Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 9


__ADS_3

Olivia menahan sakit didadanya rasa sesak seakan ada batu besar menghantam nya.


"usir dia dari sini kemana pengawal yg berjaga didepan"


"tidak aku harus mengantarkan makanan tuan kenzo"


"cihh percaya diri sekali,kemarikan makanan itu" alhasil terjadilah saling tarik menarik kotak makan yg di pegang Olivia,sehingga kotak itu jatuh tetapi syukur tidak terhambur.


sementara asisten Han yg hendak menuju gudang untuk melihat para karyawan yg bekerja atau tidak pun turun dan secara tak sengaja mendengar suara keributan di bawah.


"hei ada apa ini" para karyawan pun menundukkan kepalanya,ia pun menatap Olivia.


"apa yg kau lakukan nona sedari tadi tuan menunggumu di atas"


"ak-aku...aku tadi menunggu di sini tuan disuruh resepsionis itu"


"hei kau berbohong" resepsionis itu mencoba membela dirinya agar terhindar dari dari amarah asisten bos mereka.


"sudahlah, nona mari ikut saya"


Olivia pun mengikuti langkah asisten Han,tiba² Kenzo menelfonnya


"iya tuan"


"kemana gadis itu"

__ADS_1


"bersama saya tuan sedari tadi ia menunggu dibawah"


"dasar gadis kolot aku ingin menghukumnya,kau kesini menggunakan lift dia suruh menggunakan tangga darurat"


"tapi tuan bukankan ruangan anda jauh apakah anda tidak merasa kasihan tuan"


"kau mau aku pecat han!"


"baik tuan"


Kenzo pun mematikan ponselnya,asisten Han pun menyuruh Olivia menaiki tangga.


" nona tuan menyuruh Anda menaiki tangga nona,kau naik saja hingga kau membaca nomor lantai 27 kau akan menemukan ruangan Presdir nona"


"baiklah tuan saya mengerti"


asisten Han merasakan nyeri di dada kala melihat gadis itu sangat tersiksa,bayangkan ia akan menaiki tangga hingga lantai 27 mungkin membutuhkan beberapa waktu.


Olivia menahan sakit dikepalanya ia juga belum makan siang apalagi ia menunggu Kenzo di bawah tadi selama 1 jam dan kini ia harus menaiki tangga untuk keruangan Kenzo.


"kamu harus kuat Olivia demi melunasi utang ayah atau ayahmu masuk penjara nanti"gumamnya dengan deraian air mata kaki kecilnya melangkah satu persatu ditangga yg cukup panjang itu.


"aku baru sampai dilantai 15 dan aku sangat lelah" Olivia terduduk sebentar di tangga lalu ia kembali melangkahkan kakinya tak lama ia pun sampai di lantai 20


"huft masih ada 7 lantai lagi" ia pun terus berusaha hingga akhirnya ia berhasil menuju lantai 27 Olivia terduduk lemas kala menaiki tangga sebanyak itu.

__ADS_1


ia melihat ada ruangan dengan pintu bertuliskan ruangan Presdir ia pun segera mengetuk pintu dengan hati²


tok tok tok


"masuk!" Olivia pun masuk dan membuka pintu dengan hati² ia melihat Kenzo yg duduk dikursi kebesarannya menatapnya dengan tajam.


"ma-maaf tuan"


"kau tau aku menunggumu lama hingga aku melewatkan makan siangku"


"tuan tadi aku diha-" cukup!!


"kau pantas mendapatkan itu,dan kau seharusnya malu dengan perkataan mereka"


"bawa kembali makanan itu aku tidak Sudi memakan masakanmu"


"tapi tuan aku bersusah payah menaiki tangga itu dan sekarang kau menyuruhku membawa kembali makanan ini"


"kau mau marah?"


"han!!"


"iya tuan"


"bawa ia keluar dari kantorku aku muak melihat wajahnya"

__ADS_1


"baik tuan" asisten Han pun hanya menurut ia pun membawa Olivia keluar dari kantor Kenzo tapi kali ini menggunakan lift,sementara Olivia sedari tadi bergetar dan menahan rasa sakit di kakinya.


__ADS_2