
Kenzo menekan angka 27
didalam lift ia hanya diam menunggu pintu lift terbuka,di samping itu asisten Han hanya diam.
sesampainya diruangan Kenzo langsung duduk di kursi kekuasaannya.
"tuan hari ini ada meeting dengan para petinggi dari berbagai negara"
"siapkan semuanya aku akan ke ruang meeting 5 menit lagi"
"baik tuan"
di negara Italia.
tampak seorang wanita sedang mengeram nikmat di dalam gulungan selimut bersama seorang pria.
"sayank aku ingin jalan² denganmu"
"aku sibuk honey aku harus melakukan sesi pemotretan"
"tidak bisakah kita menikmati uang dari kekasihmu itu Aline"
"lain kali jika ada waktu kita jalan puas² ya"
Aline pun membersihkan diri kemudian memakai pakaiannya ia pun mencium kekasih gelapnya sebelum pergi,sementara Brian hanya menatap punggung seksi itu dari belakang sampai hilang dari balik pintu.
"kau harus menjadi milikku Aline bukan pria itu"
__ADS_1
Brian pun memakai pakaiannya menuju ke kantor ia harus meeting dengan para klien.
dimension Kenzo.
kini Olivia sedang menyirami tanaman,ia juga harus mencuci baju suaminya jika tidak ia akan terkena hukuman.
ia segera menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat ia melakukan nya,ia juga harus pergi ke cafe karna beberapa hari ini ia tidak masuk kerja ia pasti akan dimarahi oleh bos nya roh didalam surat perjanjian Kenzo maupun Olivia tidak boleh mencampuri urusan masing²
ia berangkat ke cafe menggunakan ojek online,sebab suaminya melarang semua pengawal mengantarkan dia kemana pun dia harus jalan kaki atau memesan taksi online jika tidak para pengawal yg akan di pecat.
sesampainya di cafe ia langsung dipeluk oleh sahabatnya itu,sementara ia harus masuk kedalam ruangan buk tita
"kamu dari mana aja, keluyuran yaa Sampek ga masuk kerja 1 minggu"
"nanti aku ceritain"
"ok aku tagih janjimu nanti jika lupa"
"ok"
Olivia pun masuk kedalam ruangannya buk tita dengan sedikit takut²,sementara buk tita mulai menatapnya tajam
"dari mana kamu selama ini"
"maaf Bu keluarga saya ada yg meninggal di kota lain jadi saya harus kesana,karna terburu buru jadi lupa kalau saya kerja disini Bu hehe maaf ya bu"
"kali ini kamu ibu maafkan tadi jika kamu ulangi kamu harus hengkang kaki dari sini paham!"
__ADS_1
"paham Bu,saya paham ko"
"silahkan bekerja dan kau harus masuk seterusnya"
"baik bu"
Olivia pun kembali bekerja seperti biasanya,ia betah bekerja disini meski gajinya hanya 5 jt sebulan,tetapi pulangnya siang,karna nanti ada yg bekerja dari sore sampai malam kemudian besok paginya giliran felica dengan Olivia dari pagi hingga siang.
Olivia kembali ke kediaman Kenzo.
ia masuk kedalam kamar kebetulan hari ini banyak pelanggan jadi ia sedikit kewalahan melayani pembelian.
sementara dikantor Kenzo pria itu habis selsai meeting,ia merasa lapar tiba² melintas sebuah ide di kepalanya ia akan mengerjai Olivia
"han!!"
"iya tuan"
"suruh gadis bodoh itu bawa makan siangku ke kantor"
"tapi tuan-"
"kau mau aku menjadikanmu OB dikantor ini"
"tidak tuan"
"maka lakukan"
__ADS_1
asisten Han pun menyuruh pengawal untuk menyuruh Olivia membawa makan siang tuan Kenzo kekantornya,para pengawal pun menjemput Olivia dengan mobil mereka.
sementara kini Olivia sedang memijit mijit kakinya yg sedikit sakit,ada juga sedikit goresan di ujung kakinya karna ia tadi menggunakan sepatu pantofel.