
#Bab 139#
Olivia sedang bermain di taman dengan Alberto,ia sudah mencoba menghubungi sahabatnya felica namun tampaknya wanita itu tidak aktif
saat ia mencoba menghubungi nya lagi,tiba tiba suaminya menelfonnya membuat nya mau tidak mau mengangkat telfon ya.
"iya hubby"
"sayank bisakah kau kemari dengan my son bawa makan siang ku kemari aku akan menyuruh asisten Han menjemputmu"
"baiklah kalau begitu aku dan Alberto akan bersiap siap dulu"
"baiklah aku tunggu yaa"
Kenzo mematikan ponselnya menunggu sang istri tercinta dan anaknya ke kantornya.
sementara itu.
kini Olivia berangkat di jemput asisten Han menggunakan Lamborgini mewah milik suaminya.
mereka pun menuju kantor Kenzo.
"uncle han"
"iyaa" ujarnya menatap pria kecil itu.
"kenapa uncle tidak punya pacal" pertanyaan Alberto sontak membuat asisten Han tersedak ludahnya sendiri dan terbatuk batuk. membuat Olivia tertawa keras.
"momy kenapa teltawa"
"tidak ada apa apa sayank"
asisten Han berdengus kesal mendengar Olivia menertawakan nya.
"uncle punya kekasih" ujarnya mempertahankan harga diri nya didepan anak atasannya itu.
"nak,asisten Han itu jomblo mana mungkin dia berpacaran" ujar Olivia menahan tawa.
__ADS_1
"ckck siapa bilang? aku sudah memiliki kekasih"
"oh ya? siapa?" ujar Olivia penasaran .
"tentu saja rahasia tidak ada yang boleh mengetahuinya"
"ckck dasar asisten kulkas 100 pintu" gerutu Olivia .
tak lama kemudian,Lamborgini itu memasuki lobi perusahaan drt.kenz
Olivia masuk dengan Alberto disambut hormat oleh seluruh karyawan.
"ya ampun itu anaknya tuan kenzo? tampan sekali" ujarnya terpesona menatap Alberto yg memiliki mata kebiruan seperti lautan.
Olivia memasuki lift dengan Alberto,ia menatap tangga darurat dengan tersenyum miris. mengingat kala kehidupannya dulu yg begitu suram.
tak lama pintu lift terbuka,Olivia menggandeng Alberto memasuki ruangan CEO Engan membawa tas berisi kotak makan.
tok...
tok...
tok...
"dedy" panggilnya saat pintu itu terbuka
Kenzo berjongkok mendekati anaknya. pria itu segera membawa albeto ke pangkuannya.
"hai anak dedy"
"ded,tadi momy teltawa kalna uncle Han ga punya pacal" ujar bocah itu mengadu.
"benarkah??"
"yes ded"
Kenzo menatap istrinya yg tampak berpura pura melihat kota dari jendela besar itu membuat Kenzo menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"kau ingin tau kamar Dedy hmm..???"
"emang Dedy memiliki Kamal disini..???"
"tentu saja mari Dedy tunjukan"
Kenzo menggendong anaknya menuju kamar pribadinya. pria itu masuk kedalam kamar besar dan luas seperti dirumahnya itu.
"waaaww di kantol pun Dedy memiliki kamal" Alberto tampak terkagum. Kenzo menaruhnya diranjang besar itu.
"kau bermainlah disini,Dedy memberikanmu mainan banyak tadi,menyuruh uncle Han"
"apakah ada mainan binatang juga"
"ada,kau jangan kemana mana ok..!!!"
"siap ded"
"smart kids"
Kenzo meninggalkan anaknya didalam kamar pribadinya. ia keluar kamar dan melihat wanita cantik sedang berdiri di depan meja kerjanya ia pun mendekati istrinya yang sedang menyiapkan makan siang yg tadi dibawa.
pria itu memeluk istrinya dari belakang dan menaruh kepalanya di ceruk leher putih mulus itu.
"apa yg kau katakan tadi pada asisten han" bisiknya dan meniup niup leher Olivia.
"aku hanya tertawa aja ko hubby"
Kenzo membalikan tubuh ramping itu agar menghadap dirinya. pria itu mencium bibir ranum itu dengan singkat.
"apa kau bahagia hari ini" perlahan wanita itu menganggukan kepalanya dan tersenyum manis
"mm hari ini aku sangat bahagia"
"kalau begitu jangan berhenti untuk bahagia,lakukan apa saja yg membuat mu bahagia kau istri seorang penguasa tak ada yg bisa melarangmu bahagia"
ujar pria itu mencium mesra istrinya
__ADS_1
gays novelnya ga tamat dulu yaa karna disuruh lanjutin sama noveltoon nyaaa. :)