
"aku tidak perduli meski harus melibatkan mu asalkan kau bahagia maka aku ikut bahagia liv"
puas menumpahkan kesedihannya Olivia pun pamit pulang lebih dulu karna ia harus beristirahat sebab kepala nya mulai pusing.
ia naik ojek online menuju mension Kenzo,gadis itu pun masuk kedalam kamarnya dan merebahkan diri diranjang.
"huft..sangat melelahkan hari ini" Olivia menatap kakinya yg lukanya mulai hilang itu namun masih terasa sedikit sakit padahal semalam Kenzo menarik perbannya dan Olivia merasa sangat sakit namun sekarang sudah tidak lagi.
dikantor Kenzo.
kini pria itu sedang menyusun file² yg harus dikerjakan untuk proyek yg akan dibangun,tiba² ponselnya berdering di sampingnya.
drt...drt...drt..
"halo granma" ya,yg menelpon adalah nenek Kenzo.
"kapan kau bisa kenegara granma kau ini cucu durhaka"
"akan Ken usahakan jika Kenzo tidak sibuk" ujar Kenzo rendah sebab hanya granma yg Kenzo miliki sekarang ia tak mau harus kehilangan nenek yg menyayanginya itu dan memanjakannya cukup orang tuanya saja karna insiden kecelakaan.
"baik dan jangan lupa untuk membawa istrimu granma yakin istrimu itu pasti sangat cantik"
"baiklah kalau gitu nanti sambung lagi granma Kenzo harus meeting dengan para klien"
__ADS_1
"baiklah" granma Lisa pun mematikan ponselnya dan Kenzo pun menuju ruang meeting untuk melakukan rapat.
dinegara Italia.
setelah pulang dari mension kekasihnya Aline langsung menuju hotel dengan Brian sebenarnya wanita itu ambil cuti selama 1 Minggu dan 3 hari ia gunakan untuk bermesraan dengan Kenzo sisanya ia akan menikmati dengan kekasih tercintanya Brian.
Aline sangat mencintai brian sebab pria itu yg mengambil kesuciannya dan membuat Aline selalu merasa tergila gila dengan permainan pria itu.
"akh....faster honey"
Brian mempercepat permainannya hingga mereka pun merasa puas diiringi keringat peluh yg membasahi tubuh keduanya,Brian pun memeluk Aline dengan kasih.
"aku akan memilikimu"
"tidak bisa honey setelah masa kontrak ku habis maka aku akan dinikahi oleh Kenzo orang terpandang di berbagai negara"
"kau tidak mencintaiku sampai harus menikah dengannya" ujar Brian mulai menatap Aline dengan serius.
"bukan begitu honey orang tuaku ingin aku menikah dengan Kenzo mereka tidak merestui hubungan kita,setelah aku dan Kenzo menikah kemudian memiliki seorang anak aku akan meminta cerai dan meninggalkan anak itu kemudian kita menikah"
"kau berjanji"
"yahh aku berjanji" Brian mengecup kembali bibir Aline dan mereka pun melakukan adegan itu kembali.
__ADS_1
*
*
*
*
hari sudah sore.
Olivia segera bersiap siap menunggu kepulangan suaminya entah masalah apalagi yg akan dia terima dan Olivia harus bisa menjalaninya.
tak lama Lamborgini hitam mewah itu memasuki mension mewah diikuti 2 mobil hitam Ferrari mewah di belakangnya.
Kenzo disambut seluruh pelayan dan juga terdapat Olivia paling ujung ikut menyambut kepulangannya.
entah mengapa Kenzo sedikit merasa senang melihat gadis itu menyambutnya namun segera menepis kasar perasaannya itu.
"bagus jika kau tau posisimu sekarang siapkan air mandiku" ujar Kenzo meninggalkan Olivia sementara Olivia mengikuti suaminya dari belakang.
sesampainya dikamar pribadi Kenzo gadis itu dengan sigap menyiapkan air mandi Kenzo sementara pria itu masih membuka jas nya dan membuangnya ke sofa Olivia yg memungutnya dia sedang melakukan tugasnya sebagai seorang istri.
saat Kenzo masuk dalam kamar mandi Olivia pun segera menyiapkan pakaian suaminya itu.
__ADS_1
setelah itu ia pun menuju ruang makan untuk membantu para chef menyiapkan makanan