
#Bab 92#
Olivia menuju meja makan untuk mengambil cemilan dan menonton drama kesukaannya.
sementara Kenzo mengikuti istrinya dari belakang membuat Olivia semakin kesal.
"bisakah hubby tidak mengikutiku?" tanya Olivia kesal menatap suaminya kesal sebab pria itu hanya cengar cengir membuatnya bertambah kesal.
"kau ingin kemana?"
"hubby kan mengambil ponselnya Jadi aku nonton tv" ujar Olivia menuju kulkas untuk mengambil cemilan.
"mengapa kau menuju dapur?"
"aku mau ambil cemilan" ujar Oliva cuek.
Kenzo menahan pintu kulkas dan kini Olivia pun marah,saat gadis itu berbalik tiba tiba wajah suaminya dekat dengan wajahnya membuat gadis itu terkejut dan kepentok pintu kulkas.
"awww,apa yang hubby lakukan" tanya gadis itu kesal.
"kau bosan kan? bagaimana kalau kita bermain" ujar Kenzo menyeringai mesum membuat Olivia takut.
"ber-bermain apa??"
"bermain yang tentu membuatmu kualahan melawanku,jika kau dapat mengalahkan ku aku akan akan memberikan ponselmu"
"benarkah? permainan apa itu" tanya Olivia penasaran membuat Kenzo kesenangan.
"ikuti aku" Olivia mengikuti suaminya dari belakang sembari mengernyitkan dahinya.
__ADS_1
"katanya mau bermain,mengapa masuk kamar??"
"ikuti saja dear" tanya Kenzo mengedipkan sebelah matanya.
saat sampai kamar pria itu berdiri menatap istrinya yang tampak kebingungan
"bermain apa?" tampak wanita itu penasaran
"bermain...." Kenzo memotong pembicaraan sembari mendekati istrinya yg perlahan mundur kebelakang.
"bermain ap-apa??"
"bermain ranjang dear" bisiknya, sementara Olivia yang mengerti pun membulatkan pupy eyesnya dan hendak berlari,namun pria itu menahan tangannya agar tidak dapat kemana mana.
"hubby lepaskan...kau ingin apa" ujar Olivia ketakutan,wanita itu tidak ingin merasakannya lagi karna sangat sakit.
"aku akan melakukan nya perlahan dear: ujar Kenzo yang saat ini mengungkung tubuh istrinya.
"hubby...lepaskan aku" ujar Olivia berusaha memberontak,namun bibir ranum itu segera di bekap dengan bibirnya membuat wanita itu berhenti bergerak.
"Olivia merasa bibirnya basah itu terdiam,merasakan benda lembut itu menyentuh bibirnya"
"hmmp"
"by...mpp"
Kenzo meraba raba pakaian istrinya dan menarik pita besar itu dan membuat pakaian Olivia terbuka menunjukan bagian dalam,yang mana membuat pria itu semakin bergairah.
pria itu menggerakkan pinggulnya di area sensitif istrinya namun masih memakai pakaian utuh.
__ADS_1
Olivia sedikit mengeram merasakan benda keras itu bergerak dibawah.
"by....itu apa?" tanyanya dengan polos
Kenzo segera membuka pakaiannya dihadapan istrinya,Olivia menutup matanya menggunakan kedua tangannya sebab wanita itu masih malu.
"jangan malu dear,kau sudah melihatnya" ujar Kenzo tersenyum nakal.
pria itu segera menyatukan miliknya membuat Olivia berjerit kecil merasakan benda keras itu menusuk dengan lembut.
"enghh"
"by....."
Kenzo memejam kan matanya,ia merasakan pusing dikepalanya,pria itu mencoba bergerak sedikit di dalam milik istrinya yang sempit itu.
Kenzo memindahkan tubuh istrinya di atas tubuhnya membuat Olivia kini duduk di pangkuan suaminya.
"hubby mau apa??" tanya Olivia dengan polos.
"bergerak dear....aku ingin mihat tarianmu"
"tapi,ak-aku tidak bisa" ujar Olivia dengan bingung.
perlahan pria itu menggerakkan pinggul istrinya membuat kedua nya sama sama mengeram nikmat
"faster Beby.......faster...faster" Olivia yang tak bisa mengendalikan tubuhnya hanya pasrah hingga keduanya sama sama mencapai puncaknya.
Kenzo terbaring lemah,memeluk istrinya dengan erat sementara Olivia kini tertidur sangat ou
__ADS_1