Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 19


__ADS_3

keesokan harinya.


Olivia bergegas menuju cafe saat Kenzo sudah kekantor.


namun tiba tiba Aline menghadangnya di depan pintu mension.


"mau kemana kau"


"maaf bukan urusan anda nyonya sebaiknya anda menyingkir" saat Olivia hendak keluar lagi² Aline menahannya dan mendorongnya.


"kau berani sama saya hah!" ucapnya dengan membentak kepada Olivia.


"buat apa saya takut denganmu? kau bukan majikanku" ucap Olivia dengan datar.


"lihat saja aku akan mengadukan mu pada kenzo" kemudian Aline pun menuju kamar meninggalkan Olivia yg masih berdiri di pintu,dan tanpa pikir panjang Olivia pun segera ke cafe sebelum telat.


sementara Aline menuju kamar dan menelfon Kenzo dengan berpura pura menangis.


"ada apa sayang". ujar Kenzo dengan khawatir takut kekasihnya kenapa Napa.


"sayank, Olivia menghinaku tadi"


"emang dia menghina apa?"


"dia..dia bilang aku bukan nyonya muda disini" kenzo menggertak kan giginya kala mendengar ucapan kekasihnya.


"baiklah nanti aku akan menghukumnya" Aline yg mendengarnya tersenyum senang.


sementara di cafe Olivia sedang melap meja dan mencuci piring,setelah selesai Olivia pun istirahat bersama felica,namun tiba² 2 pengawal menghampiri mereka.


"permisi nona"


"eh mengapa kalian kesini" ujar Olivia menatap mereka.


"nona tuan memerintahkan kami membawa anda kekantornya"

__ADS_1


"buat apa?"


"kami tidak tau nona"


"baiklah aku izin bos saya dulu"


"tidak perlu nona kami sudah meminta izin"


"ohh baiklah"


"felica aku pulang duluan ya" ucapnya pada sahabatnya itu.


"yahh baru aja makan bareng udah pulang,huh baiklah hati hati ya liv"


"iya fel"


kemudian Olivia meninggalkan felica dan mengikuti para pengawal dari belakang.


"apa aku menerima hukuman karna tadi melawan kekasihnya?"


ya Olivia mengingat saat ia di marahi ayah tirinya ia menuju makam ibunya untuk mengadu,Olivia melihat seorang pria yg sedang duduk dipinggir makam dan menaburi bunga.


Olivia mendekati pria itu ia pun mengajak kenalan dengan lelaki itu.


flash back on.


"*ibu ayah memukulku Bu dia ga sayang lagi sama olivia hiks...hiks..hiks"


tampak gadis kecil itu menangis dan memeluk makam ibunya hingga ia tertidur,tak lama ia bangun setelah 1 jam Olivia pun berniat meninggalkan makam ibunya,saat ia ingin keluar dari pemakaman ia melihat seorang anak laki laki duduk menaburi bunga di atas makam.


"siapa dia?" ujar Olivia kecil yg saat itu umurnya masih menginjak 6 tahun.


"hai kakak ganteng" ujar Olivia mendekati lelaki itu.


lelaki itu menatap Olivia dengan tatapan heran,bagaimana bisa ada anak kecil di tempat seperti ini.

__ADS_1


"siapa kau?"


"aku via" ucap Olivia menyebutkan nama panggilannya saja.


"via? sedang apa kau disini sangat berbahaya disini"


"aku sedang ke makam ibu ku" ujar Olivia dengan sedih.


"makam ibu mu? apakah ibumu juga meninggalkanmu"


"iya" ujar Olivia menahan tangisnya.


"sudahlah jangan sedih mari berkenalan denganku namaku Ken panggil aku kak ken" ujar lelaki itu dengan senyum tulus namun tampak Dimata lelaki muda itu kesedihan.


"aku akan memanggilmu kakak ganteng aja bagaimana?"


"mengapa kau memanggilku seperti itu?"


"hehe karna kakak ganteng"


"benarkah?"


Olivia mengangguk lucu,Ken pun mengelus pucuk kepala Olivia yg tingginya hanya selututnya itu.


tiba tiba seorang pria tuan mendatangi Ken dengan menunduk hormat dan beberapa pengawal dibelakangnya.


"maaf tuan muda anda harus segera kembali hari sudah mulai gelap"


Ken menatap sedih kearah Olivia,ia pun berpamitan dengan gadis kecil itu.


"via kakak pulang dulu yah tidak apa apa kan"


"yah kakak ganteng mau pulang kemana padahal kita belum saja bermain"


"lain kali kita bermain ok" Olivia hanya mengangguk kecil Ken pun mencium pipi gembul Olivia dan menatapnya dengan sendu kemudian ikut dengan pak tua kepala pelayannya*.

__ADS_1


__ADS_2