Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 95


__ADS_3

#Bab 95#


Olivia terengah engah duduk di tangga,ia lelah berlari menaiki tangga padahal baru sampai lantai 15.


"apakah masih jauh" gumamnya kecil kemudian gadis itu kembali menaiki tangga dengan sabar.


"mengapa nasibku seperti ini, ingin sekali aku naik lift tapi nanti Kenzo marah padaku" ujarnya terus menaiki tangga.


sementara kini pintu lif asisten Han terbuka dan pria itu langsumg berhadapan dengan tuannya.


"tu-tuan" ujarnya menelan slaivanya dengan susah.


"kau berani menyuruh istriku lewat tangga" ujar Kenzo menggertak kan giginya.


"maaf tuan,tapi nyonya muda yang tiba tiba menaiki tangga saat pintu lift sudah tertutup"


"apa kau bodoh! dimana para pengawal dan seharusnya kau itu berjalan dibelakangnya bodoh bukan kau yang didepan" ujar kenzo menatap nyalang asisten Han.


"kau harus menerima hukumanmu,kau tadi bilang ke istriku ingin menghajar ku kan,ayo hajar jika berani aku sedang marah sekarang" ujar Kenzo membuat sistem Han semakin terkejut,bagaimana Kenzo bisa tau.


"ckck,kau pikir aku bodoh? justru kau bodoh ponsel istriku ada alat penyadapnya" uajr Kenzo menyeringai setan membuat asisten Han mengeluarkan keringat dingin.


"maaf tuan"


"tidak semudah itu bro" ujar Kenzo menatap asisten Han dengan dingin.

__ADS_1


tak lama seorang wanita baru saja sampai di lantai paling atas dengan nafas terputus putus karna lelah.


wanita itu langsung duduk dilantai merentangkan kedua kakinya seperti anak kecil.


"dear" panggil Kenzo saat melihat istrinya datang.


pria itu mengangkat tubuh istrinya menuju ruangannya membuat Olivia terkejut.


"hubby"


"mengapa kau menaiki tangga" tanya nya saat mendudukan istrinya di sofa.


"bukankah kau menyuruhku dulu untuk menaiki tangga?" tanya Olivia heran.


"itu dulu dear,sekarang kau harus naik lift tidak boleh menaiki tangga lagi bahkan di mension sekalipun kau harus menaiki lift" ujar Kenzo dengan tegas.


"hubby jangan....asisten Han tidak bersalah aku yang tiba tiba menaiki tangga hubby" ujar Olivia memohon


Kenzo menghela nafasnya dengan berat,pria itu membawa istrinya ke dalam pangkuannya.


"baik,tapi kau yang dihukum berarti dear" bisiknya ditelinga wanita itu membuat sang empunya merasa geli.


"hubby itu geli" ujar Olivia berusaha mendorong tubuh Kenzo.


namun pria itu malah memperdalam pelukannya dan tak lupa tangan nakalnya itu meraba raba sesuka hatinya dan meremas benda favoritnya.

__ADS_1


"hubby hentikan" rengek Olivia pada suaminya sebab ia merasa terpancing sekarang.


"hubby ini dikantor" uajr Olivia menyadarkan suaminya.


"biarkan saja sayang,memangnya kenapa? ini juga kantorku" ujar Kenzo tetap melanjutkan kegiatannya.


"hubby....nanti tiba tiba ada yang masuk bagaimana" ujar Olivia takut ada yang masuk.


Kenzo mengambil remot di sakunya dan mengunci pintu secara otomatis dan juga mengaktifkan kedap suara.


pria itu mendudukan istrinya dimeja kerjanya dan mel*mat bibir ranum itu dengan lahap.


pria itu menarik rok pendek istrinya itu keatas dan menarik cd istrinya perlahan.


namun Olivia menahan suaminya membuat Kenzo menatapnya dengan bingung.


"kenapa?"


"nanti ada yang lihat bagaimana"


"tidak ada dear"


"nanti sakit"


"tidak" ujar Kenzo membawa istrinya kedalam kamar pribadinya yang terdapat di dalam ruangannya.

__ADS_1


dan Kenzo pun memulai permainannya,dengan lembut pria itu melakukannya membuat keduanya kehabisan kata kata.


hanya suara erangan memenuhi ruangan itu.


__ADS_2