
Olivia diantar pulang oleh pengawal Kenzo
sesampainya di rumah ia disambut amarah oleh ayahnya.
"dari mana saja kau ha!!"
ujar ayahnya dengan berteriak.
"aku dari kantor seseorang yg ayah utangi"
"apa maksudmu?"
"ayah memiliki utang kan? sebanyak 500 juta"
"kau benar,dan sekarang kau yg harus melunasinya"
"ayah sungguh tega denganku"
"aku tidak peduli,siapa suruh kau terlahir dari wanita ******"
Olivia berlari masuk kedalam kamarnya dan menutup pintunya
"hiks...hiks..mengapa aku tidak ikut mama saja,dari pada harus ikut dengan ayah hikss hikss"
Olivia tersedu sedu didalam kamarnya,hingga tak terasa ia tertidur melewatkan makan malamnya.
"loh dimana anak sial itu pa?" ujar Elis kakak Olivia.
"tau papa tidak terlalu mengurusi anak tak penting itu"
keesokan harinya.
Olivia berangkat ke cafe seperti biasa.
sementara di mension besar keluarga Smith tentunya mension Kenzo.
tampak seorang wanita tua sedang mengomelinya.
"mau sampai kapan kau menjadi perjaka"
"sudah memasuki usia 30 tahun kau masih bujangan"
ujar sang nenek memarahi cucunya.
"Grandma pliss beri Kenzo waktu beberapa hari untuk membujuk Aline dia masih belum mau menikah grandma"
"grandma ga mau tau jika dalam seminggu ini kamu belum mempunyai wanita untuk kau nikahi,granma akan menjodohkan mu dengan gadis yg grandma pilih"
"what!! apa granma sedang bercanda"
"aku tidak sedang bercanda,aku berkata serius"
"ohh ayolah,kita sudah hidup di zaman modern granma mana ada yang namanya perjodohan"
"aku tidak perduli"
__ADS_1
Kenzo meninggalkan neneknya kedalam kamar.
ia tak bisa terus meladeni neneknya,karna neneknya yg sudah lanjut usia itu tidak boleh terlalu memikirkan beban.
Kenzo menghempaskan tubuhnya dengan kasar disofa.
ia menghela nafasnya dengan berat.
"apa yang harus aku lakukan"
ia pun menelfon kekasihnya itu.
"halo sayank"
"honey,sebaiknya engkau putus kontrak dengan meneger mu itu,aku akan membuatmu lebih terkenal"
"tidak bisa begitu sayank,model sudah menjadi cita² ku sejak dulu,bersabarlah"
ujar Aline dengan suara memelas.
Kenzo menghela nafasnya dengan berat,ia pun memikirkan bagaimana caranya membujuk Aline agar mau menikah dengannya.
tiba tiba Kenzo teringat dengan Olivia tadi siang dikantornya.
"apa aku menikahi gadis itu saja ya"
ucapnya menyeringai
"baiklah jika kau tidak mau menikah denganku,aku akan menikahi gadis lain untuk sementara,menunggu mu sampai mau menikah denganku bagaimana?"
"what? sayank kau apa apaan"
"what? yg benar saja grandma akan menjodohkan mu dengan gadis lain"
"baiklah aku menyetujuinya dengan satu syarat,jika aku udah mau menikah denganmu,kau harus menikahiku"
"iya aku akan tetap menikah dengan mu sayank"
Kenzo pun mematikan sambungan telfonnya.
sementara kini Olivia sedang menyambut para pelanggan
dengan ramah ia mempersilahkan duduk dan memberi buku pesanan.
hari demi hari harus ia lewati karna ia harus membayar utang ayahnya.
apalagi ia sudah mencari pinjaman kemana mana namun tetap saja tidak ada yang mau meminjamkannya.
...****************...
...****************...
...****************...
3 hari pun berlalu.
__ADS_1
Olivia tidak bisa membayar utang ayahnya.
ia pun berencana pergi dari rumah agar ia bisa tenang.
urusan utang biar ayahnya yg menanggung,toh uangnya ayahnya pakai judi.
Olivia berhasil kabur dari rumah,tengah malam ia berjalan sendirian.
saat ia sedang berjalan,tiba² ada 2 orang pengawal memegang tangannya
"akhh!! apa yang kalian lakukan"
Olivia berteriak meminta pertolongan,namun tidak ada yg mendengarnya.
"anda tidak bisa lari nona,anda harus membayar utang ayah anda"
pengawal tersebut membawa Olivia ke apartment Kenzo.
Olivia tidak bisa berbuat apa² ia hanya bisa pasrah dengan keadaan.
"selamatkan aku ya tuhan"
sesampainya di ruang kerja Kenzo.
Olivia di dudukkan didepan Kenzo.
"bayar utangnya sekarang"
"ak-aku masih belum mempunyai uang tuan"
"aku tidak mau tau,kau harus membayar utang ayahmu,sebelum aku memasukan mu kepenjara"
"tuan kumohon jangan"
ujar Olivia dengan memelas.
"baik ada satu syarat yg lain"
"apa itu?"
ujarnya dengan penasaran
"menikah kontrak denganku selama 1 tahun,maka kuanggap utang ayahmu lunas"
Olivia membelalakkan matanya kaget,tidak mungkin ia menikahi CEO kejam didepannya ini.
"apa tidak ada syarat lain tuan?"
"tidak ada jika tidak mau maka bayarlah utang ayahmu atau kau dipenjara,pilihanmu hanya tiga"
Olivia semakin bingung,tidak mungkin ia membayar utang ayahnya sebanyak itu.
"waktumu habis"
"baik aku akan menikah denganmu"
__ADS_1
"bagus"
ujar Kenzo menyeringai jahat.