Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 17


__ADS_3

Aline dan Kenzo disambut hormat oleh semua pelayan Olivia pun ikut menyambut suaminya ia terpaksa ikut menyambut suaminya ia takut dihukum seperti saat itu.


Aline masih belum tau jika Olivia istri Kenzo jadi dia mengedarkan sekelilingnya mencari istri dari kekasihnya itu.


"sayank kita ke kamar yah" Kenzo membawa Aline ke kamar nya yg ke dua ia akan tidur disitu dengan Aline untuk 3 hari.


Kenzo sengaja berbicara lembut kepada Aline ia ingin melihat reaksi Olivia nyatanya gadis itu berekspresi biasa saja dan Olivia akan menunduk jika tatapan mereka tidak sengaja bertemu.


dan Kenzo merasa kesal sendiri mengapa olivia tidak cemburu? seharus nya seorang istri akan marah melihat suaminya membawa pulang wanita lain.


Olivia menyiapkan makan malam untuk suaminya, saat hendak menuju kamar Olivia berpapasan dengan Aline.


"apakah kau istri kenzo? tapi mengapa kau seperti pelayan"


Olivia berusaha tenang ia tidak mau jika Aline tau jika ia sedang menahan rasa sakit dihatinya.


"ya nona saya istri kontrak tuan kenzo"

__ADS_1


"cihh ternyata kau beda jauh denganku lihatlah penampilanmu sangat kumuh dan terlihat seperti seorang pelayan sungguhan" ucap Aline dengan nada mengejek dan angkuh.


"saya sudah memakluminya karna saya hanya istri pelumas utang ayah saya" ujar Olivia dengan nada rendah namun menekan.


"cihh hanya pemuas saja sudah sok berani jika Kenzo mendengar atau aku mengadu pada calon kekasihku kau pasti akan di usir dari mension ini"


"dengan senang hati saya menerimanya" kemudian Olivia pergi meninggalkan Aline yg menatapnya kesal.


"aku akan membalasmu gadis kampungan" Aline pun menuju kamar untuk menemui kekasihnya itu.


Olivia sedang menyusun makanan di atas meja,ia melihat Kenzo dan Aline bergandengan tangan menuruni tangga,tampak Aline bergelayut manja dan Kenzo mengusap pucuk kepala Aline.


"selamat malam tuan" ucap Olivia di tatap sinis oleh Aline.


Kenzo duduk dikursi diikuti Aline di sampingnya Aline duduk dengan angkuhnya menatap Olivia tanpa tau malu.


"sayank kau mau yg mana,aku akan mengambilkannya untukmu" ujar Aline merebut piring yg dipegang Olivia saat gadis itu hendak menyiapkan makanan Kenzo.

__ADS_1


"aku ingin yg itu" Aline pun dengan senang hati mengambilkannya untuk Kenzo dan mereka pun makan, sementara ketika Olivia hendak menuju kamarnya Kenzo membuka suaranya.


"jangan pergi dari tempatmu atau aku akan mengurungmu ditempat gelap"


Olivia mengehela nafas dengan berat ia pun berdiri menunggu mereka selesai makan ia melihat Aline menatapnya dengan tatapan mengejek,sementara Olivia hanya menatapnya datar membuat Aline kesal sendiri.


"sayank kapan kau menikahiku"


"uhuk...uhuk" Kenzo tersedak mendengar perkataan Aline dengan cepat Olivia memberikan minum kepada Kenzo namun dangan kasar pria itu menepis minuman yg diberikan Olivia membuat Aline tersenyum senang.


"pelan² sayang" ucap Aline sembari memberikan minum kepada kanzo dan Kenzo menerimanya.


Tanpa mereka sadari sepasang mata melihat kearah mereka dengan tatapan marah.


dokter David hendak menemui Kenzo untuk memberi tahukan jika ia harus pergi ke luar negri menjenguk adiknya yg sakit jadi ia meminta izin Kenzo karna Kenzo atasannya.


sebenarnya David bisa mengirim pesan paa Kenzo namun sengaja pria itu datang ke mension Kenzo agar bisa bertemu dengan Olivia.

__ADS_1


David melihat dengan jelas perlakuan Kenzo terhadap 2 wanita disampingnya,ya yg melihat adalah dokter David dan David sangat sakit melihat itu.


__ADS_2