
#Bab 37#
Olivia menyiapkan makan malam untuk suaminya dan Oma Lisa.
saat sedang memasak untuk makan malam,pak wong mengatakan bahwa Kenzo memanggilnya didalam kamar
"kamar tuan di lantai 2 nyonya muda "
"baiklah pak saya akan kesana"
Olivia bergegas menuju kamar suaminya ,ia pun mengetuk pintu dan masuk kedalam
ia melihat suaminya sedang duduk menatapnya dengan tatapan nyalang
"kemari" ujar Kenzo dengan dingin. Olivia perlahan mendekat ia berdiri dihadapan Kenzo dengan kepala menunduk dan tangan yg digenggang disamping paha.
"ada apa tu...tuan memanggilku"
"jelaskan mengapa granma bisa dekat denganmu" ujar Kenzo to the point.
"sa...saya hanya membujuk Oma agar tidak marah denganmu tuan dan aku membuatkannya macaroni favorit saya"
"cihh...kau berusaha mengambil hati nenekku bukan?? meskipun begitu aku akan tetap menceraikanmu dan menikah dengan kekasihku Aline"
"itu terserah pada anda tuan saya hanya berusaha agar Oma Lisa memaafkan anda" ujar Olivia berusaha tegar
"ckck kau berani ya sekarang!! lihat jika sudah kembali ke mensionku aku akan mengurungmu digudang"
__ADS_1
Kenzo berdiri dan meninggalkan Olivia dengan angkuhnya.
ia berjalan melewati istrinya tanpa memperdulikan Olivia yg mulai meneteskan air mata.
"aku lelah seperti ini,aku ingin sekali melawan namun aku tidak bisa"
Olivia bergegas turun kebawah.
sementara Kenzo dan Oma Lisa sudah duduk dimeja makan.
"kau ini dari mana saja cepat makan aku tidak ingin cucuku sakit"
"ckck granma apa yg kau katakan aku yg cucu mu bukan dia" ucap Kenzo dengan kesal.
"kau memang cucu granma tapi Olivia juga cucu Oma dan bahkan seperti anak oma"
Olivia mengerjakan tugas yg Kenzo berikan ia melayani suaminya seperti seorang suami pada umumnya.
memanggil Kenzo dengan sebutan sayang dan Olivia juga mengambilkan makanan untuk Oma lisa.
"kau juga harus makan agar tubuhmu kuat" ucap Oma sembari menatap Kenzo dengan tatapan heran
(lihat kau wanita murahan aku akan menghukum mu) batinnya Kenzo menyeringai jahat
*
*
__ADS_1
*
seusai makan malam.
Oma Lisa menuju kamarnya untuk beristirahat setelah berbincang bincang lama dengan Olivia.
Olivia masuk kedalam kamar suaminya,ia melihat Kenzo menatapnya benci.
Olivia berdiri menundukkan kepalanya ia takut kala melihat Kenzo menatapnya seperti itu.
"sepertinya kau suka sekali menjadi patung apakah aku perlu memasukanmu kedalam derama patung ??"
"ti..tidak tuan"
"kalau begitu apa yg kau lakukan disitu cepat kemari!!" bentak Kenzo tak tahan dengan kebodohan gadis itu
"apa yg harus aku lakukan tuan" ucap Olivia menatap suaminya bingung.
"karna kau mengambil kasih sayang nenekku kau harus aku hukum,kau tidak boleh tidur jika kamar mandi ku belum bersih" ujar Kenzo dengan tegas.
"baiklah akan saya lakukan" ucap Olivia mengalah toh ia juga lelah harus menerima ancaman demi ancaman jika menolak dan tak lupa perlakuan kasar Kenzo terhadap dirinya
Kenzo berbaring diranjangnya sementara Olivia membersihkan kamar mandi yg luasnya seperti rumah kontrakan ayah tirinya itu
"ckck bahkan kamar mandinya Oun lebih besar dari rumah ayah"
Olivia mulai membersihkan kamar mandi itu,hingga tak terasa Kenzo tertidur pulas membiarkan Olivia membersihkan kamar mandi
__ADS_1
"akhirnya selesai" ucap Olivia tersenyum senang ia pun tidur di sofa karna tidak ingin seranjang dengan suaminya.