang tamu meminta Olivia membawakannya minuman namun dengan cepat Kenzo menyela perkataannya.
"biarkan pelayan lain yg membuatkan mu juz apa kau tidak takut dia meracunimu?"
David sakit hati mendengar perkataan Kenzo terhadap Olivia pasalnya David sudah terlanjur jatuh cinta pada Olivia.
"cihh tidak akan aku tau dia gadis baik hati tidak seperti gadis lain yg tak tau malu menggoda suami orang" ujar David menyindir Aline dan membuat wanita itu menatapnya garang.
David segera meninggalkan ruang makan dan Olivia pun hanya menurut saja ia mengantarkan minumannya ke David.
"aku sebenarnya datang kesini karena merindukanmu"
Olivia hanya tersenyum ia berfikir David hanya bercanda,tiba tiba David mendudukan Olivia di sofa besar itu membuat gadis itu tersentak.
"ap..apa yg kakak lakukan tuan Kenzo bisa marah padaku nanti"
"shtt diamlah aku akan mengobati kakimu aku tau ini ulah suamimu kan"
__ADS_1
"tidak kak ini karna kecerobohan ku sendiri" ucap Olivia menutupi kesalahan suaminya itu.
David tak mendengarkan perkataan Olivia ia mengambil peralatan medisnya yg ia bawa Olivia duduk di sofa sementara David jongkok di depan Olivia agar bisa mengobati luka kaki nya itu.
David sudah mengolesi kaki Olivia dengan obat untuk menghilangkan rasa sakit dan menghilangkan luka bakar agar kaki Olivia kembali mulus.
"maaf kak merepotkanmu" ujar Olivia tak enak hati.
"kau ini berbicara apa mana mungkin aku kerepotan untuk gadis kecil ku"
Olivia menjadi salah tingkah apalagi ketika menatap wajah tampan kak David membuat Olivia semakin tak enak dan juga ia sudah berstatus menjadi seorang istri ia tidak boleh menghianati suaminya.
"nah sudah selesai lain kali hati² ya" ucap David mengacak ngacak rambut Olivia.
tanpa mereka sadari sepasang mata melihat mereka dengan amarah didadanya.
ya,Kenzo sedari tadi memperhatikan mereka dari kejauhan enath mengapa dia sangat marah ketika David menyentuh kaki istrinya apalagi sampai berani memegang kepala istrinya.
__ADS_1