
#Bab 36#
"granma aku membuatkan kue kesukaanku untuk granma"
"wahh ternyata kau sangat pandai memasak tidak salah Kenzo menikahimu" Olivia hanya tersenyum menanggapi.
"maukah granma memaafkan Kenzo ia tidak bersalah"
"tidak Olivia ia sudah salah berbicara seperti itu, granma tidak suka cucu granma berbicara tidak sopan kepada istrinya"
"Kenzo memang seperti itu granma maafkan dia,Olivia tidak pernah diperlakukan jahat oleh tuan kenzo"
"benarkah??"
"benar, Kenzo selalu memanjakan olivia" ujar gadis itu menahan getaran hebat didalam tubuhnya,sangat sakit mengatakan hal yg sebenarnya tidak benar.
"lalu mengapa ia bisa berkata seperti itu"
"Kenzo selalu berusaha membuat Olivia cemburu agar Olivia tidak pergi jauh darinya" ucap Olivia dengan senyum dipaksakan.
"baiklah aku memaafkan anak itu tetapi bila ia menyakitimu granma tidak segan segan menghukumnya" ucap granma Lisa dengan senyum mengembang.
"terimakasih granma" ujar Olivia memeluk wanita tua itu dengan lembut dan dibalas oleh grenma Lisa.
"jangan tinggalkan cucu granma dia sangat kehilangan orang tuanya" ujar granma sedih
"ikhlas kan saja granma ayah dan ibu mertua sudah bahagia disana"
"kau benar,sekarang mari kita coba kue buatanmu" Olivia mengambil kue yg ia letakkan di atas nakas.
__ADS_1
Olivia pun memberikannya kepada granma Lisa dan granma Lisa mulai memakannya dengan lahap.
"ini enak,bagaimana kau bisa memasaknya"
"dulu saat Olivia bekerja ,Olivia sangat menyukai macaroni itu granma dan Olivia selalu beli di tempat langganan Olivia dan karna waktu itu Olivia tidak memiliki uang,Olivia belajar lewat internet membuat macaroni sendiri"
"dan hasilnya sangat memuaskan" sambungnya lagi.
"kau sangat pintar" ujar granma Lisa dengan senang.
tak lama kue itu habis dimakan granma Lisa dan wanita itu merasa sangat senang.
"terimakasih nak" ujar granma dengan tulus.
"tak apa granma Olivia hanya berusaha membuat granma senang"
Olivia mulai menunduk sedih berusaha tidak mengeluarkan air mata amia berusaha tersenyum.
"tidak usah ditutupi cerita saja pada granma" ujar Lisa merangkul Olivia dengan sayang
"se-sebenarnya Olivia .....tidak punya ibu"
"ibu meninggal setelah melahirkan Olivia dan ayah Olivia pergi entah kemana,Olivia ikut dengan ayah dan kakak tiri"
"Olivia juga tidak tau rupa ayah dan ibu Olivia bagaimana"
"ceritamu sama dengan Kenzo, granma berjanji akan menyayangi mu seperti anak granma panggil aku Oma biar singkat "
"baik oma" uajr Olivia dengan senang
__ADS_1
*
*
*
sementara di kamar Kenzo
pria itu sedang menatap kota dari balkon kamarnya,ia berusaha mencari cara agar granma Lisa memaafkannya.
"apa yg harus aku lakukan??"
"akhh...sial ini semua karna wanita murahan itu"
Kenzo berdiri dari tempat duduknya dan keluar kamar hendak meminta maaf dengan beralasan bahwa ia hanya bercanda.
Kenzo melihat granma sedang tertawa dengan Olivia didalam kamar,pria itu pun masuk kedalam membuat kedua wanita itu berhenti tertawa.
"ada apa kau kemari?" ucap granma Lisa dengan dingin.
"granma ..maafkan aku..aku hanya bercanda benarkan sayang" ucap Kenzo sembari menatap Olivia dengan tajam
"iy..iya Oma yg dikatakan Kenzo benar" ujar Olivia gugup
"aku sudah memaafkan mu,istrimu yg membujukku tadi" ujar granma Lisa datar.
Kenzo terkejut dengan ucapan granma Lisa ia pun menatap Olivia meminta penjelasan
Olivia hanya diam menunduk takut melihat tatapan suaminya yg seperti ingin menerkamnya
__ADS_1