Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 96


__ADS_3

#Bab 96#


sementara itu,kini asisten Han sedang berusaha mati Matian untuk memakan kepala ayam yang sangat dibencinya dan ingin sekali pria itu muntah.


"bisakah aku makan yang lain saja,aku sangat benci melihat kepala kepala ayam ini"


*


*


*


Kenzo mengenakan pakaiannya setelah melakukan percintaan dengan istrinya,tampak pria itu menyunggingkan senyumnya dengan puas.


"tampaknya kau kelelahan dear" lirihnya pelan,kemudian ia pun menuju ruangan Han dengan langkah arogant.


"dimana dia" tanyanya pada pengawal.


"asisten Han di ruangannya tuan muda"


Kenzo menendang pintu dengan kasar membuat asisten Han terperanjat melihat kedatangannya.


"tu-tuan" ujarnya gugup


Kenzo menatapnya nyalang,seolah olah ingin menerkamnya hidup.


"makan itu sekarang"


"tuan,bisakah kau mengganti makanan yang lain meskipun itu asin sekalipun aku sangat jijik melihatnya" mohonnya kepada Kenzo.

__ADS_1


"tidak kau harus menerima hukuman itu sekarang" Kenzo duduk di sofa dengan angkuh menatap tajam asisten Han.


"aku mohon nyonya muda, selamat kan aku" batinnya.


"jika kau masih belum memakannya,siap siap aku akan memotong gajimu 70%" ujar Kenzo menyeringai membuat asisten Han membulatkan matanya.


"jika kau memotong gajimu segitu lalu sisanya berapa" ujarnya kesal menatap sahabatnya itu.


"ckck,apa aku tampak perduli?" tanyanya dengan santai.


asisten Han menatap nanar kepala ayam yang sudah di masak itu,ya meskipun ia sudah berbumbu warna nya menarik namun kepala kepala itu membuat asisten Han mual.


"jika kau tidak ingin memakannya maka gajimu ku potong 70% bukan depan beserta bonusmu.


"baik,aku memilih gajiku saja dari pada harus memakan kepala ayam ini" ujar asisten Han dengan berat membuat Kenzo menyeringai.


sementara kini wanita berambut pirang masuk kedalam kantor pria itu membawa kotak makan ditangannya.


Luna.


Luna ingin mengambil hati Kenzo untuk kesekian kalinya ia harus menikah dengan pria itu dengan cara menjebaknya.


*


*


"hubby" panggil wanita mungil mendekati suaminya yang berada di meja kerja.


"ada apa dear"

__ADS_1


"hubby,aku lelah ingin pulang,apa boleh?" tanya Olivia .


"baiklah aku akan menyuruh beberapa pengawal untuk mengantarmu pulang" kemudian Olivia pun tersenyum manis dan wanita itu keluar dari ruangan Kenzo menuju lift.


karna Kenzo melarangnya menuruni tangga maka dari itu Olivia turun melalui lift karyawan.


berbeda dengan Luna gadis itu menaiki lift khusus CEO dan mereka pun tidak saling berpapasan.


Olivia diantar oleh para pengawal kebetulan hari juga agak sore dan waktunya pulang.


Luna masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu membuat Kenzo marah akan hal itu.


"bisakah kau mengetuk pintu terlebih dahulu" tanya nya dingin.


"maaf kak,aku lupa"


"apa yang kau lakukan disini"


aku membawakan mu makan siang kak"


"kau telat,istriku sudah membawakan ku makan siang tadi" ujarnya cuek membuat Luna sedikit kecewa padahal ia yang membelinya rela mengantri.


"pulanglah David akan marah padamu nanti" ujar Kenzo menatap gadis didepannya ini.


"kak,apakah masih ada kesempatan untuk aku membuatmu jatuh cinta" lirihnya pelan namun masih bisa didengar oleh Kenzo


"tidak! kau tau? aku memberimu kesempatan itu atas permintaan istri ku,dan meski hujan badai sekalipun aku tidak akan berhenti mencintai istriku" ujar Kenzo menatap tajam adik sahabatnya itu.


"tapi aku mencintai mu kak" ujar Luna histeris.

__ADS_1


__ADS_2