Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 94


__ADS_3

#Bab 94#


Olivia masuk kedalam mobil asisten Han,kemudian mereka menuju restoran untuk membeli makanan.


"sebenarnya tuan kenz itu suka makan apa" tanya Olivia pada asisten Han


"tuan Kenzo sangat menyukai daging salmon dan steak daging nyonya"


"apakah dia tidak suka sayuran?"


"suka,tuan muda sangat menyukai sup kacang merah dan sup ayam"


"bolehkah aku meminta sesuatu padamu"


"katakan nyonya"


"bisakah kau tidak usah memanggilku dengan nyonya? aku merasa seperti lebih tua dari mu" ujar Olivia menatap asisten Han yang sedang menyetir itu.


"tidak bisa nyonya,tuan akan marah padaku"


"tidak akan"


"tidak bisa nyonya muda" ujar asisten itu.


"ckck, baiklah bagaimana kalau didepan Kenzo kau memanggilku itu namun kalau tidak ada kau memanggilku Olivia saja" ujar Olivia menatap asisten Han dengan pupy eyesnya membuat asisten itu menghela nafasnya.


"baiklah Olivia,kita ke restoran untuk membeli makanan tuan Kenzo dulu" Olivia yang mendengarnya tersenyum senang.


"ok" ujar Olivia sangat senang,namun tanpa asisten dan Olivia tahu ponsel Olivia dipasang alat penyadap dan itu membuat Kenzo bisa mendengarnya dengan jelas.

__ADS_1


"ckckc....asisten tengil itu" gumamnya kesal di dalam kantor.


mereka sampai di tempat makan saji,tampak seorang wanita dan pria tampan itu memasuki restoran untuk memesan makanan.


sang pelayang yang melihat kedatangan seorang asisten raja bisnis segera menyambutnya dengan hormat.


"ada yang bisa saya bantu tuan" ujar para pelayan berusaha menarik perhatiannya.namun sama sekali asisten Han tidak tertarik dengan mereka.


"aku ingin sebuah steak salmon dan steak daging di bungkus dengan rapi untuk tuan muda"


"baik tuan" maid itu segera menuju dapur untuk menemui chef di dapur sementara Olivia dan asisten Han menunggu sambil meminum jus yang mereka pesan.


"apakah ini tidak lama?"


"kau tenang saja,tuan Kenzo jika marah aku akan menghajarnya" ujar asisten Han cekikikan.


tampak pria itu marah menahan kesal ia pun berniat untuk memberikan pelajaran pada sistem nya dan istrinya.


tak butuh berapa lama,maid itu membawakan pesanan Olivia dan asisten Han pun membayarnya menggunakan black card hitam yang diberikan Kenzo kepadanya.


"aku tidak pernah melihat kartu hitam itu untuk membayar,apa itu ada tuyulnya" ujar Olivia asal bicara.


sementara asisten Han yang memang asalnya dari Amerika tidak tau apa itu tuyul pun bertanya


"apa itu tuyul?"


"ckck,tuyul itu anak kecil yang suka mencuri uang" ujar Olivia terkekeh.


"makhluk apa itu?"

__ADS_1


"sejenis hantu" ujar Olivia membuat asisten Han bergidik.


"sudahlah tuan Kenzo sudah menunggu" ujar asisten Han berjalan menuju mobil diikuti Olivia


*


*


*


tak lama mereka pun sampai di kantor drt.kenz


Olivia masuk kedalam dan asisten Han.


namun saat Olivia masuk,semua karyawan menatapnya sinis karna mereka masih mengingat siapa Olivia dengan jelas.


"lihatlah,punya hubungan apa dia dengan tuan Kenzo hingga bisa pergi kesini lagi?"


"aku tidak tau ****** pribadinya mungkin" ucap karyawan berbisik bisik.


Olivia hanya diam mendengar mereka mempergunjingkannya entah mengapa rasanya sesak sekali mendengarnya. apalagi ia dikatakan sebagai jal*ng pribadi.


asisten Han menuju lift khusus CEO namun ia bingung mencari cari keberadaan istri Kenzo mengajak tidak ada.


"nyonya muda" panggilnya namun tidak disahuti.


tanpa ia sadari Olivia sudah berlari menaiki tangga menuju lantai 27 ruangan suaminya.


"mati aku,apakah nyonya Olivia menaiki tangga" ujarnya khawatir sementara kini asisten Han masih berada di dalam lift

__ADS_1


__ADS_2