
#Bab 46#
keesokan harinya.
Olivia terbangun dari tidurnya.
namun ia merasa sesak diperutnya saat ia menoleh,ia melihat sebuah tangan kekar melingkar sempurna diperutnya.
Olivia melihat kesamping dan wajah Kenzo sangat dekat dengannya,Olivia ingin berteriak namun ia segera menutup mulutnya.
ia perlahan menyingkirkan tangan kekar Kenzo dan turun pelan² dari ranjang.
Kenzo yg sebenarnya sedari tadi terbangun hanya diam berpura pura tidur.
Olivia mencuci mukanya dan keluar dari dalam kamar untuk menyiaokan sarapannya.
sementara itu Aline tidak melihat Kenzo dari semalam.ia merasa bingung kebetulan Aline juga tidak mengetahui jika Kenzo memiliki kamar utama
Olivia selesai menyiapkan sarapan suaminya,ia bergegas menuju kamar Kenzo untuk membangunkan pria itu
"tuan...tuan kenz"
namun Kenzo tak kunjung bangun membuat Olivia itu kesal.
"tuan sudah pagi..tuan kenzo" Olivia menarik tangan Kenzo dengan kuat namun malah ia jatuh terjerembab diatas dada kekar Kenzo.
"ckck kau berusaha menggodaku?" ujar Kenzo terbangun dari tidurnya.
"it...itu tidak benar tuan" elaknya sembari berdiri dari tubuh Kenzo dan berusaha menahan rasa malu.
__ADS_1
"bohong!!"
"tidak tuan..ak-aku tidak berbohong"
Olivia berdiri dan menunduk sementara Kenzo semakin kesal karna Olivia malah berdiri mematung.
"apa yang kau lakukan!! cepat siapkan air mandi ku" Olivia segera menuju kamar mandi dan mengisi bet up besar yg seperti kolam renang itu,ia pun menuangkan 1 botol sabun vaisier mewah itu.
setelah itu Olivia keluar dan Kenzo pun masuk kedalam,sementara gadis itu segera menyiapkan pakaian suaminya.
*
*
*
setelah keberangkatan Kenzo,Olivia pergi ke cafe naik taksi online.
"itu kan Aline? sama siapa" ujar Olivia menatap restoran yg berdinding transparan dari dalam mobil.
dikantor d.r.t kenz
Kenzo menandatangani berkas berkas untuk kelulusan anak kuliahan,setelah itu ia mengecek proyek proyek yang akan dibangun bulan depan.
pria itu selalu tak punya waktu untuk beristirahat sebab banyak yg membutuhkannya
"tuan" panggil asisten Han kepada Kenzo.
"hmm"
__ADS_1
"Minggu depan masa kontrak nyonya Aline habis apakah kau tetap menikah dengannya?" ujar asisten Han sopan.
"tentu saja,menurutmu?"
"lalu bagaimana dengan nona olivia?"
"aku akan menikah didepan matanya dan setelah itu aku menceraikannya setelah acara pernikahanku selesai" ujar Kenzo dengan dingin.
(persiapkan dirimu tuan kau akan melihat hadiah pernikahanmu dariku) batin asisten Han menatap kenzo.
asisten Han pamit menuju ruangannya,sementara kini Olivia sedang bekerja dengan giat,gadis itu merasa sangat lelah maka dari itu ia beristirahat sejenak.
sementara kini Kenzo sedang menuju mensionnya sebab ia sudah melakukan semua pekerjaannya ia sengaja pulang siang hari ia ingin melihat Olivia ataupun Aline apakah ada dimension.
sesampainya dimension kanzo masuk dan disambut beberapa pelayan kemudian pria itu berjalan menuju kamarnya yang ke 2.
ia tidak melihat keberadaan Aline dari semalam bahkan tadi pagi,kemudian ia melihat kedalam kamar utamanya ia juga tidak menemukan istrinya.
"dimana gadis itu "
"nona Olivia berangkat kerja tuan" ujar satu pelayan yg lewat
"baiklah kembali bekerja" Kenzo pun menuju ruang kerjanya ia pun menelpon kekasihnya itu.
"kau dimana?"
"direstoran honey,ada apa??"
"bukankah Minggu depan kontrakmu habis? kita langsung menikah"
__ADS_1
Aline melebarkan matanya,ia tak percaya Kenzo sungguh akan menikahinya dengan semangat Aline pun segera menuju mension Kenzo.