
#Bab 34#
Olivia segera menuju kamar Kenzo dengan tergesa gesa menaiki tangga satu persatu menahan rasa sakit dikepalanya.
saat sampai ia pun mengetuk pintu kamar suaminya itu.
tok..tok..tok
"masuk!!" ucap Kenzo dari dalam,Olivia masuk dengan perlahan ia melihat suaminya duduk diatas ranjang menatapnya dingin.
"ada apa tuan memanggil saya" Kenzo mendekati Olivia dan menatapnya dari bawah keatas. Olivia yg merasa seperti ditelanjangi karna tatapan suaminya pun menjadi gugup.
"besok aku akan mengajakmu kerumah granma ku dan harus ada beberapa yg harus kau kerjakan"
"pertama kau harus memanggilku sayang jika ada granma,kedua kau harus melayaniku dengan baik,ketiga kau harus bersikap baik terhadap granma ku dan jika kau melukainya aku akan membunuhmu,ke empat kau harus bersikap layaknya seorang istri terhadap suaminya" ucap kenzo dengan ekspresi tidak terbaca kan.
Olivia membulatkan matanya mendengar perkataan Kenzo,mengapa ia harus melakukan hal aneh itu? apakah tidak bisa diubah. namun Olivia hanya menurut saja ia akan melakukan tugasnya dengan baik.
"aku akan menyuruh asisten Han membelikan beberapa baju untukmu"
"tidak perlu tuan saya sudah memiliki pakaian"
"cihh aku takut granma ku menjadi tidak bisa melihat karna pakaian kampungan mu itu" sinis Kenzo terhadap istrinya.
Olivia hanya diam menahan rasa pedih dihatinya ia berusaha terbiasa dengan ucapan suaminya yg arogant ini.
"baik tuan" hanya itu yg bisa ia ucapkan,kemudian ia kembali kekamar nya untuk beristirahat sebab besok ia akan pergi dengan suaminya.
__ADS_1
"aku izin bu manager dulu kali ya nanti dipecat" Olivia mengotak ngatik ponsel jadulnya mencari nomor wa Bu meneger
~selamat malam Bu
^^^~iya malam Olivia^^^
~bu bolehkah saya meminta izin untuk tidak masuk kerja beberapa hari
^^^~tidak masuk lagi? kau ini ingin kemana^^^
~saya ada urusan mendadak Bu izinkan saya ya Bu
^^^~baik namun jika lebih dari 2 Minggu kamu akan saya laporkan dengan pemilik cafe paham!!^^^
~baiklah terimakasih
keringat mulai membasahi tubuhnya
ia pun membuka pakaian dan menyisakan pakaian dalamnya saja,ia pun mulai bisa tertidur meski dengan pakaian terbuka.
*
*
*
keesokan harinya.
__ADS_1
kini Olivia satu mobil dengan suaminya.
mereka berangkat menuju bandara menggunakan Lamborgini mewah milik Kenzo.
sesampainya di bandara,Olivia sangat senang melihat pesawat dihadapannya,tampak sangat besar dulu ia hanya bisa berteriak memanggil pesawat yg lewat di atas awan sekarang ia bisa menaikinya
Kenzo yg melihat tersenyum sinis.
"cihh dasar gadis kampung naik keswat saja seperti terbang ke angkasa"
"saya baru pertama kali menaiki pesawat tuan" ujar Olivia jujur apa adanya.
"kau harus ingin perkataanku semalam jika kau lupa kau tau bukan hukumannya, tentu saja gudang besar yg sangat gelap" bisiknya membuat Olivia ketakutan.
Kenzo hanya diam,hanya Olivia dan Kenzo yg berada didalam pesawat sebab itu pesawat pribadi Kenzo.
3 jam setelah perjalanan mereka sampai di negara Paris.
Kenzo pun turun diikuti Olivia dibelakangnya.
"jangan menjauh dari ku jika kau menghilang aku tak akan mencarimu sangat membuang buang waktuku saja" ucap Kenzo kepada Olivia.
"baik tuan"
Kenzo sedang berbicara dengan 2 pengawal sepertinya bukan pengawalnya Kenzo.
Olivia menatap mereka bingung tidak tau apa yg sedang mereka bicarakan.
__ADS_1
"mereka berbicara apa?" batin Olivia dengan heran