Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 130 (terluka)


__ADS_3

#Bab 130#


setelah 1 jam lebih menatap kedua wanita itu bermain,kini Kenzo mendekati istrinya dan menggendongnya ke dalam kamar.


"hubby aku masih ingin dengan felica" ujar Olivia berusaha minta diturunkan.


"sudah malam sayang waktunya tidur" ujar Kenzo memasuk lift menuju kamar.


sementara felica tampak kebingungan menatap sepasang suami istri yang romantis itu,namun tatapannya mengarah ke pada pria yang menatapnya dengan tatapan membunuh.


"apa yang kau lakukan..!!!" bentak ya membuat felica terkejut.


"ma-maaf tuan"


"dasar wanita murahan masuk kamar yg ditujukan pelayan sana aku muak menatap wajah bodohmu itu" ujar David dengan sinis membuat felica terluka.


"lihat saja setelah aku menikahinya aku akan membuatnya merasa seperti sampah" batinnya dengan marah.


felica tidur di ranjang besar dan luas melebihi ranjangnya di apartemen dengan air mata mengalir wanita itu tertidur dengan lelap.


*


*


*


keesokan harinya.


kini tampak suasana pagi itu terasa mencekam namun berbeda dengan 2 pasang sejoli yang romantis itu.

__ADS_1


David yang memperhatikannya sedari tadi merasa kesal. bagaimana tidak,Kenzo sesekali berbuat mesum dihadapannya dan juga felica.


"bro bisakah kau melakukan hal itu dikamar saja" ujar David dengan kesal.


"jika tidak suka jangan dilihat" ketus Kenzo dan David hanya menghela nafas dengan berat


"hubby turunkan aku"


"tapi makanan ku belum habis sayang"


"aku akan menyuapi mu tapi aku duduk di kursi saja ya" ujar Olivia memelas namun pria itu tetap memangkunya.


"ckck dasar suami pemaksa" ujar David tak tega menatap Olivia membuat Kenzo marah.


"bisa tidak kau tidak ikut campur" ujar kenzo dengan tinggi menatap nyalang ke arah sahabtnya itu membuat David terdiam sedikit takut.


"hubby jangan memarahi kak david" ujar Olivia membuat David tersenyum kemenangan.


"bukan begitu hubby,nanti kak David bisa masuk rumah sakit jika kau memukulnya" uajr Olivia terkekeh.


"ckck kau itu mau membela ku atau mengejekku" ujar David dengan kesal membuat Olivia tertawa.


"dua duanya kak" ujarnya membuat David semakin kesal.


"kau benar sayank" ujar Kenzo ikut meledek pria itu.


sementara felica hanya terdiam menatap mereka dengan iri ia juga ingin seperti Olivia disayank oleh suaminya entah apa yang akan terjadi nanti setelah dia menikah dengan David.


*

__ADS_1


*


*


setelah Kenzo dan David menuju kantor.


dengan segera Olivia mengajak felica ke taman belakang sebab felica tidak bekerja lagi sekarang.


mereka duduk sembari menatap kolam renang besar itu dan juga beberapa cemilan dan jus yang dihidangkan oleh oara pelayan.


"apa kau sangat senang.....???"


"entahlah hari ini aku merasa senang dan juga sedih"


"apa yg membuatmu senang dan sedih" ujar Olivia penasaran.


"aku senang karna bisa kembali bermain bersamamu dan aku sedih karna aku sebentar lagi akan menikah dengan pria yang tidak aku cintai" ujar felica menunduk lesu.


"padahal aku selalu berhalu setiap malam kau tau??"


"apa yang kau halusinasi kan....???"


"aku membayangkan betapa indahnya aku dengan tuan Han menikah dan memiliki anak" ujar felica tertawa kecil.


"kau mencintai asisten Han fel..???" tanya Olivia dan dibalas anggukan oleh wanita itu.


"ckck seharusnya kau merasa senang dinikahi kak David karna kak David itu lebih kaya dari asisten Han ujar Olivia tertawa keras.


"aku tidak melihat dari hartanya Olivia aku hanya melihat dari ketulusannya dan juga kasih sayang nya,aku iri denganmu kau di nikahi oleh tuan Kenzo sang penguasa negara dan apalagi tuan Kenzo sangat mencintaimu apalagi kini kalian akan memiliki seorang anak" ujar felica panjang lebar.

__ADS_1


"kau tau? dulu Kenzo juga tidak mencintaiku felica aku yakin kak David lambat laun akan mencintaimu" ujar Olivia menenangkan sahabatnya itu


__ADS_2