Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 6


__ADS_3

Olivia pun menuju kamar barunya yg begitu kecil,berbeda dengan kamar yg sebelum menjadi istri Kenzo Smith.


Olivia mengganti pakaiannya dengan pakaian yg ada di lemari kecil tersebut,ada beberapa pakaian pelayan yg di khususkan untuk para pelayan.


Olivia hanya bisa menurut toh ia juga sudah dibeli seharga 500 juta untuk menebus utang² ayahnya.


ia pun tidur dengan perasaan gelisah sebab ia kepanasan kamarnya begitu pengap dan tidak ada rasa dingin.


ia pun akhirnya tertidur dengan keadaan keringat yg penuh membasahi wajahnya dan tubuhnya.


sementara Kenzo berbaring di ranjang setelah telfonan dengan kekasihnya ia sangat merindukan kekasihnya itu,apalagi sang kekasih mengatakan ia sudah berada di negara Italia.


keesokan harinya.


Olivia terbangun jam 4 pagi,ia turun menyiapkan kebutuhan suaminya,ia harus melayani suaminya karna ia menjadi seorang istri sekarang.


ia turun ke dapur beberapa pelayan membungkukkan badan membuat Olivia tak enak hati.


"jangan terlalu sopan denganku nanti kalian bisa dipecat dengan tuan Kenzo apa kalian lupa"

__ADS_1


"kami mengerti nona"


hanya beberapa pelayan dan koki saja yg sopan terhadapnya namun kebanyakan para pelayan wanita yg lain membencinya.


Olivia pun selesai menyiapkan sarapan untuk Kenzo,ia pun masuk kedalam kamar Kenzo berniat membangunkan lelaki tersebut.


"tuan...tuan kenz ini sudah pagi kau harus kekantor"


"tuan.."


"bisakah kau tidak menggangguku aku muak melihat wajah mu"


"maaf tuan aku hanya ingin melakukan tugasku"


"baik tuan" Kenzo pun menuju kamar mandi meninggalkan Olivia,sementara Olivia menyiapkan pakaian suaminya untuk kekantor.


kemudian ia pun membersihkan ranjang Kenzo lalu ia pun keluar dari kamar Kenzo takut ia kena marah lagi sama suaminya.


Olivia menuruni anak tangga dengan sedikit sempoyongan sebab ia merasa sedikit pusing dikepalanya apalagi ia merasakan sakit di kakinya karna semalam ia berjalan menuju mension.

__ADS_1


Kenzo keluar dari kamar mandi,ia melihat Olivia sudah tidak ada didalam kamar,ia pun memakai pakaiannya,kemudian ia pun turun kebawah untuk sarapan.


Olivia berdiri disamping suaminya yg sedang makan,tetapi lagi² Kenzo membuang masakannya. namun nasi goreng yg Olivia buat tadi kemakan oleh Kenzo sebab pria itu tidak tau jika yg buat itu Olivia ia mengira para koki yg memasaknya dan ia pun makan dengan lahapnya.


Olivia makan setelah Kenzo pergi kekantor dengan asisten Han,ia makan di meja para pelayan,ia duduk disamping pak Jang dan bi Surti.


sementara para pelayan ada yg menjauh tidak ingin berdekatan dengannya.


sementara Kenzo masih dalam perjalanan karna tadi ada sedikit kemacetan dijalan.


"tuan apa kau tidak terlalu berlebihan dengan nona olivia" Kenzo menatap asisten Han dengan tajam,kemudian ia pun mengenal nafas dengan berat.


"bukan urusanmu aku hanya ingin membuat ia merasakan neraka di mensionku hanya kekasihku Aline yg menjadi ratu disana"


"kau terlalu berlebihan tuan,aku harap kau tidak menyesal"


"haha buat apa aku menyesal telah menyiksanya justru aku akan sangat bahagia"


asisten Han pun kembali menyetir tak lama mereka pun sampai di kantor.mereka masuk kedalam dengan penuh wibaya,tegas serta aura dingin yg menyeramkan membuat para karyawan tak berani berkata hanya sepatah kata ucapan selamat pagi tidak lebih.

__ADS_1


Kenzo pun masuk kedalam ruangannya di lantai 27 sebab dikantornya memiliki lantai 163 lantai.


ia termasuk gedung yg paling tinggi didunia dan termasuk raja bisnis mendunia.


__ADS_2