
#Bab 72#
sementara Olivia hanya bisa menurut gadis itu menyuapi suaminya dengan telaten di atas pangkuan suaminya.
"Kenzo...bisakah aku duduk dikursi saja,aku tidak enak dengan para pelayan" ujar Olivia namun suaminya menggelengkan kepalanya.
"aku akan menurunkanmu jika kau mau menuruti permintaan ku" ujar Kenzo tersenyum senyum.
"apa itu?" tanya olivia penasaran.
"mulai sekarang panggil aku hubby"
Olivia melebarkan matanya menatap tak percaya kearah suaminya dan menggeleng dengan cepat.
"kenapa aku harus memanggilmu dengan sebutan aneh itu?"
"jika kau tak mau maka kau diam dirumah dan jangan keluar kemana mana" ujar Kenzo tegas.
"baiklah baiklah" ujar Olivia pasrah.
"coba panggil aku dengan sebutan itu"
"hub..apa tadi?"
"hubby" ujar Kenzo mengulangi perkataannya.
"hub..hubby." ujar Olivia mulai merona karna malu.
"anak pintar, aku akan semakin mencintaimu dear jika kau menurut padaku" ujar Kenzo mengelus kepala Olivia dengan lembut.
"cihh panggilan aneh apa lagi itu? waktu itu sweetie dan tadi didalam kamar sayang dan apa lagi ini? dear apa?" batin gadis itu
"yang rajin kuliahnya dear atau aku akan menghukummu" ujar Kenzo kini di depan pintu ingin berangkat kekantornya.
"iya by" ujar Olivia sedikit gugup.
Kenzo yang mendengar panggilan itu merasa semakin bersemangat dan ia mencium bibir ranum Olivia dengan lembut membuat gadis itu menatapnya dengan pupy eyesnya.
"morning kiss Dear.."
__ADS_1
Olivia menunduk karna malu apalagi suaminya menciumnya di depan asisten Han.
Kenzo masuk kedalam Lamborgini mewah itu dan keluar dari gerbang mension.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
saat asyik melamun tiba² seseorang membuyarkan lamunannya.
"kak david??"
"sedang apa kau disini?"
"ak-aku..aku...emm"
" ti-tidak...aku..emm hanya lelah" ujar Olivia berbohong.
"sudahlah aku akan mengantar adikku kuliah dulu"
"loh..kak David punya adik?"
"ckck kau ini ada ada saja ...tentu saja aku punya" ujar David sembari terkekeh.
"baiklah sampai jumpa" David pun menuju kijang besinya diikuti asisten Aldo dibelakang menuju apartemen untuk menjemput Luna.
Olivia bersiap siap dan sudah ditunggu pak Jang dibawah ia membawa tas punggung yg sedikit berukuran kecil itu..
kini pak Jang sudah mengantar Olivia di kampusnya,gadis itu masuk kedalam dan banyak yang melihatnya.
"sepertinya dia mahasiswa baru"
__ADS_1
"kau benar"
mereka memperbincangkan Olivia apalagi kini para pria menatapnya kagum karna kecantikan paras gadis itu.
"hai" sapa seseorang kepadanya.
"hai" sahut Olivia.
"boleh berkenalan?"
"tentu"
"perkenalkan aku sky" ujar pria itu mengulurkan tangannya.
"aku olivia" ujar Olivia tersenyum manis membuat sky terpanah dengan Olivia.
"apa kau siswa baru?"
"kau benar"
"kalau begitu aku akan menunjukan kelasnya,kebetulan kita satu kelas dan dosen akan segera masuk" ujar sky tersenyum dan mereka pun menuju kelas nya.
dikantor d.r.t kenz
tampak pria itu sedang menandatangani berkas berkas penting,ditemani asisten Han disampingnya.
"apa jadwal kita hari ini"
"tuan David ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan d.r.t kenz tuan"
"ckck anak itu..."
"bagaimana dengan istriku? apa dia sudah kuliah"
"sudah tyam,nyonya muda di antar oleh pak jang"
Kenzo tersenyum,kemudian pria itu menyalakan laptopnya dan melihat Olivia sedang berada di kelasnya.
kebetulan kampus Olivia itu milik Kenzo yg dibangun bulan lalu untuk penerimaan siswa siswa yg ingin melanjutkan pendidikannya di universitas xxx yang dimaksud Olivia.
__ADS_1