Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 76


__ADS_3

#Bab 76#


hari sudah sore.


kini Olivia satu mobil dengan Luna didalam mobil.


Kenzo kini yang baru pulang langsung menuju kampus istrinya itu,ia tidak mengizinkan Olivia satu mobil dengan pengawalnya hanya pak jang yang boleh menjemput Olivia,namun meskipun begitu Kenzo tetap menyuruh pengawal untuk menjaga Olivia dari kejauhan.


sesampainya dikampus,pria itu tiba tiba menerima telfon dari pengawalnya dan mengatakan Olivia bersama Luna menuju mension utama miliknya.


"ada apa"


"nyonya muda ikut nona Luna tuan ia menuju mension anda"


"apa! bagaimana bisa istriku dengannya"


"nona Luna kebetulan satu kampus dan satu kelas dengan nyonya Olivia kebetulan mereka berteman sangat dekat"


"ouh..shitt" Kenzo mematikan ponselnya dan melakukan Lamborgini nyaln menuju mensionnya,ia khawatir Luna menyakiti Olivia.


*


*


*


diperjalanan Olivia mengernyitkan dahi nya sebab arah mobil Luna seperti arah menuju jalan pulang rumahnya.


"apa kau tau rumahku? apa kau mengantarku pulang"


"ckck..kau ini ada ada saja,apa rumahmu disekitaran sini aku ini ingin kerumah kakakku,aku ingin sekali bertemu dengannya" ujar Luna terkekeh.


tak lama mereka sampai didepan mensionnya Kenzo.


Olivia menjadi semakin bingung,mengapa Luna justru berhenti di mension besar suaminya itu.


"ayo turun" ucap Luna kepada Olivia.


saat mereka sampai,tiba tiba Lamborgini mewah milik Kenzo memasuki mension besar itu.

__ADS_1


Kenzo turun dari mobil membuat Olivia semakin pusing memikirkannya apalagi saat ini Luna berlari dan memeluk suaminya.


"kak kenz....aku merindukanmu" ujar Luna masih mendekap erat tubuh tinggi tegap itu.


Kenzo menatap istrinya yang tampak kebingungan itu,kemudian pria itu perlahan melepas pelukannya.


"ada apa kau kesini" ujar Kenzo datar.


"apa aku tidak boleh kesini,aku merindukanmu kak" ujar nya bergelayut manja dilengan kekar Kenzo.


"pulanglah,nanti kakakmu marah" ujar Kenzo masuk kedalam meninggalkan Olivia dan Luna.


(ada apa dengan hubby? mengapa ia tampak cuek) batin Olivia heran.


"maaf ya Olivia kakakku memang seperti itu" ujar Luna tak enak.


"emm...i-iya" Olivia merasa gugup ia bingung antara ingin mengaku jika ia istri kakak Luna namun ia takut Kenzo akan marah.


Luna menarik tangan Olivia menuju mension dan mereka pun kini masuk kedalam.


mereka melihat Kenzo yang duduk di sofa menatap mereka dengan datar


Olivia hanya menunduk diam sebab ia tak mengerti apa apa.


wanita itu mendekati Kenzo dan duduk disamping kakaknya dengan manja,sementara yang Kenzo panggil sebenarnya Olivia namun gadis itu malah diam ditempat.


"aku bukan memanggilmu"


"lalu?"


"olivia"


Luna tentu saja terkejut,dia belum memperkenalkan Olivia kepadanya namun Kenzo sudah mengetahui namanya.


"ka-kalian sudah saling mengenal?" ujar Luna mengerutkan dahinya.


"dia istriku"


deg

__ADS_1


Luna semakin terkejut bagai dihantam batu besar ia melebarkan matanya dan menutup mulutnya merasa tidak percaya.


"tidak! itu tidak mungkin kak...tapi aku mencintaimu" ujar Luna tidak terima.


"lalu mau kau apa? bahkan kakakmu sudah tahu aku menikah bahkan dad Moran sekali pun" ujar Kenzo datar.


Luna menatap Olivia tajam,kemudian gadis itu berdiri hendak menarik rambut Olivia namun Kenzo segera menahannya.


"apa yang kau lakukan!"


"aku tidak terima kak,aku tidak suka milikku di ambil orang lain" bentak Luna kepada Olivia.


"dia tidak bersalah,aku yang menikahinya" ujar Kenzo menatap tajam wanita yang dianggap adiknya itu.


"tidak kak kenz,harusnya aku yang menikah denganmu hiks..hiks..hiks.."


"pulanglah Luna, David nanti menghawatirkan mu" ujar kenzo acuh.


pria itu kini memeluk istrinya dengan erat didepan Luna membuat luna semakin murka.


"harus nya aku yang kakak perlakukan seperti itu!!" teriak Luna marah.


"pergilah,aku menganggap mu sebagai adikku sendiri"


"tidak kak! aku mau kau menikahiku" ujar Luna bersikeras.


"pergilah Luna,cari pasangan mu yang lain" ujar David tiba tiba datang mendekati mereka bertiga.


"kak David,aku mau kau menyingkirkan wanita ular ini"


"apa yang kau katakan Luna,justru kau yang terlihat seperti wanita murahan disini,berusaha merebut suami orang,pulanglah dan pikirkan kuliahmu"


"kakak jahat!!" Luna berlari keluar meninggalkan mereka bertiga


"maaf kan adikku" lirihnya kepada Olivia dan memegang tangannya,Kenzo yang melihatnya marah.


"apa apa an kau!! lepaskan tangan istriku!!" bentak Kenzo membuat David segera melepaskan tangan Olivia.


sementara Kenzo yang masih setia memeluk Olivia dari belakang langsung menyembunyikan tubuh istrinya di balik punggungnya.

__ADS_1


"kau tadi mengatakan apa pada adikmu? seperti wanita murahan bukan"


"lalu lantas sebutan apa untuk pria seperti mu yang memegang tangan istri orang lain!!" sambungnya lagi


__ADS_2