
#Bab 133#
sementara David dan felica yang melihat Kenzo menangis adalah momen langkah yang pernah mereka temukan, dimana sang penguasa meneteskan air mata
Maura dan suaminya yang baru datang terkejut saat melihat Kenzo yg begitu terpukul dengan kenyataan pahit yg diterimanya.
"aku pilih Olivia selamatkan dia aku tidak bisa hidup tanpanya" lirihnya dengan pelan.
"baiklah" dokter Rey kembali masuk kedalam.
sementara itu kini Kenzo menatao para pengawal itu dengan marah dia pun mendekati pengawal tersebut dan memukulnya membabibuta
semua orang yg nihtanys terkejut,terutama Moran dan Maura.
"hentikan dia para pengawal itu bisa menyusul Olivia ke ruang UGD nanti" teriak Moran.
asisten Han dan David berusaha menenangkan Kenzo agar berhenti memukuli oara pengawal itu.
namun apesnya mereka juga mendapatkan pukulan telak dari seorang Kenzo Smith.
"Kenzo hentikan .!!!"
"istriku ded" ujar kenzo menangis dan terduduk dilantai
"dengan cara kau memukuli mereka apa bisa mengembalikan istrimu" ujar Maura ikut menangis melihat keterpurukan Kenzo.
tiba tiba brankar Olivia didorong keluar dari ruangan UGD Kenzo yang melihatnya segera mengikuti istrinya.
"dear..."panggilnya.
__ADS_1
"hubby....sakit...." Isak Olivia tersedu sedu membuat Kenzo sakit melihatnya.
"bertahan sayank,demi anak kita...i love you" bisiknya berusaha menenangkan istrinya.
namun Olivia justru semakin menangis karna melihat cinta suaminya yg begitu besar padanya.
saat Kenzo hendak ikut masuk kedalam ruang operasi,doktee Rey menahannya namun Kenzo lagi lagi menolak dan memaksa iingin ikut masuk kedalam.
dengan terpaksa seluruh perawar pria menggeretnya keluar.
Kenzo duduk di kursi tunggu mengusap wajahnya dengan kasar.
menangis memikirkan Olivia yang menangis kesakitan,sementara kini granma Lisa baru sampai di Indonesia karna ia mengalami macet tadi saat menuju rumah sakit.
"dimana cucuku itu" ujarnya khawatir
"bagaimana bisa ini terjadi aku tidak mau tahu Olivia harus bisa diselamatkan" ujar granma dengan tegas.
"sabar Bu"
*
*
.
*
setelah beberapa jam.
__ADS_1
dokter Rey keluar dari ruangan,Kenzo yang melihatnya dengan segera mendekatinya.
"bagaimana dengan istriku"
"sebaiknya kau masuk,tapi jangan kau ganggu dia karna dia butuh istirahat"
"baiklah"
Kenzo dengan segera masuk kedalam untuk menemui istirnya namun ia melihat istrinya itu terbaring lemah menggunakan selang infus ditangannya.
"istrimu berhasil melewati masa kritis beberapa menit yang lalu,istrimu itu sangat kuat ternyata"
"ya,dia istriku" ujar Kenzo dengan bangga.
"sekarang dia akan di pindahkan keruang ICU untuk pengawasan yang ketat" ujar Rey dan dibalas anggukan oleh Kenzo.
brankar Olivia didorong menuju ruang ICU dan kini mereka didalam ruang ICU tampak 4 wanita itu bermain dengan bayi mungil yang baru lahir.
"ya ampun cicit Oma sangat tampan seperti ayahnya" uajr granma la sengaja agar Kenzo menoleh namun sia dia pria itu enggan melihat anaknya karna Kenzo sangat menghawatirkan istirnya sekarang.
jika anaknya bukankah sudah ada 4 wanita itu yg mengawasi
"mau sampai kapan kau disitu apa kau tidak ingin menggendong anakmu bro" ujar David memegang bahu sahabtnya itu.
Kenzo menatap wajah sahabtnya itu tampak ada sedikit memar memar karna ulahnya tadi dan dilihatnya asisten Han yg juga sama seperti David.
"maaf"ucap pria itu.
"kau tidak perlu khawatir aku sudah biasa mendapatkan ini darimu" ujar David dengan santai.
__ADS_1