Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 108 (dipecat)


__ADS_3

#bab 108#


"tu-tuan Kenzo..!!!" resepsionis tersebut segera membungkuk hormat.


Olivia hanya terdiam menatap resepsionis itu ketakutan,sementara kini kenzo memeluknya.


"mana makan siangku??" bisiknya membuat Olivia tak nyaman.


"hubby disini banyak orang" ujar Olivia pelan


"kalian semua dengarlah dia istriku dia berhak keluar masuk kantorku,jika ada yang berani mengusirnya maka aku akan memecatnya dari kantor tanpa pesangon"


"dan juga akan kubuat tidak diterima kerja di perusahaan manapun" ujar Kenzo penuh penegasan.


"paham!"


"paham tuan" ujar seluruh karyawan yang masih terkejut itu.


"dan kau,kau ku pecat dari kantorku"bujar Kenzo menatap tajam resepsionis itu


tentu saja membuat resepsionis itu kaget dan memohon untuk tidak dipecat dari kantor.


namun para pengawal malah menyeretnya keluar dan membuang nya dari kantor.


"hubby,aku rasa itu terlalu berlebihan" ujar Olivia menatap kasihan resepsionis itu.


"kau masih kasihan padanya? jelas jelas dia menyakitimu" kemudian Kenzo menarik tangan istrinya menuju lift khusus CEO.

__ADS_1


mereka pun masuk kedalam ruangan Kenzo disambut 2 pengawal yang berjaga didepan.


"mana makan siang ku dear"


"ini by" ujar Olivia memberikan kotak bekal itu.


"kenapa tidak dimakan?" saat Kenzo hanya diam tak memakan makanannya.


"bukannya biasanya aku selalu kau suapi" ujar Kenzo dengan santai sementara Olivia kembali kesal.


"ckck,dasar bayi besar" ujar Olivia menyendokan makanannya dan menyuapkan nya ke Kenzo.


"hubby,boleh aku meminta nomor asisten han??" tanya Olivia dan langsung ditatap tajam oleh pria itu.


"untuk apa kau meminta nomornya" ujar Kenzo kesal dengan istrinya itu.


"sahabatku sangat tergila gila dengan asisten han" ujar Olivia cekikikan mengingat kelakuan felica yang terus menerus mencium foto asisten Han diponselnya.


Olivia hanya menurut,gadis itu duduk dipangkuan Kenzo dan menyuapi pria itu namun Kenzo menolak dan mengambil kotak makan itu.


"apa hubby sudah kenyang??" tanya Olivia saat melihat Kenzo menaruh makanannya di atas meja.


Olivia hanya diam saat suaminya menempelkan keningnya dengan kening miliknya.


"besok ikut aku ke rumah sakit" uja Kenzo kepada Olivia


"buat apa by? siapa yang sakit" tanya Olivia bingung.

__ADS_1


"tidak ada,aku hanya ingin memeriksamu"


"buat apa by? kan aku tidak sakit" ujar Olivia terkekeh.


"kau akan tau besok dear,sekarang kau pulang lah aku akan menyuruh pengawal untuk mengantarmu" ujar Kenzo melepas pelukannya.


"tapi hubby bolehkah aku dengan sky dan juga felica bermain di taman kota??" tanya Olivia.


awalnya Kenzo ingin mengizinkan namun mendengar nama pria itu membuat mood Kenzo memburuk dan tidak mengizinkan Olivia pergi.


"tidak....!!! pulang atau aku akan menghukummu"


"hubby aku mohon"


"sayang,kau tau kan aku tidak suka dibantah" ancam Kenzo marah pada istrinya.


"baiklah aku akan pulang" ujar Olivia dan Kenzo pun tersenyum puas


namun,bukan Olivia namanya jika tidak melanggar. gadis itu tidak ingin diantar pengawal dan menaiki taksi online.


Olivia menelfo felica untuk mengajak sky jalan jalan bareng,dan dia yang akan membayarnya.


Olivia menunggu felica dan sky ditaman,dan tak lama kedua orang tersebut pun datang.


"ckck,mengapa kalian sangat lama?" tanya Olivia kesal dengan sahabatnya itu.


"bagaimana tidak lama,dia berdandan hingga satu jam" ujar sky menyalahkan felica.

__ADS_1


"mengapa aku? wajarlah kan aku seorang wanita" ujar felica membela dirinya.


"ya semua wanita selalu benar" ujar sky malas berdebat dengan sahabatnya itu.


__ADS_2