Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 20


__ADS_3

*setelah kepergian Ken,Olivia pulang dengan wajah sedih. sesampainya dirumah ia langsung ditarik kasar oleh ayahnya menuju gudang yg gelap.


"ampun ayah..aku takut maafkan via"


"kau harus dihukum sebab kau berani pergi dari rumah mau jadi apa kau hah!!" bentak ayahnya membuat Olivia bergetar.


"hukum aja dia ayah dia anak ga tau di untung" ujar kakak perempuan Olivia yg berumur 14 tahun itu.


Olivia dimasukan kedalam gudang yg sangat. gelap membuat Olivia meringkuk ke ujung dinding dan menekuk kedua kakinya.


"ibu...hiks..hiks...hiks...via takut" Olivia kecil pun menangis hingga ia tertidur dilantai yg dingin itu.


sementara di mension Ken pria itu tampak kesal dengan pak Jang yg mengajaknya pulang padahal ia masih mau berkenalan dengan via.


"aku tidak mau makan pak jang"


"maaf tuan muda ini perintah dari tuan besar dan nyonya besar"


"aku tidak mau"


"ya ampun Kenzo, kau harus makan atau granma akan memarahimu"

__ADS_1


"granma mengertilah Kenzo sudah kenyang" ujar Kenzo pergi meninggalkan neneknya.


"huft anak itu sangat keras kepala"


"maaf nyonya besar biar saya yang akan membujuknya"


Kenzo mengunci pintu kamar nya tidak memperdulikan pak Jang yg sedari tadi mengetuk pintu kamarnya,pak Jang sedih karna Kenzo banyak berubah semenjak kematian tuan dan nyonya besarnya itu.


sementara Olivia masih didalam gudang yg gelap itu,ia meringkuk kedinginan apalagi terdengar suara hujan turun.


ayahnya masih belum membuka kan pintunya padahal perutnya sudah sangat lapar


"ibu..via lapar..via belum makan siang.."


flash back of


"nona..nona" tampak pengawal membuyarkan lamunan Olivia sehingga membuat gadis itu terkejut.


"ehh..maaf kan aku.."


"tidak apa apa nona tuan sudah menunggu didalam"

__ADS_1


Olivia pun turun diikuti kedua pengawal didepannya dan mereka pun masuk kedalam,Olivia menunduk rambut panjangnya yg tergerai indah membuat wajahnya tertutup oleh rambut itu dan pengawal berjalan didepan Olivia sehingga karyawan tidak mengenal dengan jelas siapa wanita yg berjalan dengan pengawal.


sesampainya diruangan Kenzo,pengawal tersebut membuka kan pintu untuk Olivia dan kemudian menunggu di luar ruangan.


"tu-tuan ada apa memanggilku"


Kenzo menatap nyalang ke arah Olivia matanya memerah rahangnya mengeras tampak pria itu sedang marah.


Kenzo pun berdiri mendekati Olivia kemudian mencengkram leher Olivia dengan kuat sehingga membuat Olivia kesulitan bernafas.


"tu-tuan...le-lepaskan..aku-aku tidak bisa bernafas"


"kau tau apa kesalahanmu!!" ujar Kenzo dengan suara lantang dan menggelegar didalam ruangan.


"aku..ti-tidak tau tuan" Kenzo menatap Olivia dengan sinis dan tatapan benci.


"ohh setelah melakukan kesalahan kau berpura pura tidak tau hah!! mari aku jelaskan kesalahanmu adalah kau menghina kekasihku kau mengatakan dia bukan nyonya muda!!" suara Kenzo di depan wajah Olivia dengan keras .


melihat Olivia yg sudah memerah Kenzo pun melepaskan cengkeramannya membuat Olivia lemas terduduk dilantai.


"uhuk..uhuk.." Olivia mengambil oksigen sebanyak banyaknya ia hampir saja mati karna pria itu.

__ADS_1


Kenzo kembali menarik Olivia menyeretnya kedalam ruang pribadinya dan memasukkan Olivia kedalam kamar mandi.


Kenzo menyirami tubuh Olivia dengan air panas membuat Olivia berteriak kesakitan,kemudian Kenzo menyiraminya dengan air dengan dingin.


__ADS_2