Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 13


__ADS_3

David memeriksa Olivia dengan telaten.


entah mengapa saat menatap Olivia ia seperti jatuh cinta pada pandangan pertama.


"ini obat yg harus dia minum jangan lupa memberinya obat agar ia cepat sembuh"


"tentu saja aku tak sabar menyiksanya kembali"


"aku harap kau tidak menyesal dengan perkataanmu"


David meninggalkan Kenzo dan kembali kerumah sakit,sementara Kenzo meninggalkan Olivia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,ia juga sudah di kompres oleh pelayan yg Kenzo suruh.


selesai mandi Kenzo pergi keruang kerjanya untuk mencerna perkataan asisten Han dan dokter David.


apa maksud perkataan mereka.


"apa maksud mereka,aku tidak akan pernah menyesal menyiksa gadis itu"


dikamar Kenzo.


perlahan Olivia membuka matanya ia merasakan basah didahinya ternyata ia sedang dikompres dan ada beberapa pelayan wanita menemaninya.


"nona apa anda butuh sesuatu"


"ini makanan anda nona sedari siang anda belum makan"


pelayan itu membantu Olivia duduk dan memberikan makanan Olivia,dan Olivia pun memakan bubur itu setelah itu ia meminum obat.


"nona istirahatlah jika kau butuh sesuatu panggil kami"


para pelayan tersebut meninggalkan Olivia sementara Olivia mengedarkan pandangannya ia membulatkan matanya sebab ia berada di kamar Kenzo suaminya itu.


"habislah aku mengapa aku bisa berada diranjangnya"

__ADS_1


Olivia segera turun dari ranjang Kenzo namun saat ia ingin turun tiba² pintu kamar Kenzo terbuka,Olivia memejamkan matanya kala yg masuk itu suaminya Kenzo.


"mau kemana kau mau mencoba kabur hmm?"


"maaf...maaf tu-tuan saya hanya ingin turun dari ranjang anda"


"ma-maaf lancang karna berada dikamar anda"


"cihh kau pikir kau sedari tadi tak merepotkanku kau sangat memberikanku pekerjaan"


"maaf kan saya tuan"


"sudahlah diam disitu jangan kemana mana,dan jangan berfikir aku menyukaimu karna aku hanya kasihan padamu gadis murahan"


deg.


lagi lagi Olivia hanya bisa tersenyum getir dan dengan lapang dada menerima perkataan suaminya


"saya tau tuan"


Olivia menahan tangisnya berusaha tegar baru juga bangun dari pingsan ia harus menerima kata² menyakitkan suaminya itu.


keesokan harinya


Olivia agak mendingan ia pun kembali bekerja seperti biasanya ketika Kenzo sudah berangkat kerja.


"Lo baik baik aja kan vi"


"iya kok fel aku baik baik aja ko"


"kamu ko kaya pucat"


"kemaren aku sakit"

__ADS_1


"ya ampun kenapa kamu ga istirahat dulu"


"ga papa fel tar di pecat"


"kan bisa izin"


"aku udah libur banyak banget"


Olivia dan felica kembali bekerja sesekali mereka tertawa bersama mereka juga melayani pelanggan dengan baik.


"Lo ga mau lanjutin kuliah vi?"


"mau lah tapi aku harus minta izin dulu sama tuan Kenzo"


"jahat bener kalo dia ga ngijinin kami vi"


"udah lah ga papa aku juga udah nikah"


"tapi Lo kan bakal bebas setelah 1 tahun vi"


"nah saat aku udah bebas aku mau pergi yg jauh,ga mau aku kembali dengan ayah dan kakakku aku lelah mendapat penyiksaan terus"


"aku ikut Lo nanti"


"rumah orang tua Li kaya apa"


"biar kan saja"


"nanti tidak terawat"


"pasti terawat aku akan menitipkannya pada bibikku"


mereka kembali bekerja karna bentar lagi jamnya untuk pulang dan Olivia harus segera pulang takut Kenzo menyuruhnya keluar dari cafenya.

__ADS_1


namun tanpa disadari Kenzo sudah mengetahui dari kemarin jika Olivia kembali bekerja.


__ADS_2