Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 107 (rindu kecewa)


__ADS_3

#Bab 107#


"hai sky,bolehkah aku berteman denganmu" ujar rindu menatap pria tampan didepannya ini.


"hmm" hanya deheman saja yang dilontarkan pria itu membuat rindu merasa sedih.


Olivia yang melihatnya merasa kasihan dan mencoba untuk menenangkan suasana.


"dimana tempat tinggalmu?" tanya Olivia pada rindu.


"aku tinggal di kontrakan kecil,dan bekerja di mall" ujar rindu sesekali melirik sky yang tampak cuek memainkan ponselnya.


"Olivia aku langsung pulang juga mata pelajarannya habis,aku harus ke kantor ayahku sekarang" ujar sky pergi meninggalkan mereka.


"Olivia bolehkah aku bertanya....???" tanya rindu


"tentu"


"apakah sky pria dingin dikampus"


"ya,dia pria dingin hanya denganku dan felica di seperti pria bodoh" ujar Olivia tertawa geli mengingat sikap sky padanya.


"ohh" rindu hanya beroho saja dan gadis itu memakan makanan yang ia pesan.


...☘️☘️☘️...


Olivia kembali ke mensionnya.


sementara kini rindu sedang berjalan menuju kos kosan kecilnya,dia juga hanya membawa uang sedikit ke kampus.

__ADS_1


namun tiba tiba mobil mewah berwarna hitam berhenti disampingnya. seseorang membuka jendela mobil membuat rindu membulatkan kedua matanya.


"sky...!!!"


"masuklah,aku tidak ingin membuang buang waktuku" ujarnya menatap rindu dingin,mau tidak mau rindu masuk kedalam mobilnya.


sky menyalakan mesinnya dan mengantarkan rindu pulang.


mereka sama sama terdiam,terlarut dalam pikiran masing masing.


sebenarnya rindu sangat senang,karna pria yang di kaguminya berada disampingnya. namun yang membuat rindu kecewa adalah sikap sky yang begitu dingin kepadanya.


"mengapa kau jalan kaki?"


"aku tidak punya uang untuk membayar taksi" ujar rindu tersenyum menatap sky.


"apa kau masih memiliki keluarga??"


"aku tinggal sendirian di kost,ayah ibuku meninggal saat SMA dan aku akhirnya hidup mandiri" ujar rindu menatap sendu.


tak lama mereka sampai di sebuah kosan kecil milik rindu.


"terimakasih sky" ujar rindu menatap sky dengan tulus. sementara pria itu hanya menganggukkan kepalanya dan pergi meninggalkan kosan rindu.


"andai saja sky tidak menolakku, tenang rindu kau pasti bisa mengambil hatinya" ujar rindu dengan semangat


dimension Kenzo.


tampak Olivia tengah bersiap dengan membawa kotak bekal ditangannya. karna Kenzo menitip untuk membawakan makan siangnya,dan mau tidak mau Olivia harus ke kantor suaminya.

__ADS_1


Olivia berangkat menggunakan taksi online,sebenarnya pengawal Kenzo ingin mengantarnya namun Olivia terus menerus menolak dan malah mengancam pengawal tidak jadi pergi.


mau tidak mau pengawal itu mengalah namun mengikuti taksi yang ditumpangi Olivia.


Olivia sampai dikantor suaminya,wanita itu masuk kedalam dengan baju lengan pendek dan rok hitam di atas lutut membuat gadis itu terlihat seperti anak muda pada umumnya.


Olivia masuk ke dalam kantor tanpa menuju resepsionis toh dia sudah tau ruangan suaminya. dan juga pasti dia malah di hina kalau izin dengan resepsionis itu.


"hei kau....!!!" panggil resepsionis pada Olivia.


"iya?"


"siapa kau? berani sekali masuk kedalam kantor tuan kenzo" pekiknya marah kepada Olivia.


"memangnya kenapa??"


"kenapa? tentu saja tidak boleh,kau belum izin kepadaku"


"apakah aku harus melakukan permintaan izin dulu padamu" ujar Olivia menatap bingung repsesionis


"ckck,dasar wanita tidak tau sopan santun"


"pengawal!! usir wanita ini" ujarnya angkuh menatap Olivia.


saat pengawal itu hendak menuju kearah mereka,namun para pengawal itu mundur perlahan menundukkan kepalanya,membuat seluruh Karyawan dan resepsionisnya bingung.


"mengapa kalian tidak menangkap gadis ini"


"siapa yang berani memegang tangan istriku....!!!" ujar seseorang dari belakang membuat semuanya menunduk.

__ADS_1


__ADS_2