
#Bab 88#
"baik,aku akan memberimu 1 bulan untuk merebut hatiku" ujar Kenzo membuat Luna senang.
saat Kenzo sedang bekerja,Luna terus mengoceh tak jelas yang tak didengarkan oleh Kenzo karna pria itu tampak tak peduli dipikirannya hanyalah Olivia,Kenzo takut Olivia akan dekat dengan sky lagi.
sementara Luna tak sadar jika Kenzo tak memperdulikannya ia terlanjur sangat senang karna Kenzo mengizinkan untuk mengambil hatinya bahkan ia pun sampai tertinggal pelajaran karna belum waktunya pulang Luna malah ke kantor Kenzo.
namun tak ada yang berani karena Luna adalah orang yang berpengaruh didunia.
*
*
*
hari sudah sore.
Olivia pulang diantar pengawal pribadinya.
sementara Kini Kenzo hendak pulang namun lagi lagi gadis itu menarik lengannya.
"kak kenz,aku ikut denganmu ya mobilku ban nya bocor"
"bukankah kau bisa naik taksi"
"aku ingi ikut denganmu" ujar Luna dengan manja sementara Kenzo hanya bisa membuang nafasnya dengan kasar.
__ADS_1
"han,antar Luna pulang aku sedang buru buru"
"baik tuan"
Luna semakin kesal namun ia tak menyerah,wanita itu terpaksa ikut ke dalam mobil asisten Han,dan Kenzo pun sudah meninggalkan mereka.
sesampainya dimension.
Kenzo masuk kedalam kamar mencari cari keberadaan istrinya,biasanya istrinya ikut menyambutnya namun kini wanita itu tidak ada.
"dear" panggilnya saat didalam kamar.
Kenzo melihat istrinya yang sehabis mandi dan hanya menggunakan handuk yang memperlihatkan bahu dan diatas lutut.
perlahan Kenzo mendekat dan memeluk erat istrinya dari belakang membuat wanita itu terkejut.
"hubby,kapan kau pulang?"
"by itu geli" ujar Olivia mendorong tubuh suaminya.
Kenzo membawa tubuh istrinya keranjang dan menarik handuk wanita itu,dan ia membuka seluruh pakaiannya dan ia pun melakukannya dengan istrinya.
"Love you dear,I will not leave you" bisiknya membuat Olivia tersipu
"aku...belum mencintaimu" ujar Olivia sengaja memancing emosi suaminya namun yang didapatkannya malah Kenzo kembali melakukannya hingga ia terasa sangat lemas.
*
__ADS_1
*
*
Kenzo dan Olivia makan malam dengan tenang,namun tiba tiba seorang wanita berambut pirang masuk ke mension dan berlari ke arah Kenzo.
"kak kenz" panggilnya membuat Olivia dan pria itu menoleh kearahnya.
"luna" lirih Olivia
"kak kenz aku membawakan minuman coklat kesukaanmu" ujar Luna duduk disamping Kenzo dan menyodorkan coklat ditangannya.
"sebaiknya kau pulang,tak baik perempuan bermain ke rumah laki²" ujar Kenzo tak memperdulikannya dan fokus ke makanan nya.
Olivia hanya diam mendengarkan perbincangan mereka,sehingga membuat Kenzo semakin bad mood.
"tapi kak,aku sudah bersusah payah membuat ini untukmu" ujar Luna dengan sedih.
"pulanglah luna" ujar Kenzo dengan tegas,kemudian pria itu meninggalkan ruang makan menuju ruang kerjanya.
sementara Olivia hanya diam menatap kepergian suaminya.
"mungkin kau bisa datang lagi besok,sebaiknya sekarang kau pulang luna" uajr Olivia dengan baik.
"baiklah berikan ini pada kak kenzo" ujar Luna kemudian pergi meninggalkan mension.
Olivia mengehela nafas nya berusaha tegar,ia menatap punggung wanita cantik itu saat keluar dari pintu,entah mengapa ada perasaan tidak terima apalagi saat Kenzo dan Luna duduk sangat dekat tadi.
__ADS_1
Olivia menuju ruang kerja suaminya dengan mengantar coklat yang diberikan oleh luna.
"hubby...mengapa kau tidak meminum coklat pemberian Luna?"