
"sayang kau kamu cuek gitu sih"
"kapan kau kembali?" ujar Kenzo mengalihkan pembicaraan.
"kau mengusirku dari mension ini ya"
"huh..Aline mengertilah aku hanya bertanya bukan mengusir mu"
"ada apa denganmu kenz,sejak semalam kau berubah padaku apa salahku hingga kau cuek padaku apa karna wanita ja**ng itu kau mengusirku iya JAWAB!!"
"CUKUP!"
"kau membuat selera makan ku jadi hilang" Kenzo pun pergi meninggalkan Aline menuju ruang kerjanya setiap hendak makan selalu saja ada masalah yg membuat selera makannya jadi hilang.
Aline yg merasa sakit hati pun pergi keluar untuk menenangkan hatinya.ia akan shoping dengan teman temannya.
sementara di cafe.
kini Olivia sedang duduk dengan felica, setelah melakukan tugas seharian penuh mereka pun bercanda bersama.
"ohh ya ampun!!"
"ada apa fel" ujar Olivia menatap sahabatnya khawatir.
__ADS_1
"aku lupa jika pulang dari cafe aku akan bertemu dengan aska"
"siapa itu aska?"
"Aska itu teman masa kecilku saat di sd,sekarang dia sangat tampan" ujar felica berteriak seperti orang gila.
"ohh ya ampun aku kira ada apa" ujar Olivia sembari menggelengkan kepala.
"kau tau fel aku sangat menyukai seseorang"
"benarkah? siapa dia pria mana yg beruntung mendapatkan sahabatku ini"
"hiss kau ini aku hanya menyukai sikapnya saja ya meskipun dia tampan juga sih, dia mengobati luka ku semalam yg habis disiram oleh tuan kenzo"
"baik banget pria itu tidak seperti suamimu itu pengen banget aku ulek dia kaya sambal terus buang ke laut" Olivia tertawa kecil mendengar perkataan sahabatnya itu.
hari sudah siang menunjukan pukul 02.00
Olivia kembali ke mension Kenzo, ia pun langsung menuju kamar kecilnya ia harus segera menyiapkan makan siang sebab suaminya itu sedang libur kerja.
saat sedang asyik menyiapkan makanan dimeja tiba ² Aline datang dengan beberapa tas belanjaan ditangannya.
"heh ja**ng" Olivia tak menghiraukan perkataan Aline ia terus fokus dengan makanan di tangannya. karna kesal di acuhkan Aline pun menggebrak meja membuat Olivia terkejut.
__ADS_1
"mengapa kau seperti itu kau hampir saja menumpahkan makan tuan kenzo" ucap Olivia dengan kesal.
"aku ga perduli asal kamu tau,sekarang Kenzo berani denganku dan itu pasti karna kau! kau melayani tuan Kenzo kan dan mengatakan agar Kenzo menjauhi ku iya!!" tuduh Aline terhadap Olivia.
"jika tidak tau yg sebenarnya sebaiknya kau tanyakan pada tuan Kenzo mengapa dia cuek terhadapmu"
karna kesal Aline pun menggebrak meja dan kemudian pergi meninggalkan Olivia yg masih santai dengan amarahnya.
hari sudah malam.
Kenzo dan Aline turun untuk makan malam,dibawah Olivia menyiapkan makan malam,namun setelah Kenzo selesai makan Olivia akan pergi keruang makan pelayan dan makan disana tampak Kenzo dan Aline sudah baikan.
Olivia hanya menatap nanar mereka dan tersenyum getir,sungguh bahagia hidup dengan orang yg sangat mencintai dirinya.
setelah Kenzo dan Aline selesai makan mereka berdua pun menuju ruang tamu untuk beristirahat sementara Olivia makan dengan bi Surti dan pak Jang ditemani chef dan para pelayan itu.
"pak apakah tuan Kenzo masih memiliki orang tua?"
"tuan Kenzo tidak memiliki orang tua nona sejak dia umur 16 tahun orang tuanya meninggal dan hanya ada neneknya" ujar pak Jang.
"kenapa cerita nya seperti kakak ganteng ku ya" karna malas terlalu memikirkan Olivia pun melanjutkan makannya dengan lahap.
pipi gembung itu membuat orang yg melihatnya merasa gemas ingin mencubitnya karna imut.
__ADS_1