Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 89


__ADS_3

#Bab 89#


"buang saja"


"loh,kenapa?" tanya olivia merasa sangat bingung


"jangan ganggu aku dear,jika kau mau kau saja yang meminumnya" ujar Kenzo memijat pelipisnya dan menghela nafas dengan berat


Olivia tak berani menjawab,gadis itu pun menaruh coklat itu diatas nakas dan mendekati suaminya.


"menahan hubby terlihat marah?" tanyanya saat berada disamping suaminya.


"hah,aku muak dengan tingkah lakunya dear" ujar Kenzo menuntun Olivia duduk dipangkuannya.


"tapi Luna sudah melakukan yang terbaik bukan"


"tidak menurutku!" ujar Kenzo tegas.


Olivia mengusap wajah suaminya dengan lembut dan Kenzo pun meraih tangan mungil itu.


"aku tidak akan pernah mencintai yang lain dear"


Kenzo me***t bibir ranum itu,pria itu mendudukkan istrinya dimeja kerja dan mengalungkan tangan Olivia dilehernya.


saling memadu kasih sehingga membuat Kenzo melupakan masalah yang baru saja terjadi.


*

__ADS_1


*


*


keesokan harinya.


hari ini adalah hari libur.


Kenzo dan Olivia masih belum terjaga dari tidurnya,mereka berdua masih tertidur pulas dengan Kenzo yang memeluk istrinya dengan erat seperti enggan melepaskan istrinya itu.


ɴᴀᴍᴜɴ sᴜᴀʀᴀ ᴋᴇᴛᴜᴋᴀɴ ᴘɪɴᴛᴜ ᴛᴇʀᴅᴇɴɢᴀʀ ᴊᴇʟᴀs ᴍᴇᴍʙᴜᴀᴛ ɢᴀᴅɪs ᴄᴀɴᴛɪᴋ ɪᴛᴜ ᴛᴇʀʙᴀɴɢᴜɴ ᴅᴀʀɪ ᴛɪᴅᴜʀɴʏᴀ.


"siapa?" tanyanya namun tak disahuti,sepertinya gadis itu lupa jika Kenzo mengaktifkan kedap suara sehingga hanya suara di luar yg terdengar namun jika dari dalam tidak bisa terdengar.


Olivia turun menggunakan bathrobe nya untuk menutupi tubuhnya dan gadis itu berjalan membuka pintu.


"iya bi"


"baik bi terimakasih"


"sama sama nyonya kalau begitu saya permisi" pamit pelayan itu meninggalkan kamar Olivia.


kemudian gadis itu masuk kedalam kamarnya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,sebab ia merasa badannya terasa lengket apalagi sedikit merasa lemas.



seusai mandi gadis itu membangunkan suaminya yang masih belum juga terbangun,sesaat Olivia memandangi wajah tampan dengan rahang yang keras dan tak lama muncul sesaat ingatan ingatan dimana pria itu menyiksanya.

__ADS_1


Olivia merasa nyeri didadanya ia menatap marah suaminya dan gadis itu tidak jadi membangunkan suaminya dan memilih menuju taman.


gadis itu marah tanpa alasan yang jelas sehingga wanita itu meninggalkan sarapan paginya


"ibu ...via kangen" ujar Olivia meneteskan air mata,ia bingung pergi kemana ayah kandungnya? apakah tidak berniat untuk mencarinya.


didalam kamar.


Kenzo baru saja terbangun,pria itu menoleh ke sampingnya mencari keberadaan istrinya,pria itu bergegas membersihkan diri dan turun ke bawah mencari Olivia.



"dimana istriku?" tanya nya kepada salah satu pelayan.


"nyonya muda berada ditaman tuan,sepertinya ia meninggalkan sarapannya" ujar pelayan membuat Kenzo marah.


"mengapa kau membiarkannya" ujar Kenzo geram membuat pelayan itu ketakutan.


"nyo-nyonya muda tidak mau makan tuan"


Kenzo segera menuju taman meninggalkan pelayan yang baru saja ia marahi,pria itu melihat sesosok gadis cantik sedang duduk di ayunan dan memandangi bunga bunga yg dulu ditanam ibunya.


"dear" panggilnya namun tak disahuti oleh Olivia.


"apa yang kau lakukan disini dear?" tanya Kenzo duduk disamping istrinya namun gadis itu tidak menyahuti perkataannya membuat Kenzo bingung.


"dear...apa kau marah padaku?" tanyanya lagi lagi di acuhkan oleh istrinya.

__ADS_1


Kenzo pun merasa kesal karna istrinya mengabaikannya,pria itu mengangkat tubuh kecil istrinya dan menaruhnya di pangkuannya,Olivia berusaha memberontak namun Kenzo memeluk erat tubuh kecil itu.


"mengapa kau marah padaku? apa ada yang menyakitimu" tanya Kenzo khawatir


__ADS_2