Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 115 (mulai menjauhi pt3)


__ADS_3

#Bab 115#


Olivia kembali kemension dijemput pengawal pribadi.


olivia berinisiatif untuk membawakan makan siang suaminya


sesampainya dikantor drt.kenz


Olivia langsung masuk disambut beberapa karyawan gadis itu membalasnya dengan tersenyum manis.


Olivia mengetik pintu sebelum masuk,dan dijawab dari pria yg ia rindukan itu.


"masuk" titahnya dari dalam.


"hubby" Kenzo menoleh sesaat dan Kembali melanjutkan pekerjaannya.


"hubby,aku membawa makan siangmu" ujar Olivia namun tak di respon oleh suaminya.


"Han..!!!"


"ya tuan?"


"apa jadwal hari ini"


"3 jam lagi anda meeting dengan para klien tuan dan saat ini waktunya jam istirahat."


"siapkan mobil aku akan makan siang diluar" ujar Kenzo hendak beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


"tunggu hubby,kau tidak bisa meninggalkan ku seperti itu" ujar Olivia menahan tubuh suaminya yg hendak keluar itu.


"kenapa aku tidak bisa?? apa hak mu melarangku" uja Kenzo dengan dingin membuat Olivia sakit.


"me-mengapa hubby bicara seperti itu" ujarnya dengan bibir bergetar,namun Kenzo tidak perduli sebenarnya ia juga sakit melihat istrinya menangis namun sebisa mungkin ia tahan untuk memeluk nya karna ia ingin memberi Olivia pelajaran.


"kau tidak perlu membawa makan siang ku lagi" ujar Kenzo lagi lagi langsung pergi begitu saja.


Olivia menangis meninggalkan kantor Kenzo menuju taman kota untuk meredakan hatinya. ia sangat sakit diperlakukan seperti itu oleh Kenzo.


ya meski ia tetap melakukan nya dengan Kenzo setiap malam dan Olivia juga sudah meminum obat penyubur kandungan.


dan pria itu tidak sadar jika ia selalu melakukannya dengan istrinya karna pengaruh obat itu.


dan ia juga bangun selalu memakai pakaian sama seperti tadi malam,tanpa Kenzo sadari Olivia yang memakai kannya pakaian.


"Han..!!"


"iya tuan"


"dimana dia berada"


"nyonya muda berada ditaman" Kenzo hanya mengangguk,diam diam terkadang Kenzo memperhatikan istrinya dari jauh takut wanita itu mendekati pria lain.


Kenzo sebenarnya ingin memeluk tubuh kecil itu dan menciumnya setiap saat seperti biasanya namun sebisa mungkin ia tahan.


*

__ADS_1


*


*


hari sudah sore.


Kenzo kembali ke kediamannya,lagi lagi ia tak melihat istrinya disana.


sementara Olivia diam didalam kamar untuk tidur,ia lelah jika melakukan setiap malam ia tidak bisa mengimbangi tenaga Kenzo apa lagi pria itu tidak melakukannya dengan lembut seperti hari hari yang lain.


Kenzo langsung menuju ruang kerja ia tidak makan malam hari ini, sebab ia sudah makan dikantor tadi bersama asisten Han.


Olivia yg merasa bosan pun memainkan ponselnya membalas pesan dari felica dan rindu. akhir akhir ini sky menjadi pendiam semenjak rindu masuk ke kampus. dan rindu tak menyerah ia terus saja berusaha membuat sky merespon kata katanya.


namum sky kadang meresponnya dengan kata kata pedas yang membuat rindu menjadi kecewa.


seperti saat ini.


Olivia membawakan coklat panas untuk suaminya namun wanita itu tidak menaruh apa apa didalamnya ia takut suaminya kenapa Napa jika terlalu sering mengonsumsi obat itu.


sudah cukup ia memberi obat itu,meskipun rencananya itu cukup licik menjebak suaminya agar ia kembali hamil.


"hubby" panggilnya namun lagi lagi pria itu mengacuhkannya.


"hubby ini coklat panas untuk mu, aku yang membuatnya" ujar Olivia tersenyum manis namun Kenzo tetap mengacuhkannya membuat gadis itu kecewa.


"aku harap kau meminumnya,aku akan pergi maaf mengganggu mu hubby" Olivia menuju kamarnya dengan perasaan sedih dan marah

__ADS_1


"sampai kapan dia akan seperti itu...???"


__ADS_2