Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 123 ( David yg frustasi)


__ADS_3

#Bab 123#


di mension Kenzo.


kini Olivia sedang duduk memainkan ponselnya membalas pesan dari sky dan rindu sebab ia juga mengirim pesan pada felica namun gadis itu selalu menjawab ya singkat.


ia selalu mengatakan jika ia sedang sibuk mau tidak mau Olivia harus mengalah ,Olivia saja belum tahu dia bekerja dimana.


dikantor drt.kenz


tampak pria tampan itu sedang menandatangani berkas berkas penting. tak lupa kamera cctv disampingnya untuk mengawasi istrinya.


"tuan kenz, tuan David sudah sampai di sini dan menunggu anda"


"ckck dia bersemangat sekali" uja Kenzo melangkahkan kakinya menuju ruang meeting.


pria tampan itu masuk dengan angkuhnya membuat David menghela nafas dengan berat.


"mengapa kau tampak lesu begitu" tanya Kenzo setelah duduk di kursinya.


"hah, momy akan menjodohkan ku dengan anak dari rekan kerja Dedy"


"baguslah mengapa kau keberatan" ujar Kenzo dengan enteng.


"ckck kau pikir aku mau dijodohkan,oh ayolah ini jaman modern tidak ada yg namanya perjodohan" ujar David memijat kepalanya pening.


"lambat laun kau akan mencintai istrimu"


"kau benar,aku harus bersikap sepertimu menyiksanya hingga puas dan membuat ia tidak betah bersamaku" ujar David dengan santai dan langsung mendapatkan pukulan telak di kepalanya.


"mengapa kau memukul kepalaku" ujar David meringis kesakitan memegang kepalanya.


"kau jangan seperti itu "


"kalau aku tidak boleh,mengapa kau boleh..???"


"karna aku tuan penguasa"


"cihh apa hubungannya dengan itu"

__ADS_1


David yg merasa kesal pun hanya terdiam,ia sangat frustasi sekarang ia tidak mau menikah. ia tidak percaya yg namanya cinta baginya semua wanita itu sama saja.


*


*


*


hari sudah siang.


setelah membahas soal proyek bangunan dan bisnis lainnya,Kenzo kembali menuju ruang kerjanya dan menyuruh asisten Han untuk menjemput istrinya.


tak lama Olivia datang membawa kotak makan ditangannya dan berjalan kearahnya dengan perut buncitnya itu.


"hubby" Kenzo tersenyum dan mendekati istrinya menggendongnya menuju kursinya.


"hubby tadi aku bertemu dengan kak david" ujar Olivia saat sudah berada dipangkuan suaminya.


"apa yang dilakukannya padamu"


"tidak ada ia hanya mengelus perut ku dan mengatakan tak sabar menunggu keponakannya lahir" ujar Olivia tersenyum senang.


"hubby mengapa kau marah..??? tidak masalah bukan kak.david berarti sangat menyayangi Beby kenzo" ujar Olivia pada Kenzo.


Olivia mengelus rambut tebal suaminya itu dengan lembut membuat pria itu merasa nyaman.


"hubby,apa aku boleh bermain dengan sahabatku"


"tidak...!!!"


"boleh ya hubby"


"tidak..!!!"


"boleh"


"tidak..!!!"


"tidak"

__ADS_1


"boleh..!!!"


"yeyy boleh makasih hubby" ujar Olivia tersenyum senang sementara asisten Han berusaha menahan tawanya melihat tuannya kalah dengan seorang wanita.


"tidak, jika aku bilang tidak berarti tidak" ujar Kenzo dengan tegas.


"tapi aku bosan" ujar Olivia dengan kesal.


"baik aku akan mengajakmu jalan jalan nanti" ujar Kenzo tanpa penolakan dan menciumi istrinya dengan gemas.


"mana makananku dear"


"bukankah didepan hubby ada kotak makan" ujar Olivia menunjuk kotak makan di atas meja.


"suapi aku"


"kapan hubby makan sendiri"


"aku hanya ingin disuapimu selamanya"


"meski sudah jadi kakek nenek..???"


"iyalah" uajr Kenzo dengan enteng membuat Olivia menggelengkan kepalanya.


"dasar bayi besar"


"dan kau momy tersayang" ujar Kenzo dengan genit membuat mereka tertawa bersama


Ov



Olivia marry Angeline



Kenzo Smith


__ADS_1


David Kevin Moran


__ADS_2