
#Bab 73#
Kenzo sedikit mengernyitkan dahinya saat melihat seorang pria disamping istrinya dan mengajak istrinya berbicara.
"han!!"
"iya tuan"
"cari asal usul pria itu" asisten Han bingung dengan perkataan tuannya kemudian pria itu melihat ke arah cctv Kenzo,dan asisten Han hanya bisa menghela nafas. Ya p
"kekasih nona Olivia aja belum ditemukan tuan,ditambah pria itu sedih sekali nasibku ini" batin Han dengan lemah
"baik tuan"
kemudian Kenzo menutup laptop nya dan keluar dari kantor menuju kuliah Olivia.
...****************...
...****************...
sudah jam istirahat.
Olivia masih menulis tugas yg belum selesai.
tiba tiba sky mendekati meja Olivia dan mengajaknya untuk makan.
"Olivia apa kau mau kekantin denganku??"
"tentu,aku juga lapar"
Olivia dan sky menuju kantin bersama dan mereka pun memesan makanan dan duduk berdua.
membuat Olivia seperti berpacaran dengan sky.
"apa kau masih memiliki keluarga?" tanya sky.
"ak-aku....aku..."
"lupakan! maaf jika pertanyaanku membuatmu bingung.
"tidak masalah"
__ADS_1
mereka pun menikmati makanannya sembari sesekali bersenda gurau.
tiba tiba seorang gadis berdiri didekat mereka dan mengajak Olivia berkenalan.
"boleh aku berkenalan denganmu?"
"tentu" ujar Olivia tersenyum ramah.
"perkenalkan,aku Luna" ujar gadis itu tersenyum manis.
"aku olivia"
"salam kenal,aku merupakan adik dari pemilik kampus ini" ujar Luna dengan sombong.
"benarkah? kalau begitu itu sangat bagus"
"apa kau dari keluarga yang kaya?" ujar Luna membuat Olivia menghentikan makannya.
"maksudmu?"
"ah,lupakan aku hanya bercanda boleh aku ikut gabung dengan kalian"
"tentu saja tidak ada yang marah" ujar sky yg sedari tadi mendengarkan perbincangan mereka.
"kami? kami baru saja berkenalan tadi saat aku baru datang dikampus ini"
"ohh,karna aku melihat kalian seperti sepasang kekasih"
"tidak" ujar Olivia terkekeh.
*
*
*
hari sudah sore.
Olivia dijemput oleh Lamborgini mewah milik Kenzo.
tadi saat Kenzo hendak menuju kampus Olivia tiba tiba asisten Han mengatakan bahwa ada rapat penting membuat Kenzo mengurungkan niatnya.
__ADS_1
"hubby?"
Kenzo menoleh ke samping dan tersenyum manis.
"mengapa kau ada disini?"
"apa aku tidak boleh menjemput istri kecil ku??"
"bukan begitu,bukankah kau seharusnya masih ada dikantor"
"apa kau menyuruhku bekerja terus"
"bukan begitu...sudahlah lupakan" ujar Olivia pasrah membuat Kenzo tersenyum puas
"tadi siapa?" tanya Kenzo kepada Olivia membuat Olivia mengernyitkan dahinya.
"tadi? tadi apa" ujar Olivia dengan polos membuat Kenzo menghela nafas dengan berat.
ya,tadi saat Kenzo menunggu Olivia didepan gerbang Kenzo melihat seorang pria berjalan disamoing Olivia dan tertawa dengan Olivia,membuat kenzo terbakar api cemburu dan emosi.
ingin sekali lelaki itu menendang sky jauh jauh.
"pria yang disampingmu" ujar Kenzo mengontrol kan emosinya.
"ohh,itu tadi sky teman baruku" ujar Olivia tersenyum mengingat sky membuat Kenzo semakin marah.
"ckck...kau menyukainya?"
"tentu,dia pria yang baik dan perhatian apalagi wajahnya tam-"
"cukup!!" ujar Kenzo dengan marah membuat Olivia mengernyitkan dahinya.
"ada apa?"
"......"
hening,Kenzo menghadap jendela tak menyahuti perkataan istrinya ia sangat marah saat Olivia mengatakan dia menyukai pria itu apalagi pria itu dipuji didepan suaminya sendiri.
"jangan dekat dengan pria itu atau aku akan mematahkan kakimu" ancam Kenzo kepada Olivia.
__ADS_1
"kau ada apa? mengapa jadi mengancam ku" ujar Olivia bingung dengan suaminya,ada apa dengan suaminya mengapa ia tiba tiba marah.