Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 99


__ADS_3

#Bab 99#


"ckck,kau ini" Olivia memberikan buku tulisnya kepada sahabatnya itu dan felica duduk disamping Olivia sembari mengerjakan tugas.


"olivia" Olivia yang merasa dipanggil menoleh ke arah sahabatnya itu.


"ada apa?"


"apa kau memiliki nomor asisten tuan Kenzo,ya ampun dia sangat tampan" ujarnya terpesona membayangkan wajah tampan pria itu.


"asisten Han menurutmu?" tanyanya dan dibalas anggukan oleh gadis itu.


"tentu saja tidak,kau tau sudah 2 kali suamiku membelikan ku ponsel"


"wahh berarti kau memiliki 2 ponsel" ujar felica kagum.


"sebenarnya tapi yang satu udah musnah" ujar Olivia terkekeh mengingat keposesifan suaminya itu.


"kenapa?"


"kau tau, Kenzo akan marah jika ada nomor pria diponselmu meskipun itu hanya satu tapi tetap saja,hanya nomor Kenzo saja yang boleh"


"dan terakhir kali ponselku di hancurkan karna aku menyimpan nomor sky"


"jadi kau tidak menyimpan nomor sky?"


"tentu saja tidak" ujar Olivia tertawa kecil.


"ya ampun,jadi aku mengirim pesan sebanyak 100 kali dan tidak dibaca oleh mu itu karna kau beli ponsel baru' uajr sky yg tiba tiba ikut nimbrung.


"tentu saja" balas Olivia tertawa melihat kekesalan sky.

__ADS_1


"ckck,suamimu itu benar²"


"benar² apa?"


"benar² aneh" uajr sky tertawa puas.


"jangan menyebutnya aneh,dia tidak aneh" ujar Olivia kesal karna suaminya disebut aneh.


"ok ok aku hanya bercanda" ujarnya mengusap air mata yg menggenang di pelupuk matanya karna tertawa tadi.


......🍄🍄🍄......


Olivia pulang lebih awal karna dosennya tidak masuk hari ini jadi gadis itu memutuskan untuk pulang.


namun tiba tiba notifikasi itu masuk lagi membuat Olivia kaget sebab ia sudah janji dengan seseorang.


kini Olivia sampai di taman kota,ia di antar pengawal pribadi Kenzo.


"sindi" panggilnya menatap gadis yang memblakanginya.


gadis itu menoleh membuat Olivia terkejut sebab wanita didepannya adalah Luna.


"Luna apa yang kau lakukan disini?"


"aku? tentu saja untuk menemui mu" ujar Luna menyeringai


"maksud mu"


"aku kah Sindi itu" ujat Luna menatap sinis wanita didepannya ini.


dan tak lama muncul 5 orang pria berjas hitam mengunci pergelangan tangannya kebelakang membuat Olivia semakin terkejut.

__ADS_1


"apa yang kalian lakukan lepaskan!!" ujar Olivia berusaha memberontak.


"bawa dia" perintah Luna kepada bawahannya itu.


agar pengawal Olivia tidak mendengar suara Olivia,ke lima pria itu membekap mulutnya menggunakan kain bius membuat Olivia jatuh pingsan.


para kelima pria itu membawa tubuh kecil Olivia kedalam mobil,dan mereka pun membawa Olivia jauh dari pesat kota.


sementara kini pengawal pribadi Kenzo mencari cari keberadaan nyonya mudanya dan segera menghubungi tuannya.


Kenzo yang mendengarnya pun langsung meninggalkan meeting pentingnya untuk mencari keberadaan istrinya.


sementara kini asisten Han harus menghandal semuanya.


Kenzo mengerahkan seluruh pengawalnya untuk mencari keberadaan istrinya disetiap kota.


pria itu tak ingin kehilangan istrinya lagi.


*


*


*


di sebuah ruangan sempit dan hanya da cahaya lampu remang remang yang menerangi ruangan tersebut.


tampak seorang wanita cantik dengan kedua tangan yang di ikat pada kursi.


tak lupa lakban hitam menghiasi bibirnya agar tidak bisa berbicara itu.


perlahan pupy eyes itu terbuka disertai desisan yang tak terdengar karna lakban itu menghalangi mulutnya.

__ADS_1


Olivia mengerjap ngerjakan kedua matanya,menatap kesekeliling nya dengan bingung.


__ADS_2