
Olivia menatap punggung wanita cantik itu yang perlahan menghilang dan ia pun kembali masuk kedalam kelasnya.
*
*
*
sementara kini Luna menuju bandara dengan perasaan berkecamuk dihatinya,mengapa sangat sulit melupakan Kenzo padahal wanita itu sudah berusaha melupakannya.
"aku mencintaimu kak kenz,aku harap cintaku ini sudah hancur" ujarnya tersenyum menatap negara kelahiran Kenzo itu.
di kantor drt.kenz
tampak pria itu mengecek sebuah berkas ditangannya,pria itu akan melakukan cuti ia tidak pernah bulan madu selama menikah dengan istirnya.
maka dari itu Kenzo berencana membawa istrinya bulan madu,namun saat pria itu sedang asyik memikirkan tentang bulan madu,asisten Han datang dan mengacaukannya membuat pria itu kesal.
"ckck,Han jika kau masih ingin melihat matahari,maka jangan menggangguku" uajr Kenzo menatap pria didepannya dengan kesal.
"maaf tuan,saya hanya memberitahukan bahwa tidak ada jadwal hari ini"
"Han aku ingin berbulan madu dengan istriku kau urus semuanya" ujar Kenzo meninggalkan ruanganya,meninggalkan asisten Han yg tampak menggerutu.
"ckck,dia yang berbulan madu mengapa harus aku yang mengurusnya"
*
__ADS_1
*
*
Kenzo menuju kampus Olivia,ia tau jika hari ini Olivia pulang lebih awal karna dosennya sedang ada urusan.
pria itu memasuki kampus dengan sikap wibawa dan langkah arogant,ia mendekati wanita yang dicarinya yg sedang berbincang dengan seorang laki laki.
"apa kau ada waktu? jika tidak aku ingin mentraktir mu makan siang"
"tidak perlu! karna aku akan membawanya pulang" ucap Kenzo yang tiba tiba muncul dibelakang istrinya.
"hubby"
Kenzo menatap istrinya dengan seringai jahat di wajahnya membuat Olivia sedikit ketakutan,ia tau jika suaminya ini sedang marah sekarang
"cihh,sejak kapan aku menikah dengan bibimu" uajr Kenzo ketus.
"Olivia suamimu ini galak sekali" bisik sky ditelinga Olivia membuat Kenzo semakin marah.
"jauhi istriku si*lan" ujarnya dengan meninggi
"ckck,aku hanya berbicara sesuatu" ujar sky kesal
"hubby apa yang kau lakukan disini?"
"aku? tentu saja aku ingin menjemputmu" ujar Kenzo kini menahan emosi melihat istirnya itu akrab dengan pria lain.
__ADS_1
Kenzo menarik istrinya agar menjauh dari pria yang bernama sky itu,dan membawa Olivia ke dalam punggungnya.
"om bule,apa yang kau lakukan Olivia kesakitan" ujar sky cemas melihat Olivia sedikit meringis itu.
"sky pergilah,sebelum tuan penguasa ini marah padamu" bisik Olivia mendekati sky.
Kenzo yang melihat istrinya mendekati pria itu dan membisikan sesuatu kini tak dapat membendung amarahnya.
Kenzo menggendong Olivia dibahunya membuat gadis itu meronta minta dilepaskan.
"hubby turunkan aku!!"
"sayang,kau berani menantang kesabaranku rupanya"
Kenzo menghempaskan Olivia di kursi mobil membuat gadis itu sedikit merasa sakit di bokongnya.
Olivia tau jika suaminya sedang marah sekarang,dan dia juga tau pasti Kenzo akan mengemudi dengan sangat kencang.
benar saja yang dikatakan Olivia,Kenzo melajukan lamborgini ya menuju mension nya.
Olivia menutup wajahnya karna merasa takut dengan suaminya itu yang mengendarai mobil nya dengan sangat kencang.
tak butuh waktu berapa lama,mereka akhirnya sampai di mension Kenzo.
pria itu kembali menggendong istrinya menuju kamar dan menghempaskan ya di ranjang besar itu.
"hubby,kau kenapa?"
__ADS_1
"kenapa katamu!!" ujarnya meninggikan suaranya,ia tak habis pikir dengan istrinya mengapa dia tidak peka jika suaminya sedang cemburu.