
#Bab 83#
saat sedang asyik makan,tiba tiba Luna datang menghampirinya.
"Olivia bisakah aku berbicara empat mata denganmu nanti setelah makan"
"ada apa luna?" tanya sky heran tak biasanya wanita itu judes kepada Olivia.
"sudahlah sky,baiklah dimana?"
"ditaman"
kemudian Luna pergi meninggalkan mereka bertiga dan mereka pun kembali melanjutkan makanannya.
"dia siapa vi?" tanya felica menatap Luna dengan penasaran.
"ohh,dia temanku fel"
"kalian makanlah dulu,aku berbicara sebentar oleh Luna ok" kemudian mereka pun mengangguk sky mengajak felica berbicara walau sedikit canggung.
kini Olivia menuju taman yang dimaksud Luna,tampak wanita berwajah berambut pirang dengan kulit seputih salju itu duduk di kursi taman.
"ada apa kau mengajakku kesini?" tanya olivia saat sudah sampai.
"duduklah,aku ingin berbicara penting denganmu"
Olivia duduk disamping gadis itu dan kini lun mereka hanya berdua apalagi kini taman itu tampak sangat sepi.
__ADS_1
"bolehkah aku meminta sesuatu padamu?"
"katakan"
"berikan aku waktu untuk mengambil hati kenzo"
deg.
Olivia terdiam sejenak,ada perasaan tidak terima saat wanita itu ingin merebut hati suaminya namun ia tidak bisa apa apa dia hanya wanita yang asal usulnya dinikahi paksa
"ku mohon Olivia beri aku waktu 1 bulan untuk mengambil hati kak Kenzo,jika dalam satu bulan tidak ada perubahan aku berjanji tidak akan menggangu kalian berdua lagi" ujar Luna dengan menahan air mata membuat Olivia merasa kasihan.
Olivia menghela nafasnya dengan kasar ia memejamkan matanya sesaat dan kini menatap wanita cantik didepannya itu.
"baiklah,aku beri kau dalam sebulan untuk merebut hati Kenzo jika kau berhasil maka dengan ikhlas aku melepaskannya padamu,jika kau tidak berhasil maka kau tidak boleh mengganggu kehidupan kami lagi" ujar Olivia lirih namun penuh penekanan.
"baiklah terimakasih Olivia"ujar Luna merasa sangat senang sementara Olivia hanya mengangguk dan kemudian ia pamit untuk kembali menemui sky dan felica
saat ia hendak menuju kantin,tak terasa air matanya menetes begitu saja dan sang pemilik air mata itu segera menghapusnya.
"mengapa kau lama?" tanya felica saat melihat sahabatnya itu duduk disampingnya
"hanya urusan penting"
"emang dia berkata apa"
"dia hanya ingin meminjam buku catatanku" ujar Olivia berbohong apalagi ada sky disamping nya.
__ADS_1
sementara felica tau jika Olivia sedang berbohong ia pun menghela nafas nya dengan berat.
"ceritakan padaku besok" ujarnya dan dibalas anggukan oleh Olivia ,gadis itu yakin pasti sahabatnya tau jika ia sedang membutuhkan seseorang.
"apa kau ganti nomor?" tanya felica.
"tidak,ponselku rusak ini ponsel baruku" uajr Olivia mengeluarkan ponsel baru miliknya yg baru dibeli semalam.
"Gilak Lo Vi bagi no wa"ujar felica senyum tanpa dosa.
"aku juga" sambung sky dan mereka bertiga pun saling membagi kontak.
"Olivia bisakah nanti kita makan direstoran dulu?"
"sepertinya aku tidak bisa sky aku harus segera pulang"
"ku mohon sekali ini saja" ujar sky memelas dan Olivia mengangguk setuju.
"baiklah tapi hanya sebentar ok?"
"ok cantik"
kini mereka masuk kedalam mobil sky dan menuju restoran.
sesampainya disana mereka Oun turun dan memilih tempat duduk dan memesan makanan.
"pilihlah apa yang kau mau"
__ADS_1
"aku ingin nasi goreng dan jus alpukat saja"
kemudian sky Oun memanggil pelayan dan memesan makanan yang dipesan Olivia pria itu juga memesan makanan yang sama