Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 38


__ADS_3

#Bab 38#


sudah seminggu Kenzo dan Olivia berada di mension granma Lisa.


kini mereka Oun berpamitan karna Kenzo harus kembali memegang perusahaannya tidak mungkin asisten Han terus yg mengurusnya.


"bisakah kau tinggalkan Olivia disini saja?"


"tidak bisa granma ia harus melayani kebutuhanku aku tidak bisa jauh dari istriku benarkan sayang" ucap Kenzo sembari menatap tajam istrinya.


"i..iya oma"


"huft...baiklah tapi kalain harus berjanji ke sini lagi"


"tentu oma" ujar Olivia dengan senang,sebelum pergi Olivia memeluk Oma Lisa dengan kasih sayang.


mereka Oun berangkat menuju bandara di antar pak wong dan 2 pengawal pribadi Kenzo


*


*


*


mereka pun sampai di pesawat pribadi Kenzo,mereka masuk kedalam dan duduk disamping jendela


"kehidupanmu baru saja dimulai gadis kecil" bisiknya dengan menyeringai setan membuat Olivia ketakutan.


"ap..apa maksud anda tuan??"


"aku akan memasukanmu kedalam gudang gelap itu"


deg


wajah Olivia pucat dan tubuhnya mulai mengeluarkan keringat dingin. ia juga mulai bergetar hebat Kenzo tau dengan jelas itu.


akhirnya pesawat yg ditumpangi Kenzo lepas landas menuju kota kelahiran Indonesia.

__ADS_1


tak butuh beberapa jam pesawat kembali mendarat Kenzo dan Olivia turun menuju Lamborgini milik Kenzo yang sudah terparkir didepan di ikuti asisten Han disampingnya.


"selamat datang tuan" ucap asisten Han dengan sopan kemudian membuka kan pintu untuk Kenzo.


"han!!"


"iya tuan"


"suruh wanita itu naik taksi online aku tidak ingin satu mobil dengannya bisa bisa mobil ku berubah menjadi rongsokan jika ia menaikinya"


"baik tuan" asisten Han pun mendekati Olivia yg masih berdiri diluar saat Olivia hendak masuk asisten Han pun melarangnya.


"nona anda diperintahkan memesan taksi online nona" ujar asisten Han tidak enak


"ohh baiklah kalau begitu terimakasih sudah memberitahukan" ucap Olivia dengan sopan.


Gadis itu pun menjauh dan mulai mengotak ngatik ponsel jadulnya mencari taksi untuk ia pulang.


"tak apa dari pada aku harus satu mobil dengan pria monster itu"


Lamborgini mewah itu lewat didepan Olivia sementara dari dalam Kenzo sangat puas dengan Olivia yg tersiksa.


tak lama taksi yg Olivia pesan datang.


Olivia pun masuk dan memberikan alamatnya kepada pak supir.


"jalan pak "titahnya.


*


*


*


sesampainya dimension.


Olivia masuk disambut hangat oleh bi Surti dan pak Jang.

__ADS_1


"selamat datang Nona"


"terimakasih bi"


"Nona tuan meminta anda langsung menuju kamarnya "


"baiklah pak saya akan kesana"


Olivia menuju kamar Kenzo dengan langkah pelan.


ia sangat lelah harus menaiki tangga itu,pasalnya Kenzo melarangnya menggunakan lif kusus.


tok...tok..tok


"masuk"


"ada apa tuan memanggil saya"


"kemari kau" ujar Kenzo menatap dingin ke arah Olivia.


"ya tuan"


"kau tau kan hukumannya"


"kumohon jangan memasukan saya kedalam gudang tuan"


"apa yg bisa kau berikan?"


"saya akan menuruti permintaan anda tuan"


"baik, sekarang kau harus melakukan apa yg kau perintahkan"


"apa yg harus aku lakukan tuan??"


"aku akan menyuruhmu jika perlu dan sekarang keluar dari kamarku aku tidak suka wanita murahan berada didalam kamar ku dan calon istriku nanti"


Olivia keluar dari kamar Kenzo ia pun menuju kamar kecilnya yg sangat panas itu,pasalnya kamarnya tidak ada pendingin.

__ADS_1


"setidaknya berikan kamarku kipas aku sangat panas" ucap Olivia dengan sendu


__ADS_2