
#Bab 56#
"mengapa kau tidak bicara dari awal" ucap Kenzo bergetar.
"maafkan aku...via..maafkan aku...aku berjanji akan mencarimu kau istri sah ku tidak mungkin aku tidak bisa menemukanmu" ujar Kenzo menggebu gebu.
ia kemudian menuju ruang cctv di lantai 30 untuk melihat seluruh cctv jalan,ia tahu pasti ini rencana asisten Han dan David.
*
*
*
sementara kini Olivia sedang bermain di taman.
ia melihat kelinci kecil berlarian kesana kemari membuat ia merasa gemas.
"astaga kalain sangat lucu aku menyukai kalian" ucao Olivia menatap kelinci² kecil itu.
sementara David sedang mengerjakan pekerjaannya.
David melihat ponselnya berdering tanpa menatap David pun mengangkatnya.
"hallo"
"kembalikan istriku sialan!!" tampak Kenzo berteriak dari sebrang.
David terkekeh merasa lucu.
__ADS_1
"carilah kenz...jika kau memang berkuasa maka carilah keberadaan Olivia aku akan menikahinya 2 bulan lagi,sebelum terlambat maka carilah istrimu"
perkataan David berhasil mengobrak Abrik hati Kenzo,pria itu marah dan dengan kesal mematikan ponselnya.
Kenzo membanting ponselnya keras.
"kau pikir dengan menyembunyikan keberadaan istriku bisa membuatku menyerah? tidak akan perusahaan milikku memiliki akses beberapa di berbagai negara, lihat saja setelah aku menemukan istriku aku akan membawanya kembali" ujar Kenzo bersemangat.
Kenzo memeriksa cctv satu persatu ia melihat kejadian yg ada digedung,namun ia tidak bisa melihat sebab rekaman cctv sudah dihapus dan Kenzo berpikir itu pasti David yang menghapusnya padalah asisten Han.
"shtt...sialan!!" Kenzo mencari keberadaan Olivia melalu GPS namun ia lupanjika Olivia tidak memiliki ponsel.ia lupa mengganti ponsel gadis itu.
*
*
*
"nyonya muda...makan siang anda suda siap" ucap bi lili.
"iya bi nanti Olivia makan sekarang aku masih ingin bermain dengan olaf" ucap Olivia kepada bi lili.
"baiklah nona,bibi masuk dulu " bi lili meninggalkan Olivia sementara gadis itu masih asyik dengan kelincinya.
"hah...andai saja aku menikah dengan kakak ganteng itu,sekarang pasti dia sudah menikah" ucapnya dengan lirih.
Olivia duduk di ayunan dan mengayun dengan perlahan,ia mengingat saat ia bertemu dengan pria sepertinya SMA.
"hah...pagi kakak sedang berbahagia dengan istrinya,ingat kak aku masih mengingat janjimu dan kau akan menemui ku dengan cepat"
__ADS_1
"tapi mengapa sampai sekarang kau tidak menemukanku??" ujar Olivia sedih.
"kau tau kak...aku menikah dengan seorang pria kejam,tapi aku bahagia setidaknya aku memiliki seorang nenek yang menyayangiku" uajr Olivia tersenyum senang.
"aku akan mengingatmu sampai mati kak" sambungnya lagi.
Olivia masuk kedalam dan menuju meja makan karna pak wong mulai memanggilnya itu pasti Oma Lisa.
"kau ini dari mana" ucap Oma Lisa kepada Olivia.
"aku bermain dengan kelinci Oma ditaman"
"kau tidak beh bermain terus kau harus mengisi perutmu itu" nasihat Oma.
"baiklah oma"
Olivia memakan makanannya dengan lahap,pipi gembung itu membuat semua orang yg melihatnya merasa gemas.
"mengapa bisa Kenzo menyia nyiakan istrinya sendiri"
"lupakan Oma,jangan pikirkan masalah itu aku hanya gadis pelunas utang"
"jadi sebenarnya kau dinikahi Kenzo karna utang ayahmu??"
"iya oma"
"pantas saja Kenzo waktu itu berkata akan menceraikanmu jadi itu semua benar,mengapa kau membelanya?"
"aku hanya kasihan oma"
__ADS_1
"ckck...kau disakiti dan kau tak pantas kasihan kepadanya" ucap Oma Lisa marah dengan cucu kesayangannya itu karna ternyata menyakiti seorang wanita.