
#Bab 47#
sesampainya dimension Kenzo.
Aline turun dari mobilnya dan masuk kedalam menemui kekasihnya.
"honey" panggilnya kepada Kenzo yang sedang duduk didepan tv.
"kau sungguh ingin menikahiku" ujar Aline bergelayut manja dilengan kekar Kenzo.
"menurutmu? aku sudah menyuruh asisten Han mengurus pernikahan kita dan sekarang kita akan memilih baju untuk kita menikah" ujar Kenzo berdiri dari duduknya.
"baiklah " Aline menyusul kekasihnya dengan semangat ia pun masuk kedalam Lamborgini mewah milik kekasihnya itu
"han!"
"iya tuan"
"sebelum berangkat kau sebaiknya menyuruh gadis itu pulang aku akan mengajaknya" ujar Kenzo memiliki rencana.
ya,Kenzo ingin membuat Olivia sakit hati ia ingin merendahkan wanita itu agar Olivia merasa malu dan dia bebas menikmati ekspresi Olivia yg tersiksa itu.
entahlah baru semalam Kenzo merasa nyaman namun sekarang kebencian itu muncul kembali.
__ADS_1
"saya sudah menelfon nona Olivia tuan dan dia bentar lagi sampai" ujar asisten Han masuk kedalam mobil.
tak lama taksi yg ditumpangi Olivia terparkir didepan gerbang yg menjulang tinggi itu,kemudian gadis berkulit putih dan berparas cantik itu turun dari dalam mobil.
Olivia segera berlari menuju mension namun saat ia ingin masuk asisten Han memanggilnya dari dalam mobil.
"nona anda diperintahkan tuan untuk ikut bersamanya" ujar asisten kepada Olivia . Olivia mengerutkan alisnya sebab ia merasa bingung ada apa Kenzo mengajaknya.
"baiklah" Olivia pun masuk setelah dibukakan pintu oleh pengawal.olivia duduk disamping asisten Han dan ia melihat dari kaca spion tampak Kenzo dan Aline duduk dibelakang.
...(mengapa nona Aline juga disini?? sebenarnya apa yg terjadi) ...
pikir gadis itu.
Olivia berjalan dibelakang Kenzo dan Aline,ia ditatap sinis oleh para pengunjung ia dianggap pengganggu hubungan Kenzo dan Aline.
Aline dan Kenzo memang lebih tinggi dari Olivia sehingga beberapa orang mengira Olivia adik Kenzo dan beberapa pengawal juga mengusir para pengunjung yg hendak meminta foto kepada Kenzo karna pengusaha terkenal didunia itu mengunjungi butiq.
sementara sang pemilik butiq segera menyambut dengan hormat kedatangan sang raja bisnis mendunia dan melayaninya dengan baik.
"selamat datang tuan ada yang bisa kamu bantu" ujar karyawan di butiq itu.
"Carikan gaun pengantin termahal di sini" ujar Kenzo dingin membuat karyawan sedikit takut.
__ADS_1
"sayang tidak usah yang mahal mahal" ujar Aline berpura pura hemat.
"apapun akan aku berikan untuk calon istriku" ujar Kenzo menatap lembut kekasihnya itu
sementara Olivia hanya bisa menatap mereka dari belakang,ia disuruh ikut hanya untuk menonton keromantisan mereka.
"lumayan sih ada drama korea" ujar Olivia cekikikan namun tidak didengar oleh Kenzo.
sementara David yg bekerja sama dengan pemilik butiq itu tanpa sengaja melihat Olivia yg melihat lihat pakaian.
"hai gadisku" sapanya dengan senang.
Olivia yg merasa tidak asing pun menoleh ke arah sumber suara. ia melihat David berjalan ke arahnya.
"kak david"
"sedang apa kau kemari"
"aku sedang menemani tuan Kenzo dan nona Aline belanja"
"apa mereka membelikan mu juga??" Olivia menggeleng dengan polos dan pupy eyesnya itu membuat David merasa gemas sendiri.
Olivia melihat Kenzo yg sepertinya ingin menuju tangga eskalator dengan cepat Olivia mengikutinya sementara David pun diam diam mengikuti Olivia.
__ADS_1