
#Bab 86#
perlahan Olivia turun dari ranjang.
namun area sensitifnya terasa sangat sakit membuat gadis itu terjatuh kelantai.
"aww...."
"ada apa dear" ujar Kenzo mendekati istrinya
"sakit hubby,mengapa bisa sesakit ini" ujar nya meringis.
Kenzo membawa Olivia menuju kamar mandi,pria itu mengisi bet up nya dengan air hangat.
"berendam lah disini dulu dear,rasa sakit itu akan hilang" ujar Kenzo dengan lembut.
Kenzo meninggalkan Olivia yang sedang membersihkan dirinya itu, pria itu mengganti seprainya karna sisa² percintaan mereka terlihat jelas disitu.
setelah itu,Kenzo mengambil pakaian Olivia untuk kekampus dan juga pakaiannya.
*
*
*
__ADS_1
selesai mandi Olivia sudah bisa berjalan meski sedikit tertatih tatih,gadis itu mengambil pakaian yang disiapkan Kenzo dan suaminya pun juga sudah terlihat rapi.
mereka turun bergandengan tangan,namun saat sampai di meja makan mereka terkejut melihat sesosok gadis berambut pirang duduk di meja makan.
"kak kenzo" ujar Luna menatap nanar pria itu sat melihat Kenzo menggandeng tangan Olivia,sementara Olivia yang menyadarinya langsung melepaskan genggaman tangannya.
"lu...Luna,sedang apa kau disini" ujar Olivia gugup
"ah,aku ingin berangkat dengan kak kenzo" ujar Luna menatap Kenzo,sementara Kenzo hanya menatapnya datar.
kini mereka satu meja makan saat Olivia hendak mengambilkan makanan suaminya namun Luna segera merampas sendok sayur yg dipegang Olivia.
"ah,biar aku saja Olivia aku bisa"
namun pria itu berpura pura tak mendengarkan,pria itu asyik main ponsel ditangannya
"Luna Kenzo menyukai sayur sup kacang merah dan juga daging steak itu,sebaiknya kau mengambilkannya itu" ujar Olivia kasihan melihat Luna terabaikan.
"baiklah terimakasih" ujar Luna segera mengambilkannya.
saat makan,hanya ada keheningan yang menyelimuti mereka tidak ada satupun yang membuka suara,apalagi tatapan Kenzo seperti sedang marah tatapan dingin itu membuat siapa saja takut melihatnya.
Kenzo berangkat satu mobil dengan Luna dan Olivia,tampak pria itu enggan menyapa adik David sebab mood nya sedang buruk sekarang.
seperti saat ini,harusnya istrinya berada disampingnya namun malah Luna sementara Olivia duduk dikursi depan bersama asisten Han membuat Kenzo marah.
__ADS_1
"berhenti disini han" ujar Kenzo dengan tajam.
"kenapa berhenti kak? kan belum sampai" ujar Luna bingung
"turunlah pindah ke kursi depan,dan kau pindah ke sini" ujar Kenzo menatap istrinya tajam.
"kenapa by? kan sama aja" uajr Olivia membantah membuat Kenzo geram.
"kau yang kesini atau aku yang menggendong mu kesini" ancam Kenzo membuat Olivia pasrah dan pindah kebelakang sementara Luna pindah didepan samping asisten Han.
Luna sangat marah akan hal itu,namun ia tidak akan menyerah sebelum mendapatkan Kenzo selama 1 bulan penuh.
asisten Han kembali melanjutkan perjalanannya,Olivia hanya diam menatap bangunan bangunan kota yang menjulang tinggi.
Kenzo menghela nafasnya dengan berat,pria itu menggeser duduknya dekat dengan istrinya dan pria itu membawa istrinya ke dalam pangkuannya.
"hubby....turunkan aku disini ada Luna sama asisten han" bisik Olivia namun tak digubris oleh pria itu
"kenapa? biar saja mereka tak melihat juga" bisik Kenzo namun tanpa mereka sadari kedua mata menatap mereka dengan sangat marah dan terlihat sedang menahan kesalnya melihat keromantisan dibelakang.
Olivia kembali diam tak melawan,namun tangan Kenzo liar kemana mana memegang area terlarang miliknya.
membuat Olivia kesal dan menepis tangan suaminya itu.
"hubby mesum" ujar Olivia kecil menatap suaminya marah namun dibalas senyuman nakal oleh Kenzo.
__ADS_1